Pidato AHY di HUT ke-25 Partai Demokrat Disorot, Sam Tito: Kekuasaan Harus Tunduk pada Hukum

- Redaksi

Sabtu, 12 September 2026 - 05:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KABUPATEN MALANG-NGALAMUTAS.COM-Pernyataan Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengenai batas kekuasaan, netralitas aparatur negara, serta pentingnya demokrasi yang sehat dalam pidato politik pada puncak peringatan HUT ke-25 Partai Demokrat mendapat perhatian dari kader Partai Demokrat Kabupaten Malang, KRA Dwi Indrotito Cahyono, S.H., M.M.

Sam Tito, sapaan akrabnya, yang juga menjabat Ketua Bidang Hukum Partai Demokrat, menilai pesan tersebut memiliki relevansi kuat dengan prinsip negara hukum. Menurutnya, kekuasaan dalam sistem demokrasi bukan kewenangan tanpa batas, melainkan mandat rakyat yang harus dijalankan berdasarkan konstitusi dan peraturan perundang-undangan.

“Dalam negara hukum, kekuasaan tidak boleh berjalan di atas hukum. Kekuasaan justru harus dibatasi, diawasi, dan dipertanggungjawabkan sesuai konstitusi. Karena pada akhirnya sumber legitimasi kekuasaan adalah rakyat,” ujarnya, Jumat (11/09/2026).

Presiden Direktur Kantor Hukum Yustitia Indonesia itu mengatakan, penegakan hukum yang berkeadilan menjadi salah satu fondasi penting dalam menjaga kualitas demokrasi. Karena itu, aparat penegak hukum maupun seluruh aparatur negara harus bekerja secara profesional, independen, dan tidak digunakan untuk kepentingan politik praktis.

Menurutnya, prinsip tersebut sejalan dengan pesan AHY agar TNI, Polri, intelijen, penegak hukum, ASN, serta seluruh aparatur negara menjaga profesionalitas dan netralitas.

“Netralitas aparatur negara bukan sekadar persoalan etika, tetapi juga bagian dari upaya menjaga fairness dalam demokrasi. Setiap warga negara memiliki hak politik yang harus dijamin dan dilindungi, baik hak untuk memilih maupun hak untuk dipilih,” tegasnya.

Ia juga menilai mekanisme checks and balances perlu terus diperkuat. Pengawasan terhadap kekuasaan, menurutnya, bukan bentuk perlawanan terhadap pemerintah, melainkan mekanisme konstitusional agar penyelenggaraan negara tetap berada dalam koridor hukum.

Kemenangan dalam pemilu, lanjutnya, semestinya lahir dari kepercayaan masyarakat, bukan melalui penggunaan fasilitas negara atau instrumen kekuasaan untuk memenangkan kepentingan politik tertentu.

“Pemilu yang demokratis harus memberikan ruang yang setara bagi setiap peserta. Siapa pun yang memperoleh mandat rakyat harus menjalankan kekuasaan secara bertanggung jawab, sedangkan yang berada di luar pemerintahan tetap memiliki ruang untuk melakukan kontrol secara konstitusional,” katanya.

Ia berharap seluruh elemen bangsa, termasuk partai politik, pemerintah, aparat negara, media, dan masyarakat sipil, bersama-sama menjaga demokrasi agar tidak berhenti pada prosedur pemilu semata.

“Demokrasi yang sehat membutuhkan hukum yang dipercaya, institusi yang profesional, pers yang bebas, masyarakat sipil yang kritis, serta pengawasan terhadap kekuasaan. Itu semua merupakan bagian penting dari negara hukum,” pungkasnya.

 

Pewarta : Silla

Editor     : Kim

Loading

Berita Terkait

Diawali Sembahyangan Bersama, Panggung Kisah Dewi Kwan Im di Eng An Kiong Sarat Pesan Welas Asih
Rawat Sumber Juwet, Polresta Malang Kota, Pemkot dan Tugu Tirta Perkuat Green Policing
Semarak HUT ke-43, Srikandi PP Kota Malang Turun Langsung Bersihkan Lingkungan dan Baksos 
Klenteng Eng An Kiong Malang Gelar Ritual She Jien Kiem Sin, Tebarkan Pesan Welas Asih Dewi Kwan Im
Rayakan HUT ke-67, Pemuda Pancasila Kota Malang Padukan Konvoi Kebangsaan dan Aksi Sosial
Festival Dolanan Anak di GOR Ken Arok, 17 Permainan Tradisional Dikenalkan kepada Anak PAUD
Kapolresta Malang Kota Edukasi Siswa SMAN 4 tentang Bahaya Cyber Crime, NAPZA, dan Bullying

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 00:22 WIB

Diawali Sembahyangan Bersama, Panggung Kisah Dewi Kwan Im di Eng An Kiong Sarat Pesan Welas Asih

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:56 WIB

Rawat Sumber Juwet, Polresta Malang Kota, Pemkot dan Tugu Tirta Perkuat Green Policing

Jumat, 30 Oktober 2026 - 01:43 WIB

Kamis, 29 Oktober 2026 - 14:14 WIB

Semarak HUT ke-43, Srikandi PP Kota Malang Turun Langsung Bersihkan Lingkungan dan Baksos 

Kamis, 29 Oktober 2026 - 06:45 WIB

Rayakan HUT ke-67, Pemuda Pancasila Kota Malang Padukan Konvoi Kebangsaan dan Aksi Sosial

Kamis, 29 Oktober 2026 - 05:58 WIB

Festival Dolanan Anak di GOR Ken Arok, 17 Permainan Tradisional Dikenalkan kepada Anak PAUD

Kamis, 29 Oktober 2026 - 04:55 WIB

Kapolresta Malang Kota Edukasi Siswa SMAN 4 tentang Bahaya Cyber Crime, NAPZA, dan Bullying

Kamis, 29 Oktober 2026 - 04:23 WIB

Kapolresta Malang Kota Apresiasi Aksi Damai Aliansi Rakyat Bangkit Bersatu, Sampaikan Permohonan Maaf kepada Pengguna Jalan

Berita Terbaru

Uncategorized

Jumat, 30 Okt 2026 - 01:43 WIB