Nahkodai Korwil GAPEMBI Malang Raya , Djoni Sudjatmoko Genjot Sinergi Gizi dan Ekonomi Lokal.

- Redaksi

Jumat, 24 April 2026 - 07:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua DPW GAPEMBI Jatim, H.Makhrus Sholeh, S.H, menyerahkan SK Kepengurusan Korwil Malang Raya kepada Ketua terpilih, Dr.H.Raden Djoni Sudjatmoko, SE, MM,. Foto (Kim)

i

Ketua DPW GAPEMBI Jatim, H.Makhrus Sholeh, S.H, menyerahkan SK Kepengurusan Korwil Malang Raya kepada Ketua terpilih, Dr.H.Raden Djoni Sudjatmoko, SE, MM,. Foto (Kim)

KABUPATEN MALANG (JATIM), NGALAMUTAS.COM – Pengurus Koordinator Wilayah (Korwil) Gabungan Pengusaha Makan Bergizi Indonesia (GAPEMBI) Malang Raya resmi dilantik dalam seremoni yang berlangsung di Pendopo Kabupaten Malang, Jalan Merdeka Timur No.3, Kiduldalem, Kecamatan Klojen, Kota Malang, Jumat (24/04/2026) pagi.

Dalam pelantikan tersebut, Dr. H. Raden Djoni Sudjatmoko, SE., MM resmi ditetapkan sebagai Ketua Korwil GAPEMBI Malang Raya. Ia akan memimpin konsolidasi organisasi guna memperkuat peran strategis para pengusaha makanan dan minuman di wilayah Malang Raya.

Prosesi pelantikan dipimpin langsung oleh Ketua DPW GAPEMBI Jawa Timur, H. Makhrus Sholeh, S.H., serta disaksikan Sekretaris Daerah Kabupaten Malang, Dr. Ir. Budiar, M.Si., Mayjen (Purn) TNI Nurchahyanto, jajaran pengurus GAPEMBI Jawa Timur, Forkopimda Malang Raya, Muspika Kabupaten Malang, serta sejumlah tamu undangan lainnya.

Dalam keterangannya kepada awak media, Ketua Korwil GAPEMBI Malang Raya, Dr. H. Raden Djoni Sudjatmoko, menegaskan komitmennya untuk mendorong sinergi pengelolaan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayah Malang Raya.

Menurutnya, pengelolaan SPPG harus melibatkan berbagai pihak, termasuk Badan Gizi Nasional (BGN) dan pemerintah daerah, guna memastikan optimalisasi penyajian makanan bergizi bagi masyarakat.

“Fokus utama program ini adalah penerima manfaat seperti siswa sekolah, ibu hamil, hingga janin sebagai bagian dari persiapan menuju Indonesia Emas 2045. Asupan gizi harus terjaga secara berkelanjutan untuk meningkatkan kualitas fisik dan psikis generasi mendatang,” ujar Djoni.

Ia menambahkan, meskipun program SPPG di Indonesia tergolong baru, percepatan pengembangan terus dilakukan. Bahkan, menurutnya, di negara lain program serupa membutuhkan waktu lebih dari satu dekade untuk mencapai tahap mapan.

Selain aspek kesehatan, Djoni menekankan bahwa program Makan Bergizi Gratis (MBG) juga memiliki dampak signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi lokal.

Ia menjelaskan bahwa pengadaan bahan pangan tidak dilakukan secara terpusat, melainkan melalui pelibatan UMKM dan koperasi setempat.

“Ini menjadi peluang besar bagi UMKM, karena sekitar 85 persen masyarakat Indonesia berada di sektor tersebut. Dengan sistem ini, ekonomi daerah bisa tumbuh lebih merata,” tegasnya.

Meski demikian, ia menekankan bahwa standar mutu bahan tetap harus dijaga melalui sistem koordinasi dan pertukaran informasi antar pengelola SPPG.

Ketua Korwil GAPEMBI Malang Raya tanda tangani SK Kepengurusan disaksikan pengurus Jawa Timur. Foto (Kim)

Djoni mengungkapkan, saat ini terdapat sekitar 400 unit SPPG yang telah beroperasi di Malang Raya. Namun, untuk mencapai target ideal, masih dibutuhkan sekitar 50 unit tambahan.

“Ini menjadi pekerjaan rumah bersama agar pelayanan pemenuhan gizi bisa menjangkau seluruh masyarakat secara optimal,” katanya.

Dalam pengelolaan SPPG, Djoni menekankan pentingnya peran mitra dapur dalam menggerakkan ekonomi lokal. Ia menyebut, setiap mitra dapur wajib mengutamakan penggunaan produk UMKM di wilayah masing-masing.

Cakupan distribusi bahan dimulai dari tingkat kecamatan, kemudian meluas ke kabupaten, kota, hingga kawasan Malang Raya yang meliputi Kota Malang dan Kota Batu.

