Kawah Oro-Oro Kesongo Blora Kembali Meletus, Lumpur Menyembur hingga 15 Meter

- Redaksi

Minggu, 9 Agustus 2026 - 00:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BLORA (JAWA TENGAH),NGALAMUTAS.COM)-Kawah Oro-Oro Kesongo di Dukuh Sucen, Desa Gabusan, Kecamatan Jati, Kabupaten Blora, kembali mengalami letupan lumpur atau kurdo, Jumat (7/8/2026). Semburan lumpur dilaporkan mencapai ketinggian sekitar 10 hingga 15 meter.

Kapolsek Jati, AKP Suyadi, membenarkan adanya fenomena alam tersebut. Ia mengatakan, letupan pertama terjadi sekitar pukul 06.30 WIB.

“Letupan pertama terjadi sekitar pukul 06.30 WIB. Kemudian letupan kedua sekitar pukul 06.50 WIB dan letupan ketiga sekitar pukul 07.15 WIB. Setiap letupan berlangsung kurang lebih lima menit, dengan ketinggian sekitar 10-15 meter,” kata Suyadi saat dikonfirmasi awak media melalui pesan singkat.

Menurut Suyadi, setelah mendapat laporan masyarakat, personel Polsek Jati mendatangi lokasi sekitar pukul 09.00 WIB untuk melakukan pengecekan. Petugas juga mengimbau warga dan pengunjung agar tidak mendekati titik letupan.

Pasalnya, kawasan tersebut berpotensi mengeluarkan gas beracun yang dapat membahayakan keselamatan manusia.

Suyadi menyebut letupan kali ini masih tergolong kecil jika dibandingkan dengan kejadian serupa pada tahun-tahun sebelumnya.

“Kurdo atau letupan yang terjadi saat ini termasuk berskala kecil, tidak sebesar tahun-tahun sebelumnya,” ujarnya.

Ia memastikan tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun, aktivitas letupan masih berlangsung. Berdasarkan pemantauan di lokasi, setidaknya telah terjadi enam kali letupan.“Letupan yang keenam,” kata Suyadi.

Sementara itu, Kepala Desa Gabusan, Parsidi, mengatakan aktivitas letupan lumpur di kawasan Oro-Oro Kesongo memang terjadi secara tidak menentu.

“Meletusnya tidak tentu. Tadi mulai sekitar jam 6 pagi, tingginya sekitar 10 meter. Sampai sekitar jam 7 masih ada letupan,” ujar Parsidi.

Parsidi memastikan tidak ada warga maupun pengunjung yang menjadi korban dalam kejadian tersebut. Meski demikian, ia meminta masyarakat tidak mendekati kawasan kawah.

Menurutnya, gas yang keluar dari kawasan tersebut berbahaya apabila terhirup. Jarak aman juga perlu memperhatikan kondisi dan arah angin.

“Kami mengimbau masyarakat tidak berada di lokasi. Kalau warga sini sudah paham karena memang gasnya beracun. Radius aman juga melihat arah angin,” jelasnya.

Pernah Menelan Korban

Fenomena letupan lumpur di Oro-Oro Kesongo bukan kali pertama terjadi. Kawasan tersebut beberapa kali mengalami letupan dalam beberapa tahun terakhir.

Pada 27 Agustus 2020, letupan di kawasan tersebut menyebabkan empat orang mengalami keracunan. Selain itu, sebanyak 18 ekor kerbau dilaporkan hilang.

Kemudian, pada 11 April 2023, seorang warga meninggal dunia setelah diduga menghirup gas beracun dari kawasan letupan.

Sementara pada 3 Desember 2024, letupan terjadi hingga 10 kali. Namun, kejadian tersebut tidak menimbulkan korban jiwa.

Dengan adanya aktivitas letupan kembali, masyarakat dan wisatawan diimbau meningkatkan kewaspadaan serta tidak mendekati titik kawah, terutama ketika aktivitas semburan dan keluarnya gas masih berlangsung. (sumber : DetikJateng).

Loading

Berita Terkait

Semarak HUT ke-43, Srikandi PP Kota Malang Turun Langsung Bersihkan Lingkungan dan Baksos 
Klenteng Eng An Kiong Malang Gelar Ritual She Jien Kiem Sin, Tebarkan Pesan Welas Asih Dewi Kwan Im
Rayakan HUT ke-67, Pemuda Pancasila Kota Malang Padukan Konvoi Kebangsaan dan Aksi Sosial
Festival Dolanan Anak di GOR Ken Arok, 17 Permainan Tradisional Dikenalkan kepada Anak PAUD
Kapolresta Malang Kota Edukasi Siswa SMAN 4 tentang Bahaya Cyber Crime, NAPZA, dan Bullying
Kapolresta Malang Kota Apresiasi Aksi Damai Aliansi Rakyat Bangkit Bersatu, Sampaikan Permohonan Maaf kepada Pengguna Jalan
Tekan Pengangguran, Ketua DPRD Kota Malang Desak Pendataan Tenaga Kerja Menyeluruh

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 01:43 WIB

Kamis, 29 Oktober 2026 - 14:14 WIB

Semarak HUT ke-43, Srikandi PP Kota Malang Turun Langsung Bersihkan Lingkungan dan Baksos 

Kamis, 29 Oktober 2026 - 12:20 WIB

Klenteng Eng An Kiong Malang Gelar Ritual She Jien Kiem Sin, Tebarkan Pesan Welas Asih Dewi Kwan Im

Kamis, 29 Oktober 2026 - 06:45 WIB

Rayakan HUT ke-67, Pemuda Pancasila Kota Malang Padukan Konvoi Kebangsaan dan Aksi Sosial

Kamis, 29 Oktober 2026 - 05:58 WIB

Festival Dolanan Anak di GOR Ken Arok, 17 Permainan Tradisional Dikenalkan kepada Anak PAUD

Kamis, 29 Oktober 2026 - 04:23 WIB

Kapolresta Malang Kota Apresiasi Aksi Damai Aliansi Rakyat Bangkit Bersatu, Sampaikan Permohonan Maaf kepada Pengguna Jalan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 04:00 WIB

Tekan Pengangguran, Ketua DPRD Kota Malang Desak Pendataan Tenaga Kerja Menyeluruh

Kamis, 29 Oktober 2026 - 03:28 WIB

Semeru Institute Soroti Karhutla dan Korupsi, Komitmen Pemerintahan Prabowo-Gibran Diuji

Berita Terbaru

Uncategorized

Jumat, 30 Okt 2026 - 01:43 WIB