Hamid Rusdi Menuju Pahlawan Nasional, Wisata Juang Wonokoyo Disiapkan Jadi Ikon Sejarah

- Redaksi

Selasa, 11 Agustus 2026 - 12:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KOTA MALANG-NGALAMUTAS.COM-Malang Peduli Demokrasi (MPD) bersama sejumlah elemen masyarakat menggelar pertemuan dan diskusi terkait pengembangan Monumen Mayor Hamid Rusdi di Wonokoyo, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang, Selasa (11/8/2026).

Pertemuan yang berlangsung di Monumen Hamid Rusdi, Jalan Kalisari, Wonokoyo, tersebut membahas sejumlah agenda, di antaranya perkembangan pengajuan gelar pahlawan bagi Hamid Rusdi, pengembangan kawasan wisata juang, serta rencana penyelenggaraan berbagai kegiatan di sekitar monumen.

Presiden MPD Imam Muslich mengatakan, pertemuan tersebut menjadi bagian dari upaya mendorong perhatian Pemerintah Daerah terhadap keberadaan dan pengembangan kawasan Monumen Hamid Rusdi.

Menurut Imam, berbagai pihak perlu duduk bersama untuk membahas langkah konkret agar aspirasi masyarakat terkait pengembangan kawasan dan penguatan nilai sejarah Hamid Rusdi dapat ditindaklanjuti.

“Bagaimanapun juga kita menuntut kepada pemerintah daerah,” ujar Imam dalam pertemuan tersebut.

Sementara itu, tokoh masyarakat Wonokoyo sekaligus salah satu pencetus Wisata Juang Hamid Rusdi, H. Suhartono, mengatakan pengembangan kawasan tersebut berangkat dari kepedulian terhadap potensi sejarah dan wisata yang dimiliki Wonokoyo.

Ia menilai keberadaan Monumen Hamid Rusdi memiliki nilai sejarah penting, namun masih perlu didukung fasilitas dan pengelolaan yang lebih baik agar semakin dikenal masyarakat.

“Tujuannya bagaimana caranya Wisata Juang Hamid Rusdi ini maju, tumbuh, berkembang, sehingga banyak orang yang hadir kesini,” kata Suhartono.

Suhartono menegaskan, keterlibatannya dalam pengembangan kawasan tersebut bukan untuk kepentingan bisnis, melainkan sebagai bentuk kepedulian terhadap sejarah perjuangan Hamid Rusdi dan pengembangan wilayah Wonokoyo.

Ia juga berharap semakin banyak masyarakat Kota Malang mengetahui sejarah perjuangan Hamid Rusdi. Menurutnya, penguatan edukasi sejarah tersebut dapat menjadi salah satu bagian penting dalam mendorong proses pengusulan Hamid Rusdi sebagai Pahlawan Nasional.

“Kalau bisa didorong dadi pahlawan nasional,” ujarnya.

Dukungan terhadap pengembangan kawasan juga disampaikan Camat Kedungkandang Kota Malang, Drs. Fahmi Fauzan AZ, M.Si. Ia mengapresiasi inisiatif dan kontribusi masyarakat dalam mengangkat nilai perjuangan tokoh lokal sekaligus mengembangkan potensi wilayah Wonokoyo.

Menurut Fahmi, pengembangan Wisata Juang Hamid Rusdi memiliki nilai strategis karena kawasan tersebut berkaitan langsung dengan peristiwa sejarah yang menjadi bagian dari perjuangan Hamid Rusdi.

“Peristiwa sejarahnya memang terjadi di sini, dan itu adalah nilai otentik yang tidak bisa kita dapatkan di tempat lain,” ungkapnya.

Pihak Kecamatan Kedungkandang, lanjut Fahmi, akan terus membuka ruang diskusi dan kolaborasi dengan berbagai pihak untuk mendukung pengembangan kawasan tersebut. Kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, akademisi, komunitas, dan pegiat sejarah dinilai diperlukan agar pengembangan wisata tetap memiliki dasar sejarah yang kuat.

