Pergoki Suami Jajan di MiChat Bu Dokter Laporkan Suami ke Polres Blora Jawa Tengah

- Redaksi

Minggu, 12 Juli 2026 - 21:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BLORA, NGALAMUTAS.COM – ZV, seorang dokter ASN di lingkungan Pemkab Bojonegoro melaporkan suaminya, dokter DP, ke Polres Blora.

Dokter DP merupakan pria asal Blora yang bekerja di salah satu RSUD milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro.

Dokter DP dilaporkan atas dugaan perzinaan melalui pemesanan layanan prostitusi via aplikasi MiChat serta dugaan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) secara psikis.

Kuasa Hukum Dr. ZV, Rosalia Vivi Ekatriani, mengatakan kliennya menyerahkan sejumlah barang bukti kepada penyidik Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Blora, Sabtu (11/7/2026).

Barang bukti yang diserahkan berupa tangkapan layar percakapan yang diduga berisi pemesanan layanan seksual melalui aplikasi MiChat.

Dalam percakapan tersebut juga terdapat pembahasan mengenai tarif hingga pengiriman titik lokasi (share location).

“Kami sudah mempunyai barang bukti berupa percakapan dan pemesanan melalui aplikasi MiChat. Semua sudah kami serahkan kepada penyidik Unit PPA Polres Blora,” terangnya, Minggu (12/7/2026).

Lebih lanjut, Rosalia, menyampaikan dugaan tersebut pertama kali diketahui kliennya pada Kamis (27/11/2025) sekitar pukul 14.00 WIB saat berada di kediamannya di wilayah Cepu, Kabupaten Blora.

Rosalia mengatakan, lokasi yang dibagikan dalam percakapan diduga berada di wilayah Kabupaten Blora. Oleh karena itu, laporan dilayangkan ke Polres Blora.

“Dalam percakapan itu terdapat pembicaraan mengenai harga dan share location, serta lokasinya berada di wilayah Blora. Karena itu kami melaporkannya ke Polres Blora,” katanya.

Rosalia menambahkan, laporan dugaan perzinaan dan KDRT psikis tersebut resmi diajukan ke Polres Blora pada 7 April 2026.

Selain dugaan perzinaan, pihaknya juga melaporkan dugaan KDRT psikis yang disebut dialami kliennya.

Bentuk dugaan kekerasan itu berupa ucapan yang dinilai merendahkan dan menghina, sehingga menyebabkan tekanan psikologis berkepanjangan.

Akibat kondisi tersebut, Dr. ZV menjalani pemeriksaan dan penanganan oleh psikiater.

Berdasarkan hasil pemeriksaan medis yang dimiliki pihak pelapor, korban didiagnosis mengalami depresi berat.

Kuasa Hukum Dr. ZV, Rosalia Vivi Ekatriani, saat di Polres Blora.
Tok! 2 Sosok WNA Bakal Resmi Dinaturalisasi Jadi WNI & Bermain Sepak Bola untuk Timnas Indonesia11:33
Tok! 2 Sosok WNA Bakal Resmi Dinaturalisasi Jadi WNI & Bermain Sepak Bola untuk Timnas Indonesia
“Diagnosis dari psikiater itu menjadi salah satu dasar kami melaporkan dugaan KDRT psikis,” jelas Rosalia.

Pihaknya menambahkan, tekanan psikologis yang dialami kliennya berdampak pada aktivitas sehari-hari, kestabilan emosi, hingga kemampuannya menjalankan peran sebagai ibu maupun sebagai tenaga medis.

Rosalia berharap penyidik Unit PPA Polres Blora segera menindaklanjuti laporan tersebut secara profesional dengan memeriksa seluruh pihak yang berkaitan serta mendalami barang bukti yang telah diserahkan.

“Kami berharap perkara ini segera ditindaklanjuti sehingga memberikan kepastian hukum bagi klien kami,” paparnya.

Sumber, Tribun Jateng

(Abah Dadi / Sudadi)

Loading

Berita Terkait

Kebakaran Melanda Instalasi Gizi RSSA Malang: Tak Ada Korban Jiwa, Layanan Pasien Tetap Terjamin
Musibah di Tengah Karnaval: Sebuah Penantian yang Tak Berujung Pulang
Aktivis Blora Ultimatum SK Menteri ESDM soal Gunung Ungaran: “Stop Proyek Perusak Alam, Jangan Korbankan Gunung demi Energi!
Polda Jateng; Keselamatan Anak Tanggung Jawab Kita Bersama, Orang Tua Diminta Tingkatkan Pengawasan
Dugaan Penahanan Dana Calon Siswa Senilai Rp22,5 Juta Tanpa Layanan Pendidikan
Pastikan Tidak Membawa Senpi dan Barang Berbahaya, Saat Apel, Bid Propam Polda Jateng Cek Semua Personel Yang Layani Penyampaian Pendapat Di Tugu Muda
Breaking News. Kebakaran Besar Melanda Pabrik Bingkai di Perbatasan Jakarta Timur–Bekasi, Asap Pekat Membubung Tinggi
Gedung Bapenda DKI Jakarta Terbakar di Tengah Malam, 20 Unit Pemadam dan 100 Personel Dikerahkan

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 10:25 WIB

Kebakaran Melanda Instalasi Gizi RSSA Malang: Tak Ada Korban Jiwa, Layanan Pasien Tetap Terjamin

Minggu, 30 Agustus 2026 - 22:38 WIB

Musibah di Tengah Karnaval: Sebuah Penantian yang Tak Berujung Pulang

Minggu, 30 Agustus 2026 - 21:33 WIB

Aktivis Blora Ultimatum SK Menteri ESDM soal Gunung Ungaran: “Stop Proyek Perusak Alam, Jangan Korbankan Gunung demi Energi!

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 14:47 WIB

Polda Jateng; Keselamatan Anak Tanggung Jawab Kita Bersama, Orang Tua Diminta Tingkatkan Pengawasan

Rabu, 26 Agustus 2026 - 22:30 WIB

Dugaan Penahanan Dana Calon Siswa Senilai Rp22,5 Juta Tanpa Layanan Pendidikan

Rabu, 26 Agustus 2026 - 22:06 WIB

Pastikan Tidak Membawa Senpi dan Barang Berbahaya, Saat Apel, Bid Propam Polda Jateng Cek Semua Personel Yang Layani Penyampaian Pendapat Di Tugu Muda

Selasa, 11 Agustus 2026 - 21:10 WIB

Breaking News. Kebakaran Besar Melanda Pabrik Bingkai di Perbatasan Jakarta Timur–Bekasi, Asap Pekat Membubung Tinggi

Jumat, 7 Agustus 2026 - 17:22 WIB

Gedung Bapenda DKI Jakarta Terbakar di Tengah Malam, 20 Unit Pemadam dan 100 Personel Dikerahkan

Berita Terbaru