Sherina Munaf Kritik Tegas: “Gajah Bukan Alat Berat” Untuk Pembersihan Jalan Pasca Banjir Aceh

- Redaksi

Selasa, 9 Desember 2025 - 22:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, NGALAMUTAS.COM – Penyanyi dan aktris Sherina Munaf menyampaikan kritik terhadap penggunaan gajah untuk membantu pembersihan jalan pasca bencana banjir di Aceh melalui sejumlah unggahan di Instagram-nya, Selasa (9/12/2025).

Dalam keterangan postingan yang dikutip, Sherina menilai penggunaan gajah sebagai alat penarik kayu besar bukanlah langkah yang etis maupun aman. Ia menekankan bahwa gajah adalah satwa yang habitatnya justru kerap terdampak oleh aktivitas manusia.

Meskipun menyadari dan menghargai inisiatif masyarakat sipil yang turut berperan dalam penanganan bencana — yang ia sebut sebagai “nilai plus sebuah negara” karena gotong-royong yang terwujud — Sherina menyoroti ironi dalam situasi tersebut. “Sudahlah manusia rusak rumah mereka, mereka pula yang harus membereskan semuanya,” tulisnya.

Ia juga membagikan foto seekor gajah yang digunakan memindahkan batang kayu besar, lengkap dengan tulisan tegas: “Gajah Bukan Alat Berat!”. Selain itu, Sherina memposting “Surat Terbuka untuk BKSDA Aceh” untuk menyampaikan keprihatinan mendalam atas keputusan darurat tersebut.

Dalam suratnya, ia mengakui adanya tekanan di lapangan dan niat baik untuk menyelamatkan nyawa, tetapi menegaskan bahwa gajah adalah makhluk cerdas, sosial, dan penuh perasaan yang selama ini paling terdampak ketika habitatnya hilang dan terfragmentasi. “Kami menyampaikan keprihatinan mendalam atas penggunaan gajah untuk membantu pembersihan jalan pasca bencana di Aceh… Namun, gajah bukan alat berat,” tulisnya.

Sherina kemudian menawarkan beberapa alternatif yang dianggap jauh lebih aman dan etis untuk penanganan bencana dengan merepost unggahan teman satu komunitasnya, Indira Diandra. Akhirnya, ia meminta Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh untuk menghentikan praktik penggunaan gajah sebagai alat berat.

(Red)

Loading

Berita Terkait

Kebakaran Melanda Instalasi Gizi RSSA Malang: Tak Ada Korban Jiwa, Layanan Pasien Tetap Terjamin
Musibah di Tengah Karnaval: Sebuah Penantian yang Tak Berujung Pulang
Aktivis Blora Ultimatum SK Menteri ESDM soal Gunung Ungaran: “Stop Proyek Perusak Alam, Jangan Korbankan Gunung demi Energi!
Polda Jateng; Keselamatan Anak Tanggung Jawab Kita Bersama, Orang Tua Diminta Tingkatkan Pengawasan
Dugaan Penahanan Dana Calon Siswa Senilai Rp22,5 Juta Tanpa Layanan Pendidikan
Pastikan Tidak Membawa Senpi dan Barang Berbahaya, Saat Apel, Bid Propam Polda Jateng Cek Semua Personel Yang Layani Penyampaian Pendapat Di Tugu Muda
Breaking News. Kebakaran Besar Melanda Pabrik Bingkai di Perbatasan Jakarta Timur–Bekasi, Asap Pekat Membubung Tinggi
Gedung Bapenda DKI Jakarta Terbakar di Tengah Malam, 20 Unit Pemadam dan 100 Personel Dikerahkan

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 10:25 WIB

Kebakaran Melanda Instalasi Gizi RSSA Malang: Tak Ada Korban Jiwa, Layanan Pasien Tetap Terjamin

Minggu, 30 Agustus 2026 - 22:38 WIB

Musibah di Tengah Karnaval: Sebuah Penantian yang Tak Berujung Pulang

Minggu, 30 Agustus 2026 - 21:33 WIB

Aktivis Blora Ultimatum SK Menteri ESDM soal Gunung Ungaran: “Stop Proyek Perusak Alam, Jangan Korbankan Gunung demi Energi!

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 14:47 WIB

Polda Jateng; Keselamatan Anak Tanggung Jawab Kita Bersama, Orang Tua Diminta Tingkatkan Pengawasan

Rabu, 26 Agustus 2026 - 22:30 WIB

Dugaan Penahanan Dana Calon Siswa Senilai Rp22,5 Juta Tanpa Layanan Pendidikan

Rabu, 26 Agustus 2026 - 22:06 WIB

Pastikan Tidak Membawa Senpi dan Barang Berbahaya, Saat Apel, Bid Propam Polda Jateng Cek Semua Personel Yang Layani Penyampaian Pendapat Di Tugu Muda

Selasa, 11 Agustus 2026 - 21:10 WIB

Breaking News. Kebakaran Besar Melanda Pabrik Bingkai di Perbatasan Jakarta Timur–Bekasi, Asap Pekat Membubung Tinggi

Jumat, 7 Agustus 2026 - 17:22 WIB

Gedung Bapenda DKI Jakarta Terbakar di Tengah Malam, 20 Unit Pemadam dan 100 Personel Dikerahkan

Berita Terbaru