Modus Lowongan Satpam Tipu Korban Lewat Akun Instagram, Polres Pasuruan Turun Tangan

- Redaksi

Kamis, 6 November 2025 - 12:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PASURUAN, NGALAMUTAS.COM – Dua warga Pasuruan, RH dan AZ, melaporkan dugaan penipuan lowongan kerja ke Polres Pasuruan pada Rabu (6/11/2025). Laporan ini terkait dengan lowongan kerja posisi Satpam (Satuan Pengamanan) yang diunggah melalui akun Instagram UPT Balai Latihan Kerja (BLK) Pasuruan.

Aris, S.H., kuasa hukum korban, menjelaskan bahwa kliennya melihat unggahan tersebut pada 4 November 2025. Dalam postingan itu, pelamar diarahkan untuk menghubungi Abdul Aziz, yang mengaku sebagai penghubung rekrutmen untuk Hotel Grand Anugerah Pasuruan.

Korban mengirimkan CV dan mendapat kabar diterima bekerja. Namun, mereka diminta membayar Rp250.000 untuk pemeriksaan narkoba dan antigen, serta Rp200.000 untuk jaket organik sebagai perlengkapan kerja. Pembayaran dilakukan melalui transfer ke rekening admin penyedia.

Pada 5 November 2025, korban diminta hadir di hotel untuk pengarahan setelah mengirim ukuran baju seragam. Namun, sesampainya di lokasi, tidak ada kegiatan rekrutmen seperti yang dijanjikan. Merasa tertipu, korban melapor ke Polres Pasuruan didampingi kuasa hukumnya.

Aris, S.H., menegaskan akan mengawal kasus ini hingga tuntas dan menyoroti pentingnya tanggung jawab dari pihak instansi yang namanya tercantum dalam iklan tersebut.

“Kami akan menempuh jalur hukum dan meminta dinas terkait, terutama pihak UPT Balai Latihan Kerja Pasuruan, untuk memberikan klarifikasi dan mengambil langkah tegas atas penyalahgunaan nama instansi mereka. Kami juga berharap Bupati Pasuruan, H.M. Rusdi Sutejo, memberikan perhatian khusus agar masyarakat tidak menjadi korban modus penipuan seperti ini,” tegasnya.

Sebagai bentuk kepedulian, pihaknya membuka posko pengaduan bagi korban serupa.

“Bagi masyarakat yang merasa dirugikan, dapat melapor melalui nomor 0812-5297-3493 (S. Aris, S.H.). Kami siap membantu dan memberikan pendampingan hukum,” imbuhnya.

Polres Pasuruan telah menerima laporan dan menyatakan kasus ini sedang dalam proses penyelidikan untuk mengungkap pelaku penipuan.

Sumber:Humas Polres Pasuruan.

(LS)

Berita Terkait

Ada Apa dengan “Malang Satu Meja”? Para Ketua Parpol Kota Malang Mulai Buka Komunikasi
Munas IKA Unmer Malang, 304 Suara dan Tujuh Kandidat Siap Tentukan Arah Organisasi
Djoko Prihatin Raih 9.9 Awarding Ketik.com, Dinobatkan sebagai Tokoh Muda Penggerak Demokrasi Inklusif
Bintaljarahdam V/Brawijaya Gelar Karya Bhakti Satnonkowil TA 2026 di Wonokoyo
DNewsaintcrew SMA Kolese Santo Yusup Malang Cetak Hat-Trick, Tiga Kali Beruntun Juara AQUA DBL Dance
Bedhaya Ketawang Kembali Tampil di Jumenengan PB XIV, PAKASA Malang Raya Sampaikan Nderek Mangayubagya
Tembus Penyisihan, Sri Mulyana Buktikan Perempuan Bisa Bermain Orado
Bukan Sekadar Hiburan, Wali Kota, DPRD dan Gus Toha Dukung ORADO Kota Malang Naik Kelas

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 09:44 WIB

Ada Apa dengan “Malang Satu Meja”? Para Ketua Parpol Kota Malang Mulai Buka Komunikasi

Kamis, 10 September 2026 - 18:13 WIB

Munas IKA Unmer Malang, 304 Suara dan Tujuh Kandidat Siap Tentukan Arah Organisasi

Kamis, 10 September 2026 - 03:23 WIB

Djoko Prihatin Raih 9.9 Awarding Ketik.com, Dinobatkan sebagai Tokoh Muda Penggerak Demokrasi Inklusif

Rabu, 9 September 2026 - 12:10 WIB

Bintaljarahdam V/Brawijaya Gelar Karya Bhakti Satnonkowil TA 2026 di Wonokoyo

Sabtu, 5 September 2026 - 09:25 WIB

Bedhaya Ketawang Kembali Tampil di Jumenengan PB XIV, PAKASA Malang Raya Sampaikan Nderek Mangayubagya

Kamis, 3 September 2026 - 02:14 WIB

Tembus Penyisihan, Sri Mulyana Buktikan Perempuan Bisa Bermain Orado

Kamis, 3 September 2026 - 00:43 WIB

Bukan Sekadar Hiburan, Wali Kota, DPRD dan Gus Toha Dukung ORADO Kota Malang Naik Kelas

Rabu, 2 September 2026 - 02:28 WIB

Perkuat Pembekalan Atlet dan Wasit, ORADO Kota Malang Gelar Gathering dan Mini Turnamen #2

Berita Terbaru