Wali Kota Malang Apresiasi Konsistensi Yayasan Asyuro Santuni Anak Yatim dan Duafa Selama Hampir 50 Tahun

- Redaksi

Jumat, 26 Juni 2026 - 00:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KOTA MALANG (JATIM), NGALAMUTAS.COM – Semangat kepedulian sosial mewarnai peringatan Tahun Baru Islam 1448 Hijriah yang diselenggarakan Yayasan Asyuro di kawasan Kaliurang, Kelurahan Samaan, Kecamatan Klojen, Kota Malang, Kamis (25/6/2026). Melalui pengajian umum dan santunan kepada ratusan anak yatim, piatu, kaum duafa, serta para janda, yayasan yang didirikan Abah Jumanah kembali meneguhkan komitmennya dalam mengabdi kepada masyarakat selama hampir lima dekade.

Acara berlangsung khidmat dengan diawali pembacaan ayat suci Al-Qur’an, doa bersama, qiraah, dan tausiyah yang disampaikan Pengasuh Pondok Pesantren Darussa’adah Al-Islamy Gubugklakah, Poncokusumo, KH. Nur Hasanuddin.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Wali Kota Malang Wahyu Hidayat beserta jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Camat Klojen, Lurah Samaan, tokoh agama, tokoh masyarakat, unsur Babinsa dan Bhabinkamtibmas, serta berbagai organisasi kemasyarakatan, di antaranya DPD Barisan Nasional Pemuda Madura (BNPM) Kota Malang.

Dalam sambutannya, Wali Kota Malang Wahyu Hidayat memberikan apresiasi tinggi kepada Yayasan Asyuro yang dinilainya konsisten memberikan perhatian kepada anak yatim dan kaum duafa sejak berdiri pada tahun 1979.

“Kami atas nama pribadi dan Pemerintah Kota Malang mengucapkan terima kasih kepada Yayasan Asyuro yang dipimpin Abah Jumanah. Selama puluhan tahun yayasan ini tetap ajek dan istikamah menghadirkan kebahagiaan bagi anak-anak yatim dan kaum duafa. Ini merupakan bentuk kepedulian sosial yang patut menjadi teladan,” ujar Wahyu.

Ia menegaskan bahwa perhatian terhadap anak yatim dan masyarakat kurang mampu juga menjadi salah satu prioritas Pemerintah Kota Malang melalui program “Malam Openi” yang berorientasi pada bantuan, pendampingan, dan pemberdayaan masyarakat rentan.

Menurut Wahyu, kehadirannya tahun ini merupakan yang ketiga kalinya dalam kegiatan Yayasan Asyuro, sejak menjabat Penjabat (Pj) Wali Kota hingga menjadi Wali Kota definitif.

“Insyaallah selama saya diberi amanah, bahkan jika suatu saat tidak lagi menjabat, saya ingin tetap hadir dan memberikan perhatian kepada anak-anak yatim dan kaum duafa,” katanya.

Momentum Tahun Baru Islam 1448 Hijriah dan 10 Muharam, lanjut Wahyu, menjadi pengingat penting tentang makna hijrah sebagai perubahan menuju pribadi yang lebih baik, memperkuat akhlak, kepedulian sosial, persaudaraan, serta semangat gotong royong.

Ia juga mengajak seluruh masyarakat menjadikan nilai-nilai kepedulian tersebut sebagai bagian dari pembangunan Kota Malang menuju visi “Malang Mbois dan Berkelas”.

Secara khusus, Wahyu berpesan kepada anak-anak yatim agar tidak pernah berhenti belajar dan bercita-cita.

“Kalian adalah masa depan Kota Malang. Teruslah belajar, berdoa, dan menjadi generasi yang berilmu, berakhlak, percaya diri serta bermanfaat bagi keluarga, masyarakat, bangsa, dan agama,” pesannya.

Sementara itu, Ketua DPW BNPM Jawa Timur, Moch. Ali Yasin, mengajak seluruh pihak mendoakan agar Yayasan Asyuro terus istiqamah dalam menjalankan misi kemanusiaannya.

“Saya meminta agar Yayasan Asyuro tetap istikamah, terus memberikan kebahagiaan dan keceriaan kepada anak-anak yatim, kaum duafa, piatu, serta ibu-ibu janda,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi atas perhatian yang selama ini diberikan Wali Kota Malang terhadap kegiatan sosial Yayasan Asyuro.

Di hadapan para jamaah, Ali Yasin berharap Wahyu Hidayat dapat terus mendampingi masyarakat dalam waktu yang panjang.

