Tinjau Anjungan Air Siap Minum Tugu Tirta, LaNyalla dan KADIN Kota Malang Dorong Pemerataan Air Minum Gratis.

- Redaksi

Kamis, 7 Mei 2026 - 22:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KOTA MALANG (JATIM), NGALAMUTAS.COM – Anggota DPD RI Perwakilan Jawa Timur sekaligus anggota Dewan Pertimbangan KADIN Indonesia, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti, meninjau langsung inovasi Anjungan Air Siap Minum (AASM) milik Perumda Air Minum Tugu Tirta Kota Malang di kawasan Kayutangan Heritage, Kamis (7/5/2026).

Kunjungan tersebut disambut hangat oleh Direktur Utama Perumda Air Minum Tugu Tirta Priyo Sudibyo, Ketua Komisi C DPRD Kota Malang dari Fraksi PKB Muhammad Anas Muttaqien, Anggota Komisi D DPRD Kota Malang dari Fraksi Golkar Kartika, Ketua KADIN Kota Malang sekaligus Wakil Ketua Komisi A DPRD Kota Malang dari Fraksi Golkar Djoko Prihatin, serta jajaran pengurus KADIN Jawa Timur dan Kota Malang.

Selain meninjau fasilitas air minum gratis, LaNyalla juga berkeliling melihat toko oleh-oleh khas Malang yang menjual produk UMKM lokal. Dengan ramah, ia menyapa para pengunjung Kayutangan Heritage dan menyempatkan diri melihat koleksi benda antik seperti keris yang menjadi daya tarik kawasan tersebut.

Dalam kesempatan itu, LaNyalla memberikan apresiasi tinggi terhadap langkah inovatif Tugu Tirta yang menghadirkan fasilitas air minum siap konsumsi secara gratis bagi masyarakat.

Menurutnya, program tersebut layak menjadi contoh bagi pemerintah kabupaten dan kota lain di seluruh Indonesia karena memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekaligus mendukung pelayanan publik yang lebih modern.

“Ini contoh yang sangat baik. Harapan saya ini ditingkatkan, kalau bisa di sepanjang jalan. Ini harus ditiru oleh kabupaten dan kota yang lain,” ujar LaNyalla.

Sebagai anggota DPD RI, ia menegaskan akan mendorong pemerintah daerah agar dapat mengadopsi program serupa di wilayah masing-masing. Namun demikian, ia juga mengingatkan pentingnya analisis kelayakan, terutama dari sisi biaya dan keberlanjutan operasional.

“Kita tentu harus melihat nilai ekonominya, bagaimana biaya dan keberlanjutannya. Tapi ini langkah yang sangat positif dan perlu didukung,” tambahnya.

LaNyalla juga membuka peluang kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk Koperasi Merah Putih maupun sektor usaha lainnya seperti restoran, agar fasilitas serupa dapat diperluas ke titik-titik strategis di perkotaan.

Sementara itu, Ketua KADIN Kota Malang Djoko Prihatin menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen membangun sinergi ekonomi kerakyatan yang berorientasi pada pemberdayaan masyarakat, khususnya sektor UMKM.

Menurut Djoko, KADIN saat ini tengah merumuskan langkah strategis bersama Pemerintah Kota Malang untuk memperkuat ekonomi lokal, termasuk melalui kolaborasi yang nantinya akan diperkuat dalam bentuk Peraturan Wali Kota (Perwal).

“Kami fokus pada ekonomi kerakyatan. UMKM harus naik kelas, masyarakat harus merasakan langsung dampak pembangunan ekonomi. Saat ini kami sedang merumuskan bersama Wali Kota Malang dan mudah-mudahan satu sampai dua minggu ke depan bisa diumumkan,” jelas Djoko.

Terkait potensi sumber daya air yang menjadi perhatian dalam kunjungan tersebut, Djoko menyebut KADIN masih melakukan kajian mendalam mengenai nilai ekonomisnya dan akan menentukan sejauh mana organisasi tersebut dapat mengambil peran dalam pengelolaannya.

Ia berharap fasilitas Anjungan Air Siap Minum seperti di Kayutangan tidak hanya terpusat di satu lokasi, tetapi dapat diperluas ke berbagai titik strategis lain di Kota Malang agar manfaatnya dirasakan lebih merata oleh masyarakat.

Dengan sinergi antara pemerintah daerah, Perumda Tugu Tirta, KADIN, dan dukungan dari DPD RI, inovasi pelayanan publik berbasis air minum gratis ini diharapkan menjadi model baru pembangunan perkotaan yang berpihak pada masyarakat sekaligus memperkuat sektor ekonomi lokal.

(KIM)

Loading

Berita Terkait

Kebakaran Melanda Instalasi Gizi RSSA Malang: Tak Ada Korban Jiwa, Layanan Pasien Tetap Terjamin
Musibah di Tengah Karnaval: Sebuah Penantian yang Tak Berujung Pulang
Aktivis Blora Ultimatum SK Menteri ESDM soal Gunung Ungaran: “Stop Proyek Perusak Alam, Jangan Korbankan Gunung demi Energi!
Polda Jateng; Keselamatan Anak Tanggung Jawab Kita Bersama, Orang Tua Diminta Tingkatkan Pengawasan
Dugaan Penahanan Dana Calon Siswa Senilai Rp22,5 Juta Tanpa Layanan Pendidikan
Pastikan Tidak Membawa Senpi dan Barang Berbahaya, Saat Apel, Bid Propam Polda Jateng Cek Semua Personel Yang Layani Penyampaian Pendapat Di Tugu Muda
Breaking News. Kebakaran Besar Melanda Pabrik Bingkai di Perbatasan Jakarta Timur–Bekasi, Asap Pekat Membubung Tinggi
Gedung Bapenda DKI Jakarta Terbakar di Tengah Malam, 20 Unit Pemadam dan 100 Personel Dikerahkan

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 10:25 WIB

Kebakaran Melanda Instalasi Gizi RSSA Malang: Tak Ada Korban Jiwa, Layanan Pasien Tetap Terjamin

Minggu, 30 Agustus 2026 - 22:38 WIB

Musibah di Tengah Karnaval: Sebuah Penantian yang Tak Berujung Pulang

Minggu, 30 Agustus 2026 - 21:33 WIB

Aktivis Blora Ultimatum SK Menteri ESDM soal Gunung Ungaran: “Stop Proyek Perusak Alam, Jangan Korbankan Gunung demi Energi!

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 14:47 WIB

Polda Jateng; Keselamatan Anak Tanggung Jawab Kita Bersama, Orang Tua Diminta Tingkatkan Pengawasan

Rabu, 26 Agustus 2026 - 22:30 WIB

Dugaan Penahanan Dana Calon Siswa Senilai Rp22,5 Juta Tanpa Layanan Pendidikan

Rabu, 26 Agustus 2026 - 22:06 WIB

Pastikan Tidak Membawa Senpi dan Barang Berbahaya, Saat Apel, Bid Propam Polda Jateng Cek Semua Personel Yang Layani Penyampaian Pendapat Di Tugu Muda

Selasa, 11 Agustus 2026 - 21:10 WIB

Breaking News. Kebakaran Besar Melanda Pabrik Bingkai di Perbatasan Jakarta Timur–Bekasi, Asap Pekat Membubung Tinggi

Jumat, 7 Agustus 2026 - 17:22 WIB

Gedung Bapenda DKI Jakarta Terbakar di Tengah Malam, 20 Unit Pemadam dan 100 Personel Dikerahkan

Berita Terbaru