Pemerintah Aceh: Tidak Ada Larangan Bantuan Luar Negeri, Terbuka Untuk Semua Bantuan Bencana

- Redaksi

Senin, 8 Desember 2025 - 09:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ACEH, NGALAMUTAS.COM – Pemerintah Aceh memastikan tidak pernah melarang atau mempersulit masuknya bantuan dari negara luar untuk penanganan bencana hidrometeorologi yang melanda Tanah Rencong. Gubernur Muzakir Manaf (Mualem) menegaskan, Aceh terbuka menerima bantuan dari pihak manapun.

“Saya rasa tidak ada halangan. Tidak ada (intervensi), tidak ada larangan. Mereka membantu kita, masak kita persulit, kan bodoh,” ujar Mualem pada Minggu (7/12).

Ia menyebut sejauh ini belum menerima laporan adanya bantuan luar negeri yang terhambat masuk ke Aceh. Sebaliknya, Pemerintah Aceh akan mempermudah seluruh proses agar bantuan dapat segera digunakan untuk mempercepat pemulihan daerah terdampak.

Mualem mencontohkan bantuan obat-obatan dan peralatan medis yang dikirim dari Kuala Lumpur, Malaysia, sebagai bentuk dukungan internasional yang berjalan lancar. “Yang jelas bantuan dari luar kita usahakan dengan cepat,” katanya.

Menurut Gubernur, kebutuhan pascabencana saat ini masih sangat tinggi, terutama tenaga medis yang jumlahnya terbatas. “Lebih-lebih tenaga medis, dokter juga kurang,” ungkapnya.

Ia juga menjelaskan terdapat empat daerah yang mengalami kerusakan terparah dari 18 kabupaten/kota terdampak, yakni Aceh Tamiang, Aceh Timur, Aceh Utara, dan Aceh Tengah. Daerah-daerah tersebut mengalami kerusakan berat mulai dari kawasan hulu hingga pesisir. “Mereka (empat daerah) itu dari hulu sampai ke laut habis semua,” ujar Mualem.

Sumber: AJNN NET

(Red)

Loading

Berita Terkait

Rasa Haru, Anak Seorang Buruh Kuli Bangunan Dari Blora Dilantik Prabowo Menjadi Perwira
Rutin Tasmi’ Al-Qur’an Tiap Jum’at Pahing, Pesantren Nurul Falah Cetak Generasi Qur’ani Berjiwa Wirausaha
Siapa pun Terpilih, Ayomi Semua, Harus Bergandengan Tangan Membangun Desa di Jateng
Andika Media Apresiasi Keterbukaan Informasi Polres Kediri di Masa Kepemimpinan AKBP Bramastyo
Menangis di Hadapan Dewan, Pasutri Pedagang Bensin Eceran Way Kanan Memohon Keadilan
Aksi Berulang Kali Cabuli Keponakan Sendiri dengan Ancaman Sajam, Paman di Blitar Kini Tersangka
Permudah Akses Warga, Kapten Inf. Puryanto Resmikan Jembatan Gantung Perintis Garuda Yang Ada di Blora
Polres Blora Bongkar Praktik Pengoplosan Gas LPG Bersubsidi di Kunduran, Ratusan Tabung Disita

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 07:48 WIB

Rasa Haru, Anak Seorang Buruh Kuli Bangunan Dari Blora Dilantik Prabowo Menjadi Perwira

Jumat, 24 Juli 2026 - 03:48 WIB

Rutin Tasmi’ Al-Qur’an Tiap Jum’at Pahing, Pesantren Nurul Falah Cetak Generasi Qur’ani Berjiwa Wirausaha

Jumat, 24 Juli 2026 - 02:43 WIB

Siapa pun Terpilih, Ayomi Semua, Harus Bergandengan Tangan Membangun Desa di Jateng

Jumat, 24 Juli 2026 - 01:15 WIB

Andika Media Apresiasi Keterbukaan Informasi Polres Kediri di Masa Kepemimpinan AKBP Bramastyo

Jumat, 24 Juli 2026 - 01:12 WIB

Menangis di Hadapan Dewan, Pasutri Pedagang Bensin Eceran Way Kanan Memohon Keadilan

Kamis, 23 Juli 2026 - 08:01 WIB

Aksi Berulang Kali Cabuli Keponakan Sendiri dengan Ancaman Sajam, Paman di Blitar Kini Tersangka

Kamis, 23 Juli 2026 - 07:50 WIB

Permudah Akses Warga, Kapten Inf. Puryanto Resmikan Jembatan Gantung Perintis Garuda Yang Ada di Blora

Kamis, 23 Juli 2026 - 02:21 WIB

Polres Blora Bongkar Praktik Pengoplosan Gas LPG Bersubsidi di Kunduran, Ratusan Tabung Disita

Berita Terbaru