PAKASA Malang Raya Bersuara: KRA Dwi Indrotito Hadiri Penobatan, Tegaskan PB XIV Adalah Penerus Sah Adat Surakarta.

- Redaksi

Kamis, 13 November 2025 - 10:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SOLO (JATENG), NGALAMUTAS.COM – Prosesi penobatan Kanjeng Gusti Pangeran Haryo (KGPH) Hangabehi sebagai Pakubuwono XIV oleh Lembaga Dewan Adat (LDA) Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat di Sasana Handrawina menjadi sorotan nasional, Kamis (13/11/2025).

Momen sakral ini tidak hanya disaksikan oleh sentono dan kerabat Keraton, tetapi juga perwakilan dari berbagai wilayah, termasuk dari Jawa Timur.

​Di tengah suasana khidmat penobatan yang berlangsung di bawah pengamanan ketat, hadir tokoh penting dari Malang Raya, Kanjeng Raden Aryo (KRA) Dwi Indrotito Cahyono, S.H., M.M., Ketua Paguyuban Kawula Karaton Surakarta (PAKASA) Malang Raya yang baru terpilih.

Kehadiran KRA Dwi Indrotito Cahyono, yang dikenal akrab disapa Sam Tito, menegaskan dukungan perwakilan kawula (abdi dalem/warga) keraton dari wilayah terdekat Jawa Timur terhadap keputusan Lembaga Adat.

Saat di konfirmasi oleh media usai prosesi, KRA Dwi Indrotito Cahyono menyampaikan tanggapan mendalam terkait penobatan KGPH Hangabehi sebagai Raja Surakarta yang baru. Menurutnya, penobatan ini merupakan langkah penting dan sah untuk mengakhiri dinamika internal yang sempat mengganggu stabilitas Keraton.

​”Kami, atas nama seluruh anggota dan pengurus PAKASA Malang Raya, menyambut baik dan memberikan dukungan penuh atas penobatan KGPH Hangabehi sebagai Sinuwun Pakubuwono XIV,” ujar Sam Tito dengan tegas.

​Sam Tito menyoroti peran sentral Lembaga Dewan Adat (LDA) sebagai pemegang mandat resmi penjaga tradisi dan hukum adat di Keraton.

“LDA telah bertindak sesuai Paugeran (aturan) adat yang berlaku. Penobatan ini adalah bentuk penegasan kedaulatan adat yang harus dihormati oleh semua pihak, baik internal maupun eksternal Keraton,” tambah Sam Tito yang saat ini menjabat Presiden Direktur Kantor Hukum Yustitia Indonesia (KHYI).

​Lebih lanjut, Ketua PAKASA Malang Raya ini menekankan bahwa fokus utama pasca-penobatan harus kembali pada fungsi Keraton sebagai pusat pelestarian budaya Jawa.

​”Keraton adalah sumber mata air kawruh (ilmu pengetahuan) dan nilai-nilai luhur budaya Jawa. Dengan adanya kepemimpinan yang sah dan diakui adat, kita berharap PB XIV dapat segera memimpin rekonsiliasi total di internal Keraton,” jelas KRA Dwi Indrotito Cahyono.

​Ia juga berharap Raja yang baru, Pakubuwono XIV, dapat membawa Keraton Surakarta kembali pada posisi sentralnya, khususnya dalam kolaborasi budaya.

“Kami siap mendukung program-program Ngedab-edabi (luar biasa) dari Sinuwun untuk memperkuat peran budaya Jawa di Nusantara, termasuk bersinergi dengan pemerintah daerah, khususnya di Malang Raya,” tutupnya.

​Kehadiran dan pernyataan KRA Dwi Indrotito Cahyono, seorang advokat senior sekaligus pegiat sosial di Malang Raya, menunjukkan bahwa keputusan Lembaga Dewan Adat memiliki resonansi dan dukungan kuat dari paguyuban kawula di luar kota Solo, sekaligus menggarisbawahi pentingnya persatuan demi kelestarian budaya Keraton Surakarta Hadiningrat.

(KIM)

Berita Terkait

Jalan Kepoh–Balong Blora Sepanjang 10,5 Km Rusak Parah: Sudah Dilewati Bupati, Namun Belum Ada Perubahan Berarti
Dugaan Perselingkuhan Antar Keluarga Gemparkan Warga Blitar, Berujung Laporan Polisi
Polres Gresik Bongkar Jaringan Narkoba Amankan 2 Tersangka Pengedar dan 209 Gram Sabu
Polres Pasuruan Kota Amankan 4 Tersangka Pengeroyokan Remaja di GOR Untung Suropati
Curhat Wabup Blora Sri Setyorini , Njaluk Dalan Apik Cepu – Randublatung Wae. Jawabe Gubernur Jateng Ahmad Luthfi Kok Mbulet Wae
Roy Pangarso Optimis PKN Kota Malang Mampu Bersaing Ketat Rebut Kursi Legislatif di Pemilu 2029
Tanamkan Jiwa Entrepreneur Sejak Dini, Srikandi Pemuda Pancasila Kota Malang Borong Jajanan ‘Market Day’ KB Al-Kafii
BRI Region 13 Malang Salurkan Bantuan CSR Rp86,75 Juta untuk Kembangkan Usaha KUBE Garda Pandawa

Berita Terkait

Sabtu, 30 Mei 2026 - 03:31 WIB

Jalan Kepoh–Balong Blora Sepanjang 10,5 Km Rusak Parah: Sudah Dilewati Bupati, Namun Belum Ada Perubahan Berarti

Sabtu, 30 Mei 2026 - 03:23 WIB

Dugaan Perselingkuhan Antar Keluarga Gemparkan Warga Blitar, Berujung Laporan Polisi

Sabtu, 30 Mei 2026 - 03:08 WIB

Polres Gresik Bongkar Jaringan Narkoba Amankan 2 Tersangka Pengedar dan 209 Gram Sabu

Sabtu, 30 Mei 2026 - 03:03 WIB

Polres Pasuruan Kota Amankan 4 Tersangka Pengeroyokan Remaja di GOR Untung Suropati

Sabtu, 30 Mei 2026 - 02:12 WIB

Curhat Wabup Blora Sri Setyorini , Njaluk Dalan Apik Cepu – Randublatung Wae. Jawabe Gubernur Jateng Ahmad Luthfi Kok Mbulet Wae

Sabtu, 30 Mei 2026 - 01:07 WIB

Tanamkan Jiwa Entrepreneur Sejak Dini, Srikandi Pemuda Pancasila Kota Malang Borong Jajanan ‘Market Day’ KB Al-Kafii

Jumat, 29 Mei 2026 - 18:45 WIB

BRI Region 13 Malang Salurkan Bantuan CSR Rp86,75 Juta untuk Kembangkan Usaha KUBE Garda Pandawa

Jumat, 29 Mei 2026 - 16:06 WIB

Sorotan Razia Syariat di Banda Aceh: Diduga Libatkan Orang Dekat Pejabat DPRA, Status Masih Menjadi Tanda Tanya

Berita Terbaru