MOJOKERTO, NGALAMUTAS.COM – Kodim 0815/Mojokerto menerima kunjungan dari siswa-siswi SMA Taruna Brawijaya di Makodim 0815/Mojokerto, pada Senin, 20 Oktober 2025. Dandim 0815/Mojokerto, Letkol Inf Abi Swanjoyo, S.Hub.Int., menyambut langsung kunjungan ini, didampingi oleh Kasdim Mayor Inf Suwadi serta para perwira staf.
Kunjungan ini menjadi kesempatan emas bagi para pelajar untuk lebih mengenal kehidupan militer, sekaligus memperdalam wawasan tentang nasionalisme, kedisiplinan, dan semangat bela negara. Dalam pengarahannya, Dandim 0815/Mojokerto menyampaikan pesan-pesan inspiratif yang bertujuan membangkitkan semangat kebangsaan dan motivasi bagi para siswa.
“Keamanan negara adalah fondasi utama bagi kemajuan dan kesejahteraan rakyat. Kita harus bersyukur dapat hidup di Indonesia yang damai, berbeda dengan banyak negara lain yang dilanda konflik,” tegas Dandim. Beliau juga menekankan pentingnya pertahanan yang kuat dan persatuan rakyat yang kokoh sebagai pilar penopang kemajuan bangsa.
Lebih lanjut, Letkol Inf Abi Swanjoyo mengajak para pelajar untuk meneladani kejayaan Kerajaan Majapahit yang pernah berpusat di Mojokerto. “Majapahit mampu mencapai puncak kejayaannya karena rakyatnya bersatu, tangguh, dan memiliki kekuatan pertahanan yang hebat. Nilai-nilai luhur inilah yang harus kita hidupkan kembali,” ungkapnya.
Dandim berpesan kepada para siswa agar terus mengembangkan diri menjadi sumber daya manusia yang unggul, cerdas, disiplin, dan mandiri. Menurutnya, kesuksesan di masa depan tidak hanya ditentukan oleh kecerdasan semata, tetapi juga oleh karakter yang kuat dan semangat juang yang pantang menyerah.
“Jangan pernah menggantungkan diri pada orang lain. Persiapkan diri dengan baik, atur waktu dengan efisien, dan teruslah berusaha. Kesuksesan hanya akan datang kepada mereka yang disiplin dan bekerja keras,” tutur perwira lulusan Akademi Militer tahun 2005 tersebut.
Dalam kesempatan tersebut, Dandim juga berbagi pengalamannya selama bertugas di berbagai wilayah, baik di dalam maupun di luar negeri, termasuk dalam misi perdamaian PBB. Beliau menegaskan bahwa karier di TNI membuka peluang yang luas untuk berkontribusi, asalkan memiliki semangat belajar yang tinggi dan dedikasi yang kuat.
Sesi tanya jawab interaktif menjadi agenda berikutnya, di mana para siswa dengan antusias mengajukan berbagai pertanyaan seputar dunia militer, kepemimpinan, hingga motivasi hidup. Acara kemudian diakhiri dengan penyerahan cinderamata dan sesi foto bersama sebagai kenang-kenangan atas kunjungan yang penuh inspirasi ini.
Melalui kegiatan ini, diharapkan para pelajar SMA Taruna Brawijaya dapat semakin menumbuhkan semangat nasionalisme, memperkuat karakter kedisiplinan, serta meneladani nilai-nilai perjuangan yang menjadi identitas TNI.
(LS)














