KOTA MALANG (JATIM), NGALAMUTAS.COM – Pemerintah kembali menyalurkan bantuan pangan kepada masyarakat melalui program Bantuan Pangan alokasi Januari dan Februari 2026. Penyaluran bantuan tersebut dilaksanakan di Kantor Kelurahan Jodipan, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, Selasa (9/6/2026) pagi.
Dalam program ini, setiap Penerima Bantuan Pangan (PBP) menerima bantuan berupa 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng. Bantuan tersebut merupakan rapelan dua bulan yang baru dapat disalurkan pada Juni 2026.
Sejak beberapa hari terakhir, warga penerima manfaat mulai menerima undangan pengambilan bantuan yang dijadwalkan berlangsung pada bulan Juni. Pemerintah menetapkan sejumlah persyaratan yang wajib dipenuhi, di antaranya membawa undangan asli dan Kartu Tanda Penduduk (KTP) saat pengambilan bantuan.
Bagi penerima yang berhalangan hadir, bantuan dapat diwakilkan dengan syarat membawa KTP asli penerima manfaat beserta fotokopinya, serta identitas diri pihak yang mewakili sesuai ketentuan yang berlaku.
Pemerintah juga mengingatkan agar bantuan diambil sesuai jadwal yang telah ditentukan. Apabila dalam waktu lima hari setelah jadwal yang ditetapkan bantuan tidak diambil tanpa alasan yang jelas, maka bantuan tersebut dapat dialihkan kepada penerima manfaat lainnya sesuai mekanisme yang berlaku.
Lurah Jodipan, Widya Dwi Wicana, mengatakan proses distribusi bantuan pangan di wilayahnya berlangsung selama dua hari, yakni Selasa dan Jumat. Sebelum disalurkan kepada masyarakat, bantuan tersebut telah lebih dahulu didistribusikan ke kelurahan melalui proses dropping sehari sebelumnya.
“Ini untuk Januari dan Februari yang baru disalurkan pada bulan Juni. Jadi warga langsung menerima bantuan sebanyak 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng,” ujar Widya.
Ia menjelaskan, berdasarkan data yang tercatat dalam Pusat Data dan Informasi Kesejahteraan Sosial (Pusdatin Kesos), terdapat sekitar 1.200 kepala keluarga (KK) di Kelurahan Jodipan yang terdaftar sebagai penerima manfaat bantuan pangan.
Menurutnya, pemerintah kelurahan menyambut baik penyaluran bantuan tersebut karena dinilai dapat membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari di tengah kondisi ekonomi yang masih penuh tantangan.
“Kami berterima kasih atas bantuan yang diberikan pemerintah kepada masyarakat. Dalam pelaksanaannya, proses distribusi juga didampingi pihak kecamatan agar penyalurannya tepat sasaran dan berjalan lancar,” katanya.
Widya berharap bantuan yang diberikan benar-benar diterima oleh masyarakat yang berhak sehingga mampu membantu meringankan beban kebutuhan rumah tangga mereka.
“Kami berharap bantuan ini dapat tersalurkan kepada masyarakat yang benar-benar berhak dan tentunya bisa meringankan beban kebutuhan harian mereka,” tambahnya.
Sementara itu, salah satu penerima manfaat, Masama Nurhayati, warga RT 03 RW 06 Kelurahan Jodipan, mengaku bersyukur atas bantuan yang diberikan pemerintah. Menurutnya, bantuan beras dan minyak goreng tersebut sangat membantu kebutuhan keluarga di tengah meningkatnya harga sejumlah bahan pokok.
“Alhamdulillah, bantuan ini sangat membantu kami. Beras dan minyak goreng merupakan kebutuhan sehari-hari yang pasti digunakan. Dengan adanya bantuan ini, pengeluaran keluarga bisa sedikit berkurang,” ungkap Nurhayati.
Ia berharap program bantuan pangan dapat terus berlanjut dan tepat sasaran sehingga masyarakat yang membutuhkan benar-benar merasakan manfaatnya.
“Kami berharap bantuan seperti ini tetap ada dan diberikan kepada warga yang memang membutuhkan. Terima kasih kepada pemerintah yang masih memperhatikan masyarakat kecil,” tuturnya.
Program bantuan pangan merupakan salah satu upaya pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan masyarakat sekaligus membantu memenuhi kebutuhan pokok keluarga. Masyarakat penerima manfaat diimbau memperhatikan jadwal dan persyaratan pengambilan bantuan agar proses penyaluran dapat berlangsung tertib, lancar, dan tepat sasaran.
(Kim)
![]()







