Sri Untari Ungkap Strategi Pemprov Jatim Ringankan Beban Ekonomi Masyarakat.

- Redaksi

Senin, 29 Juni 2026 - 05:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KOTA MALANG, NGALAMUTAS.COM – Ketua Komisi E DPRD Provinsi Jawa Timur, Dr. Dra. Sri Untari Bisowarno, M.A.P., memaparkan berbagai program Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur yang disiapkan untuk membantu masyarakat menghadapi tekanan ekonomi. Program tersebut meliputi subsidi bunga kredit bagi pelaku usaha mikro hingga bantuan sosial bagi keluarga rentan agar daya beli masyarakat tetap terjaga.

Sri Untari menjelaskan, salah satu langkah strategis yang dilakukan Pemprov Jatim adalah memberikan subsidi bunga kredit bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Program tersebut bertujuan mencegah masyarakat terjerat pinjaman online ilegal maupun rentenir yang membebankan bunga tinggi.

“Pemprov Jawa Timur memberikan subsidi bunga sebesar sembilan persen sehingga masyarakat hanya membayar bunga kredit tiga persen per tahun. Program ini disalurkan melalui Bank UMKM Jawa Timur dan Bank Jatim,” ujar Sri Untari.

Menurutnya, pemerintah daerah mengalokasikan anggaran sekitar Rp300 miliar untuk mendukung program subsidi bunga tersebut. Melalui kebijakan itu, pelaku UMKM diharapkan lebih mudah memperoleh akses pembiayaan dari perbankan dengan biaya yang terjangkau.

Selain subsidi bunga, lanjut Sri Untari, Pemprov Jawa Timur juga terus mendorong perluasan akses Kredit Usaha Rakyat (KUR) agar semakin banyak pelaku usaha kecil memperoleh modal usaha secara resmi dan aman.

“Harapannya masyarakat tidak lagi bergantung pada pinjaman berbunga tinggi. Dengan akses kredit yang murah, usaha kecil bisa berkembang dan ekonomi masyarakat ikut bergerak,” katanya.

Di bidang perlindungan sosial, Pemprov Jatim juga menjalankan berbagai program bantuan melalui Dinas Sosial yang menyasar kelompok masyarakat rentan. Salah satunya adalah program Putri Jawara dan KPM Jawara, yang memberikan bantuan modal atau bantuan sosial sebesar Rp3 juta bagi setiap kepala keluarga penerima manfaat.

Sri Untari menjelaskan, program tersebut diprioritaskan bagi kepala keluarga perempuan yang tidak memiliki suami ataupun keluarga yang suaminya sedang tidak bekerja atau belum memiliki penghasilan tetap.

“Program ini menyasar sekitar 50 ribu penerima manfaat di seluruh Jawa Timur. Sebagai contoh, di wilayah Malang saja terdapat lebih dari tiga ribu penerima bantuan,” jelasnya.

Ia menambahkan, kombinasi antara dukungan pembiayaan usaha melalui subsidi bunga kredit dan bantuan sosial diharapkan mampu menjaga perputaran ekonomi daerah sekaligus meringankan beban masyarakat yang sedang mengalami kesulitan ekonomi.

Menurut Sri Untari, berbagai intervensi tersebut merupakan bentuk komitmen Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam memperkuat ekonomi kerakyatan, memperluas akses pembiayaan yang sehat, serta memberikan perlindungan sosial kepada masyarakat yang membutuhkan.

“Dengan kebijakan ini, pemerintah ingin memastikan masyarakat memiliki akses terhadap pembiayaan yang aman, usaha kecil terus berkembang, dan kelompok rentan tetap mendapatkan perlindungan sehingga roda perekonomian Jawa Timur dapat terus bergerak,” pungkasnya.

(Kim)

Loading

Berita Terkait

Kebakaran Melanda Instalasi Gizi RSSA Malang: Tak Ada Korban Jiwa, Layanan Pasien Tetap Terjamin
Musibah di Tengah Karnaval: Sebuah Penantian yang Tak Berujung Pulang
Aktivis Blora Ultimatum SK Menteri ESDM soal Gunung Ungaran: “Stop Proyek Perusak Alam, Jangan Korbankan Gunung demi Energi!
Polda Jateng; Keselamatan Anak Tanggung Jawab Kita Bersama, Orang Tua Diminta Tingkatkan Pengawasan
Dugaan Penahanan Dana Calon Siswa Senilai Rp22,5 Juta Tanpa Layanan Pendidikan
Pastikan Tidak Membawa Senpi dan Barang Berbahaya, Saat Apel, Bid Propam Polda Jateng Cek Semua Personel Yang Layani Penyampaian Pendapat Di Tugu Muda
Breaking News. Kebakaran Besar Melanda Pabrik Bingkai di Perbatasan Jakarta Timur–Bekasi, Asap Pekat Membubung Tinggi
Gedung Bapenda DKI Jakarta Terbakar di Tengah Malam, 20 Unit Pemadam dan 100 Personel Dikerahkan

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 10:25 WIB

Kebakaran Melanda Instalasi Gizi RSSA Malang: Tak Ada Korban Jiwa, Layanan Pasien Tetap Terjamin

Minggu, 30 Agustus 2026 - 22:38 WIB

Musibah di Tengah Karnaval: Sebuah Penantian yang Tak Berujung Pulang

Minggu, 30 Agustus 2026 - 21:33 WIB

Aktivis Blora Ultimatum SK Menteri ESDM soal Gunung Ungaran: “Stop Proyek Perusak Alam, Jangan Korbankan Gunung demi Energi!

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 14:47 WIB

Polda Jateng; Keselamatan Anak Tanggung Jawab Kita Bersama, Orang Tua Diminta Tingkatkan Pengawasan

Rabu, 26 Agustus 2026 - 22:30 WIB

Dugaan Penahanan Dana Calon Siswa Senilai Rp22,5 Juta Tanpa Layanan Pendidikan

Rabu, 26 Agustus 2026 - 22:06 WIB

Pastikan Tidak Membawa Senpi dan Barang Berbahaya, Saat Apel, Bid Propam Polda Jateng Cek Semua Personel Yang Layani Penyampaian Pendapat Di Tugu Muda

Selasa, 11 Agustus 2026 - 21:10 WIB

Breaking News. Kebakaran Besar Melanda Pabrik Bingkai di Perbatasan Jakarta Timur–Bekasi, Asap Pekat Membubung Tinggi

Jumat, 7 Agustus 2026 - 17:22 WIB

Gedung Bapenda DKI Jakarta Terbakar di Tengah Malam, 20 Unit Pemadam dan 100 Personel Dikerahkan

Berita Terbaru