“Kami nanti minta diaminkan bersama, semoga Pak Wahyu bisa memimpin Kota Malang hingga sepuluh tahun ke depan dan tetap bisa hadir di tengah-tengah Yayasan Asyuro,” ucapnya yang disambut seruan “Amin” dari para hadirin.

Namun demikian, Ali Yasin menegaskan bahwa pernyataannya tersebut tidak bermuatan politik praktis.

“Ini bukan berbicara politik. Saya menyampaikan ini sebagai bentuk rasa terima kasih atas perhatian dan kepedulian beliau kepada masyarakat, khususnya kepada Yayasan Asyuro dan warga Kota Malang,” tegasnya.

Di sisi lain, Pendiri Yayasan Asyuro, Abah Jumanah, menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan yang rutin dilaksanakan setiap tahun tersebut. Menurutnya, santunan kepada anak yatim dan kaum duafa merupakan amanah yang harus terus dijaga sebagai bentuk ibadah sekaligus pengabdian kepada masyarakat.

“Alhamdulillah, sejak Yayasan Asyuro berdiri pada tahun 1979, kami berusaha menjaga amanah untuk terus berbagi kepada anak-anak yatim, kaum duafa, para janda, dan masyarakat yang membutuhkan. Bagi kami, kebahagiaan mereka adalah kebahagiaan kami,” tutur Abah Jumanah.

Ia berharap semangat berbagi yang telah dibangun selama puluhan tahun dapat terus diwariskan kepada generasi berikutnya.

“Kami memohon doa agar Yayasan Asyuro tetap diberi kekuatan, kesehatan, dan keistiqamahan dalam melayani umat. Kami juga mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kota Malang, para donatur, relawan, tokoh masyarakat, serta seluruh pihak yang selama ini mendukung perjuangan sosial Yayasan Asyuro. Semoga kebersamaan ini menjadi amal jariyah dan membawa keberkahan bagi kita semua,” pungkasnya. (Kim)

Loading

Berita Terkait

Rasa Haru, Anak Seorang Buruh Kuli Bangunan Dari Blora Dilantik Prabowo Menjadi Perwira
Rutin Tasmi’ Al-Qur’an Tiap Jum’at Pahing, Pesantren Nurul Falah Cetak Generasi Qur’ani Berjiwa Wirausaha
Siapa pun Terpilih, Ayomi Semua, Harus Bergandengan Tangan Membangun Desa di Jateng
Andika Media Apresiasi Keterbukaan Informasi Polres Kediri di Masa Kepemimpinan AKBP Bramastyo
Menangis di Hadapan Dewan, Pasutri Pedagang Bensin Eceran Way Kanan Memohon Keadilan
Aksi Berulang Kali Cabuli Keponakan Sendiri dengan Ancaman Sajam, Paman di Blitar Kini Tersangka
Permudah Akses Warga, Kapten Inf. Puryanto Resmikan Jembatan Gantung Perintis Garuda Yang Ada di Blora
Polres Blora Bongkar Praktik Pengoplosan Gas LPG Bersubsidi di Kunduran, Ratusan Tabung Disita

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 07:48 WIB

Rasa Haru, Anak Seorang Buruh Kuli Bangunan Dari Blora Dilantik Prabowo Menjadi Perwira

Jumat, 24 Juli 2026 - 03:48 WIB

Rutin Tasmi’ Al-Qur’an Tiap Jum’at Pahing, Pesantren Nurul Falah Cetak Generasi Qur’ani Berjiwa Wirausaha

Jumat, 24 Juli 2026 - 02:43 WIB

Siapa pun Terpilih, Ayomi Semua, Harus Bergandengan Tangan Membangun Desa di Jateng

Jumat, 24 Juli 2026 - 01:15 WIB

Andika Media Apresiasi Keterbukaan Informasi Polres Kediri di Masa Kepemimpinan AKBP Bramastyo

Jumat, 24 Juli 2026 - 01:12 WIB

Menangis di Hadapan Dewan, Pasutri Pedagang Bensin Eceran Way Kanan Memohon Keadilan

Kamis, 23 Juli 2026 - 08:01 WIB

Aksi Berulang Kali Cabuli Keponakan Sendiri dengan Ancaman Sajam, Paman di Blitar Kini Tersangka

Kamis, 23 Juli 2026 - 07:50 WIB

Permudah Akses Warga, Kapten Inf. Puryanto Resmikan Jembatan Gantung Perintis Garuda Yang Ada di Blora

Kamis, 23 Juli 2026 - 02:21 WIB

Polres Blora Bongkar Praktik Pengoplosan Gas LPG Bersubsidi di Kunduran, Ratusan Tabung Disita

Berita Terbaru