Waspada! BMKG Juanda Kembali Mengingatkan Potensi Cuaca Ekstrem di Jawa Timur, 1-9 Desember 2025

- Redaksi

Senin, 1 Desember 2025 - 09:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SURABAYA, NGALAMUTAS.COM – 1 Desember 2025, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Juanda kembali mengeluarkan peringatan dini terkait potensi cuaca ekstrem yang akan melanda Jawa Timur (Jatim) pada periode 1 hingga 9 Desember 2025. Kondisi atmosfer yang semakin menguat diperkirakan akan memicu berbagai bencana hidrometeorologi di sejumlah wilayah.

Taufik Hermawan, Kepala Stasiun Meteorologi BMKG Juanda, menjelaskan bahwa peningkatan intensitas hujan di Jatim seiring dengan masuknya musim hujan menjadi salah satu faktor utama. “Masyarakat perlu waspada terhadap potensi cuaca ekstrem di beberapa wilayah Jawa Timur, termasuk Sidoarjo, yang dapat mengakibatkan bencana hidrometeorologi,” ujarnya.

BMKG Juanda memprediksi beberapa potensi bencana yang mungkin terjadi selama periode ini, antara lain:

– Hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat menyebabkan banjir.

– Banjir bandang, terutama di wilayah dengan topografi curam.

– Tanah longsor, khususnya di daerah perbukitan dan tebing.

– Angin kencang dan puting beliung yang dapat merusak bangunan dan pepohonan.

– Hujan es di beberapa wilayah tertentu.

Peringatan ini berlaku untuk seluruh kabupaten/kota di Jawa Timur, dengan perhatian khusus pada peningkatan aktivitas awan konvektif di wilayah Sidoarjo.

BMKG menjelaskan bahwa cuaca ekstrem ini disebabkan oleh beberapa faktor, di antaranya:

– Gelombang atmosfer seperti Kelvin dan Rossby yang melintasi wilayah Jatim.

– Suhu permukaan laut di sekitar Selat Madura yang masih tinggi, meningkatkan potensi penguapan.

– Kondisi atmosfer yang labil dan lembap, mendukung pertumbuhan awan hujan dengan intensitas tinggi disertai petir dan angin kencang.

Mengingat potensi bahaya yang ada, BMKG Juanda mengimbau masyarakat, terutama yang tinggal di wilayah perbukitan, tebing, atau daerah rawan longsor, untuk meningkatkan kewaspadaan. Warga di dataran rendah juga diminta untuk bersiap menghadapi risiko banjir atau genangan air.

“Dalam 10 hari ke depan, kondisi atmosfer diperkirakan akan semakin aktif, memicu cuaca ekstrem yang dapat berdampak signifikan pada aktivitas masyarakat,” tambah Taufik Hermawan.

Selain itu, masyarakat juga perlu mewaspadai potensi pohon tumbang, jalan licin, dan berkurangnya jarak pandang, yang dapat membahayakan keselamatan saat berkendara.

BMKG Juanda mengimbau masyarakat untuk terus memantau perkembangan cuaca melalui saluran resmi BMKG, termasuk citra radar WOFI. Berdasarkan analisis terbaru, angin dominan bertiup dari sektor barat daya dan barat, dengan pola divergensi yang terpantau di sejumlah wilayah Jatim.

Dengan meningkatkan kewaspadaan dan terus memantau informasi cuaca terkini, diharapkan masyarakat dapat mengurangi dampak negatif dari potensi cuaca ekstrem yang akan terjadi.

(LS/Red)

Loading

Berita Terkait

Kebakaran Melanda Instalasi Gizi RSSA Malang: Tak Ada Korban Jiwa, Layanan Pasien Tetap Terjamin
Musibah di Tengah Karnaval: Sebuah Penantian yang Tak Berujung Pulang
Aktivis Blora Ultimatum SK Menteri ESDM soal Gunung Ungaran: “Stop Proyek Perusak Alam, Jangan Korbankan Gunung demi Energi!
Polda Jateng; Keselamatan Anak Tanggung Jawab Kita Bersama, Orang Tua Diminta Tingkatkan Pengawasan
Dugaan Penahanan Dana Calon Siswa Senilai Rp22,5 Juta Tanpa Layanan Pendidikan
Pastikan Tidak Membawa Senpi dan Barang Berbahaya, Saat Apel, Bid Propam Polda Jateng Cek Semua Personel Yang Layani Penyampaian Pendapat Di Tugu Muda
Breaking News. Kebakaran Besar Melanda Pabrik Bingkai di Perbatasan Jakarta Timur–Bekasi, Asap Pekat Membubung Tinggi
Gedung Bapenda DKI Jakarta Terbakar di Tengah Malam, 20 Unit Pemadam dan 100 Personel Dikerahkan

Berita Terkait

Minggu, 30 Agustus 2026 - 22:38 WIB

Musibah di Tengah Karnaval: Sebuah Penantian yang Tak Berujung Pulang

Minggu, 30 Agustus 2026 - 21:33 WIB

Aktivis Blora Ultimatum SK Menteri ESDM soal Gunung Ungaran: “Stop Proyek Perusak Alam, Jangan Korbankan Gunung demi Energi!

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 14:47 WIB

Polda Jateng; Keselamatan Anak Tanggung Jawab Kita Bersama, Orang Tua Diminta Tingkatkan Pengawasan

Rabu, 26 Agustus 2026 - 22:30 WIB

Dugaan Penahanan Dana Calon Siswa Senilai Rp22,5 Juta Tanpa Layanan Pendidikan

Rabu, 26 Agustus 2026 - 22:06 WIB

Pastikan Tidak Membawa Senpi dan Barang Berbahaya, Saat Apel, Bid Propam Polda Jateng Cek Semua Personel Yang Layani Penyampaian Pendapat Di Tugu Muda

Selasa, 11 Agustus 2026 - 21:10 WIB

Breaking News. Kebakaran Besar Melanda Pabrik Bingkai di Perbatasan Jakarta Timur–Bekasi, Asap Pekat Membubung Tinggi

Jumat, 7 Agustus 2026 - 17:22 WIB

Gedung Bapenda DKI Jakarta Terbakar di Tengah Malam, 20 Unit Pemadam dan 100 Personel Dikerahkan

Kamis, 30 Juli 2026 - 12:32 WIB

AKBP Latif Resmi Pimpin Polres Kediri, Siap Lanjutkan Fondasi Prestasi

Berita Terbaru