Wali Kota Malang Siapkan Taman Kota Jadi Ruang Ekspresi Musisi, Dukung Penuh Wadah MSMR.

- Redaksi

Kamis, 16 April 2026 - 12:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KOTA MALANG (JATIM), NGALAMUTAS.COM – Gelaran Halal Bi Halal dan Kumpul Bareng Musisi Singer Malang Raya (MSMR) yang berlangsung di Rumah Makan Kertanegara, Klojen, pada Kamis (16/04/2026) menjadi momentum bersejarah bagi ekosistem musik di Kota Pendidikan ini. Tidak hanya sekadar ajang silaturahmi pasca-Lebaran, acara ini menjadi saksi dikukuhkannya MSMR sebagai komunitas resmi dengan terpilihnya Dhanar Rahadian sebagai Ketua secara aklamasi.

​Acara yang dihadiri para insan musik ini terasa istimewa dengan kehadiran Wali Kota Malang, Dr. Ir. Wahyu Hidayat, M.M., beserta jajaran OPD terkait, Camat Klojen, dr.Lisa Setiawati, MMRS Direktur RS Panti Waluya Sawahan Malang, Perwakilan BPJS Ketenagakerjaan Cabang Kota Malang serta sejumlah Owner Cafe dan Resto.

​Dalam sambutannya, Wahyu Hidayat memberikan apresiasi tinggi terhadap peran vital musisi dalam mengangkat citra kota di kancah internasional. Ia menegaskan bahwa status Malang sebagai Kota Kreatif Dunia di bidang Media Arts oleh UNESCO tidak lepas dari kontribusi sektor musik.

​”Tanpa dukungan para musisi, Kota Malang tidak akan mungkin meraih pengakuan tingkat dunia ini, bersanding dengan kota-kota besar seperti Paris dan Seoul. Ini adalah kebanggaan kita semua,” ujar Wahyu.

​Ia juga mengenang sejarah panjang Malang sebagai parameter musik nasional yang melahirkan legenda seperti Ian Antono dan Totok Tewel, hingga generasi masa kini seperti Malang Santai Sayang (Sal Priadi).

​Pemerintah Kota Malang berkomitmen tidak hanya mendukung secara moral, tetapi juga secara struktural melalui program unggulan “Ngalam Asik”. Program ini dirancang untuk menjaga kesejahteraan musisi agar selaras dengan citra Malang sebagai destinasi wisata yang lengkap.

​”Kami ingin menjadikan Malang sebagai tujuan wisata yang lengkap; tidak hanya kulinernya yang enak, tapi wisatanya mbois, musiknya mbois, dan musisinya pun mbois,” tambah Wahyu.

​Sebagai langkah konkret, acara ini juga diisi dengan sosialisasi BPJS Ketenagakerjaan. Langkah ini bertujuan memberikan perlindungan jaminan sosial bagi para pekerja seni di Malang Raya dengan premi yang diharapkan tidak memberatkan para musisi.

​Menjawab aspirasi para pelaku seni, Wali Kota merencanakan pengaktifan kembali sejumlah taman di Kota Malang sebagai ruang publik bagi musisi untuk unjuk gigi.

​”Kami berencana menempatkan area khusus di taman agar para musisi bisa menunjukkan keahliannya kepada khalayak ramai. Saya yakin musisi Malang tidak kalah bersaing dengan musisi kota lain,” tegasnya.

​Ketua Panitia, Ayik, mengaku terkejut sekaligus bangga dengan antusiasme yang ada. Meski sempat merasa pesimis di awal perencanaan, jumlah kehadiran cukup lumayan banyak membuktikan soliditas musisi Malang.

​”Alhamdulillah, antusias rekan-rekan musisi luar biasa. Terima kasih kepada Bapak Indra Setiyadi (CEO Kertanegara Resto) yang memfasilitasi kegiatan ini, serta owner cafe yang hadir sebagai mitra kerja para musisi,” ungkap Ayik.

​Acara disertai dengan pembagian berbagai doorprize menarik dan sesi ramah tamah yang mempererat sinergi antara pemerintah, pemilik usaha (cafe/resto), dan para pelaku industri hiburan di Malang Raya.

(Kim)

Loading

Berita Terkait

Kebakaran Melanda Instalasi Gizi RSSA Malang: Tak Ada Korban Jiwa, Layanan Pasien Tetap Terjamin
Musibah di Tengah Karnaval: Sebuah Penantian yang Tak Berujung Pulang
Aktivis Blora Ultimatum SK Menteri ESDM soal Gunung Ungaran: “Stop Proyek Perusak Alam, Jangan Korbankan Gunung demi Energi!
Polda Jateng; Keselamatan Anak Tanggung Jawab Kita Bersama, Orang Tua Diminta Tingkatkan Pengawasan
Dugaan Penahanan Dana Calon Siswa Senilai Rp22,5 Juta Tanpa Layanan Pendidikan
Pastikan Tidak Membawa Senpi dan Barang Berbahaya, Saat Apel, Bid Propam Polda Jateng Cek Semua Personel Yang Layani Penyampaian Pendapat Di Tugu Muda
Breaking News. Kebakaran Besar Melanda Pabrik Bingkai di Perbatasan Jakarta Timur–Bekasi, Asap Pekat Membubung Tinggi
Gedung Bapenda DKI Jakarta Terbakar di Tengah Malam, 20 Unit Pemadam dan 100 Personel Dikerahkan

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 10:25 WIB

Kebakaran Melanda Instalasi Gizi RSSA Malang: Tak Ada Korban Jiwa, Layanan Pasien Tetap Terjamin

Minggu, 30 Agustus 2026 - 22:38 WIB

Musibah di Tengah Karnaval: Sebuah Penantian yang Tak Berujung Pulang

Minggu, 30 Agustus 2026 - 21:33 WIB

Aktivis Blora Ultimatum SK Menteri ESDM soal Gunung Ungaran: “Stop Proyek Perusak Alam, Jangan Korbankan Gunung demi Energi!

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 14:47 WIB

Polda Jateng; Keselamatan Anak Tanggung Jawab Kita Bersama, Orang Tua Diminta Tingkatkan Pengawasan

Rabu, 26 Agustus 2026 - 22:30 WIB

Dugaan Penahanan Dana Calon Siswa Senilai Rp22,5 Juta Tanpa Layanan Pendidikan

Rabu, 26 Agustus 2026 - 22:06 WIB

Pastikan Tidak Membawa Senpi dan Barang Berbahaya, Saat Apel, Bid Propam Polda Jateng Cek Semua Personel Yang Layani Penyampaian Pendapat Di Tugu Muda

Selasa, 11 Agustus 2026 - 21:10 WIB

Breaking News. Kebakaran Besar Melanda Pabrik Bingkai di Perbatasan Jakarta Timur–Bekasi, Asap Pekat Membubung Tinggi

Jumat, 7 Agustus 2026 - 17:22 WIB

Gedung Bapenda DKI Jakarta Terbakar di Tengah Malam, 20 Unit Pemadam dan 100 Personel Dikerahkan

Berita Terbaru