Dengan Alasan Komo – Komo Dari Wali Murid, KepSek SD di Blora Potong Dana PIP 100 Ribu Setelah Cair 450 Ribu

- Redaksi

Selasa, 16 Juni 2026 - 23:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BLORA, NGALAMUTAS.COM – Sejumlah wali murid SDN 1 Sumber, Kecamatan Kradenan, Kabupaten Blora, mengaku diminta memberikan uang sebesar Rp100 ribu setelah pencairan bantuan Program Indonesia Pintar (PIP) yang diterima siswa pada 10 Juni 2026.

Salah seorang wali murid yang enggan disebutkan namanya membenarkan adanya penyerahan uang kepada pihak sekolah setelah dana PIP dicairkan.

“Iya, kita yang terima PIP ngasih ke sekolah Rp 100 ribu,” ujar wali murid yang enggan disebutkan namanya tersebut, Senin (15/6).

Saat ditanya terkait tujuan pembayaran tersebut, ia mengaku tidak mengetahui secara pasti.

“Daripada pikiran langsung kita bayar gitu saja,” ucapnya singkat.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, dana PIP dicairkan melalui BRI kepada sejumlah siswa SDN 1 Sumber. Masing-masing siswa menerima bantuan sebesar Rp450 ribu.

Menanggapi hal tersebut, Kepala SDN 1 Sumber Agus Sujarwanto membantah adanya pemotongan dana PIP. Ia menyebut uang yang diberikan wali murid merupakan sumbangan sukarela.

“Itu komo-komo (sukarela) dari wali murid, Mas,” ujarnya.

Pihak SDN 1 Sumber Bantah Beri Tekanan ke Wali Murid

Terkait nominal sumbangan yang disebut seragam sebesar Rp100 ribu, Agus mengatakan hal tersebut merupakan kebiasaan yang berkembang di kalangan wali murid.

“Kalau yang sudah-sudah itu, kalau cairnya Rp 450 ribu itu ninggali sekolah Rp 100 ribu, kalau cairnya Rp Rp 225 ribu wali murid ninggali Rp 50 ribu,” jelasnya.

Ia menegaskan pihak sekolah tidak memberikan tekanan kepada wali murid untuk memberikan uang tersebut. Namun, Agus mengakui seluruh penerima PIP memberikan sumbangan kepada sekolah.

“Namanya orang banyak Mas, orang desa. Mungkin dikira dipotong,” katanya.

Abah Dadi (Sudadi)

Loading

Berita Terkait

Pelaku Pencurian Sepeda Motor di Palembang Dihajar Massa, Sempat Tembak dan Tusuk Korban
Sanggar Budaya Renaissance: Lestarikan Tradisi, Rawat Bumi, Hidupkan Warisan Leluhur di Festival 1 Suro Gunung Kawi 2026.
Polres Pelabuhan Tanjungperak Libatkan 696 Personel Kawal Pengesahan Warga Baru PSHT di Surabaya
Polres Trenggalek Amankan Jambret Perhiasan, Tersangka Lima Kali Masuk Bui
Komitmen Bersih Narkoba, Kapolres Situbondo Jalani Tes Urine bersama PJU dan Kapolsek Jajaran
Ratusan Personel Polres Kediri, Kodim 0809 Kediri, Pemkab Kediri, dan Pamter, Kawal Pengesahan Warga Baru PSHT di Sempu
Polda Jatim Perketat Pengamanan 1 Suro, Imbau Masyarakat Tidak Konvoi
Penggelapan Kopi 19 Ton, Pasutri Dari Lampung Diciduk Di Cepu Bloro Jawa Tengah

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 04:59 WIB

Pelaku Pencurian Sepeda Motor di Palembang Dihajar Massa, Sempat Tembak dan Tusuk Korban

Rabu, 17 Juni 2026 - 03:07 WIB

Sanggar Budaya Renaissance: Lestarikan Tradisi, Rawat Bumi, Hidupkan Warisan Leluhur di Festival 1 Suro Gunung Kawi 2026.

Rabu, 17 Juni 2026 - 01:29 WIB

Polres Pelabuhan Tanjungperak Libatkan 696 Personel Kawal Pengesahan Warga Baru PSHT di Surabaya

Rabu, 17 Juni 2026 - 01:27 WIB

Polres Trenggalek Amankan Jambret Perhiasan, Tersangka Lima Kali Masuk Bui

Rabu, 17 Juni 2026 - 01:23 WIB

Ratusan Personel Polres Kediri, Kodim 0809 Kediri, Pemkab Kediri, dan Pamter, Kawal Pengesahan Warga Baru PSHT di Sempu

Selasa, 16 Juni 2026 - 23:55 WIB

Dengan Alasan Komo – Komo Dari Wali Murid, KepSek SD di Blora Potong Dana PIP 100 Ribu Setelah Cair 450 Ribu

Selasa, 16 Juni 2026 - 11:20 WIB

Polda Jatim Perketat Pengamanan 1 Suro, Imbau Masyarakat Tidak Konvoi

Selasa, 16 Juni 2026 - 00:02 WIB

Penggelapan Kopi 19 Ton, Pasutri Dari Lampung Diciduk Di Cepu Bloro Jawa Tengah

Berita Terbaru