“Malang Raya memiliki potensi besar dalam penyediaan bahan pokok. Ini harus dimaksimalkan agar kebutuhan dapur SPPG bisa dipenuhi dari daerah sendiri,” ujarnya.

Serah terima cindera mata dari Ketua DPW GAPEMBI Jatim, H.Makhrus Sholeh,S.H. Foto (Kim)

Meski demikian, ia mengakui masih terdapat kendala dalam ketersediaan beras premium di wilayah Malang Raya. Saat ini, sebagian besar dapur SPPG masih bergantung pada pasokan dari luar daerah seperti Kediri dan Lumajang.

“Kita ingin ke depan muncul pengusaha beras lokal yang mampu menyediakan beras premium sesuai standar. Ini penting untuk menjaga kualitas dan higienitas makanan,” jelasnya.

Terkait pengawasan, Djoni menegaskan bahwa pendekatan yang dilakukan bukan bersifat kaku, melainkan kolaboratif melalui sharing dan pertukaran gagasan antar pengelola.

Ketua Korwil GAPEMBI Malang Raya, Dr.H.Raden Djoni Sudjatmoko memberikan keterangan kepada awak media. Foto (Kim)

Fokus utama pengawasan meliputi standarisasi higienitas dapur serta kualitas bahan baku. Selain itu, pelaku UMKM juga diberikan arahan terkait sumber bahan yang memenuhi standar.

“Tujuan akhirnya adalah memastikan makanan yang disajikan benar-benar berkualitas dan aman dikonsumsi,” pungkasnya.

Dengan pelantikan ini, GAPEMBI Malang Raya diharapkan mampu menjadi motor penggerak sinergi antara sektor usaha, pemerintah, dan masyarakat dalam memperkuat ketahanan pangan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis lokal.

(Kim)

Loading

Berita Terkait

Kebakaran Melanda Instalasi Gizi RSSA Malang: Tak Ada Korban Jiwa, Layanan Pasien Tetap Terjamin
Musibah di Tengah Karnaval: Sebuah Penantian yang Tak Berujung Pulang
Aktivis Blora Ultimatum SK Menteri ESDM soal Gunung Ungaran: “Stop Proyek Perusak Alam, Jangan Korbankan Gunung demi Energi!
Polda Jateng; Keselamatan Anak Tanggung Jawab Kita Bersama, Orang Tua Diminta Tingkatkan Pengawasan
Dugaan Penahanan Dana Calon Siswa Senilai Rp22,5 Juta Tanpa Layanan Pendidikan
Pastikan Tidak Membawa Senpi dan Barang Berbahaya, Saat Apel, Bid Propam Polda Jateng Cek Semua Personel Yang Layani Penyampaian Pendapat Di Tugu Muda
Breaking News. Kebakaran Besar Melanda Pabrik Bingkai di Perbatasan Jakarta Timur–Bekasi, Asap Pekat Membubung Tinggi
Gedung Bapenda DKI Jakarta Terbakar di Tengah Malam, 20 Unit Pemadam dan 100 Personel Dikerahkan

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 10:25 WIB

Kebakaran Melanda Instalasi Gizi RSSA Malang: Tak Ada Korban Jiwa, Layanan Pasien Tetap Terjamin

Minggu, 30 Agustus 2026 - 22:38 WIB

Musibah di Tengah Karnaval: Sebuah Penantian yang Tak Berujung Pulang

Minggu, 30 Agustus 2026 - 21:33 WIB

Aktivis Blora Ultimatum SK Menteri ESDM soal Gunung Ungaran: “Stop Proyek Perusak Alam, Jangan Korbankan Gunung demi Energi!

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 14:47 WIB

Polda Jateng; Keselamatan Anak Tanggung Jawab Kita Bersama, Orang Tua Diminta Tingkatkan Pengawasan

Rabu, 26 Agustus 2026 - 22:30 WIB

Dugaan Penahanan Dana Calon Siswa Senilai Rp22,5 Juta Tanpa Layanan Pendidikan

Rabu, 26 Agustus 2026 - 22:06 WIB

Pastikan Tidak Membawa Senpi dan Barang Berbahaya, Saat Apel, Bid Propam Polda Jateng Cek Semua Personel Yang Layani Penyampaian Pendapat Di Tugu Muda

Selasa, 11 Agustus 2026 - 21:10 WIB

Breaking News. Kebakaran Besar Melanda Pabrik Bingkai di Perbatasan Jakarta Timur–Bekasi, Asap Pekat Membubung Tinggi

Jumat, 7 Agustus 2026 - 17:22 WIB

Gedung Bapenda DKI Jakarta Terbakar di Tengah Malam, 20 Unit Pemadam dan 100 Personel Dikerahkan

Berita Terbaru