KABUPATEN BLORA-NGALAMUTAS.COM-Seorang pengendara sepeda motor meninggal dunia dalam kecelakaan lalu lintas di Jalan Pemuda, Kecamatan Cepu, Kabupaten Blora, Senin (27/7/2026) sekitar pukul 19.00 WIB. Korban diduga kehilangan kendali setelah melintasi badan jalan yang licin akibat tumpahan oli.
Korban diketahui bernama Pujo Febianto (26), warga Dukuh Kejalen, Desa Sambong, Kecamatan Sambong, Kabupaten Blora. Korban meninggal dunia di lokasi kejadian akibat luka yang dideritanya setelah terjatuh dari sepeda motor yang dikendarainya.
Rekan korban yang juga menjadi penumpang, Abdul (27), mengatakan peristiwa terjadi secara tiba-tiba. Menurut keterangannya, sepeda motor yang dikendarai korban kehilangan kendali sesaat setelah melintasi bagian jalan yang diduga terdapat tumpahan oli.
Keterangan serupa disampaikan Aksin (24), warga Desa Kejalen yang merupakan teman korban. Ia menyebut sebelum kejadian, Pujo bersama Abdul hendak menuju Kecamatan Malo, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, untuk mengunjungi kerabat.
“Pujo sama Abdul kemarin mau pergi ke Malo, Bojonegoro, ke rumah saudaranya. Belum sampai tujuan, mereka mengalami kecelakaan dan Pujo meninggal dunia,” ujarnya kepada awak media, Selasa (28/7/2026).
Di lokasi lain, awak media juga menemukan adanya tumpahan oli di sepanjang Jalan Baypas Cepu yang sedang ditangani petugas dengan penyemprotan dan penaburan pasir. Saat ditanya mengenai asal tumpahan oli tersebut, salah seorang petugas mengaku belum mengetahui sumbernya.
“Saya tidak tahu,” jawab singkat petugas saat ditemui pada Selasa (28/7/2026).
Sementara itu, seorang warga yang ditemui di sebuah warung kopi mengaku sempat melihat sebuah truk tangki melintas dari arah Sambong menuju Cepu pada Minggu (26/7/2026) sekitar pukul 16.15 WIB. Namun, keterangan tersebut masih sebatas informasi dari warga dan belum dapat dipastikan memiliki keterkaitan dengan tumpahan oli maupun kecelakaan yang terjadi.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian maupun instansi terkait mengenai penyebab pasti kecelakaan, termasuk sumber tumpahan oli yang diduga berada di badan jalan.
Peristiwa ini menjadi perhatian masyarakat karena diduga berkaitan dengan kondisi jalan yang membahayakan pengguna jalan. Warga diimbau meningkatkan kewaspadaan, terutama saat melintas pada malam hari atau ketika kondisi jalan sulit terlihat.
Pihak berwenang diharapkan melakukan penyelidikan secara menyeluruh untuk mengungkap penyebab pasti kecelakaan serta asal tumpahan oli, sekaligus mengambil langkah-langkah pencegahan agar kejadian serupa tidak terulang kembali.(AD)
![]()