Salah satu gagasan yang tengah dibahas adalah penyusunan buku atau dokumentasi rekam jejak sejarah Hamid Rusdi. Dokumentasi tersebut diharapkan dapat memperkuat narasi sejarah sekaligus menjadi bahan edukasi bagi masyarakat dan generasi muda.

Pengembangan Wisata Juang Hamid Rusdi juga diharapkan dapat dipadukan dengan potensi lain yang ada di wilayah timur Kota Malang, termasuk potensi wisata air serta pengembangan sosial dan ekonomi masyarakat berbasis kepariwisataan.

Pertemuan tersebut dihadiri Camat Kedungkandang, Lurah Wonokoyo, perwakilan MPD, akademisi dari UMM dan UM, Bakorwil, Batalyon 512 TNI AD, komunitas perangkai bunga, serta tokoh masyarakat setempat.

Kegiatan dilanjutkan dengan diskusi dan sesi tanya jawab. Dari pertemuan tersebut, para peserta menyepakati pembentukan grup kecil sebagai wadah komunikasi dan koordinasi untuk membahas serta menindaklanjuti, berbagai langkah perjuangan.

Melalui kolaborasi tersebut, kawasan Wisata Juang Hamid Rusdi diharapkan tidak hanya menjadi tempat mengenang perjuangan pahlawan lokal, tetapi juga berkembang sebagai ruang edukasi sejarah dan destinasi wisata yang memberikan manfaat bagi masyarakat Wonokoyo dan Kota Malang.(Silla/Red)

Loading

Berita Terkait

Semarak HUT ke-43, Srikandi PP Kota Malang Turun Langsung Bersihkan Lingkungan dan Baksos 
Klenteng Eng An Kiong Malang Gelar Ritual She Jien Kiem Sin, Tebarkan Pesan Welas Asih Dewi Kwan Im
Rayakan HUT ke-67, Pemuda Pancasila Kota Malang Padukan Konvoi Kebangsaan dan Aksi Sosial
Festival Dolanan Anak di GOR Ken Arok, 17 Permainan Tradisional Dikenalkan kepada Anak PAUD
Kapolresta Malang Kota Edukasi Siswa SMAN 4 tentang Bahaya Cyber Crime, NAPZA, dan Bullying
Kapolresta Malang Kota Apresiasi Aksi Damai Aliansi Rakyat Bangkit Bersatu, Sampaikan Permohonan Maaf kepada Pengguna Jalan
Tekan Pengangguran, Ketua DPRD Kota Malang Desak Pendataan Tenaga Kerja Menyeluruh

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 01:43 WIB

Kamis, 29 Oktober 2026 - 14:14 WIB

Semarak HUT ke-43, Srikandi PP Kota Malang Turun Langsung Bersihkan Lingkungan dan Baksos 

Kamis, 29 Oktober 2026 - 12:20 WIB

Klenteng Eng An Kiong Malang Gelar Ritual She Jien Kiem Sin, Tebarkan Pesan Welas Asih Dewi Kwan Im

Kamis, 29 Oktober 2026 - 06:45 WIB

Rayakan HUT ke-67, Pemuda Pancasila Kota Malang Padukan Konvoi Kebangsaan dan Aksi Sosial

Kamis, 29 Oktober 2026 - 05:58 WIB

Festival Dolanan Anak di GOR Ken Arok, 17 Permainan Tradisional Dikenalkan kepada Anak PAUD

Kamis, 29 Oktober 2026 - 04:23 WIB

Kapolresta Malang Kota Apresiasi Aksi Damai Aliansi Rakyat Bangkit Bersatu, Sampaikan Permohonan Maaf kepada Pengguna Jalan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 04:00 WIB

Tekan Pengangguran, Ketua DPRD Kota Malang Desak Pendataan Tenaga Kerja Menyeluruh

Kamis, 29 Oktober 2026 - 03:28 WIB

Semeru Institute Soroti Karhutla dan Korupsi, Komitmen Pemerintahan Prabowo-Gibran Diuji

Berita Terbaru

Uncategorized

Jumat, 30 Okt 2026 - 01:43 WIB