Misteri Penemuan Jenazah Bayi di Halaman Kontrakan Desa Ngebruk Terungkap, Pelaku Adalah Siswi PKL

- Redaksi

Selasa, 23 Desember 2025 - 22:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBERPUCUNG (KABUPATEN MALANG), NGALAMUTAS.COM – Digegerkan dengan penemuan jenazah bayi yang dikubur dangkal di halaman rumah kontrakan pada Kamis (18/12/2025). Jasad bayi yang sudah membusuk itu pertama kali ditemukan setelah seekor anjing menariknya dari dalam lubang kubur, sebelum akhirnya diketahui oleh para penghuni kontrakan dan dilaporkan kepada warga serta kepolisian.

Setelah melakukan pemeriksaan intensif terhadap seluruh delapan siswi Praktik Kerja Lapangan (PKL) yang menyewa rumah kontrakan itu, polisi akhirnya mengungkap identitas pelaku pembuangan jasad. Kapolsek Sumberpucung Iptu Choirul Mustofa mengkonfirmasi bahwa pelaku berinisial W adalah salah satu dari siswi PKL tersebut dan juga ibu kandung dari bayi malang itu.

“ Ia nekat mengubur bayinya di halaman rumah kontrakannya sekitar dua pekan lalu,” ungkap Choirul melalui pesan singkat pada Senin (22/12/2025).

Menurut keterangan W yang mengaku kepada polisi, ia melahirkan bayi tersebut seorang diri di kamar mandi rumah kontrakan sekitar pukul 02.00 WIB. Saat dilahirkan, W menyatakan telah memastikan bahwa bayinya sudah dalam kondisi meninggal dunia. Karena panik dan takut kehamilannya diketahui orang lain, ia segera mengambil cangkul dan mengubur bayinya di halaman rumah.

Saat ini, penanganan perkara telah dilimpahkan ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Malang untuk didalami lebih lanjut. Kasatreskrim Polres Malang AKP Muchammad Nur membenarkan bahwa pihaknya tengah melakukan pendalaman atas kasus tersebut, termasuk memastikan penyebab kematian bayi. “Iya, perkara ini tengah kami dalami lebih lanjut. Perkembangan akan kami update lebih lanjut,” ujarnya singkat.

Sumber: Humas Satreskrim Polres Malang.

Ngalamutas.com

Loading

Berita Terkait

Kebakaran Melanda Instalasi Gizi RSSA Malang: Tak Ada Korban Jiwa, Layanan Pasien Tetap Terjamin
Musibah di Tengah Karnaval: Sebuah Penantian yang Tak Berujung Pulang
Aktivis Blora Ultimatum SK Menteri ESDM soal Gunung Ungaran: “Stop Proyek Perusak Alam, Jangan Korbankan Gunung demi Energi!
Polda Jateng; Keselamatan Anak Tanggung Jawab Kita Bersama, Orang Tua Diminta Tingkatkan Pengawasan
Dugaan Penahanan Dana Calon Siswa Senilai Rp22,5 Juta Tanpa Layanan Pendidikan
Pastikan Tidak Membawa Senpi dan Barang Berbahaya, Saat Apel, Bid Propam Polda Jateng Cek Semua Personel Yang Layani Penyampaian Pendapat Di Tugu Muda
Breaking News. Kebakaran Besar Melanda Pabrik Bingkai di Perbatasan Jakarta Timur–Bekasi, Asap Pekat Membubung Tinggi
Gedung Bapenda DKI Jakarta Terbakar di Tengah Malam, 20 Unit Pemadam dan 100 Personel Dikerahkan

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 10:25 WIB

Kebakaran Melanda Instalasi Gizi RSSA Malang: Tak Ada Korban Jiwa, Layanan Pasien Tetap Terjamin

Minggu, 30 Agustus 2026 - 22:38 WIB

Musibah di Tengah Karnaval: Sebuah Penantian yang Tak Berujung Pulang

Minggu, 30 Agustus 2026 - 21:33 WIB

Aktivis Blora Ultimatum SK Menteri ESDM soal Gunung Ungaran: “Stop Proyek Perusak Alam, Jangan Korbankan Gunung demi Energi!

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 14:47 WIB

Polda Jateng; Keselamatan Anak Tanggung Jawab Kita Bersama, Orang Tua Diminta Tingkatkan Pengawasan

Rabu, 26 Agustus 2026 - 22:30 WIB

Dugaan Penahanan Dana Calon Siswa Senilai Rp22,5 Juta Tanpa Layanan Pendidikan

Rabu, 26 Agustus 2026 - 22:06 WIB

Pastikan Tidak Membawa Senpi dan Barang Berbahaya, Saat Apel, Bid Propam Polda Jateng Cek Semua Personel Yang Layani Penyampaian Pendapat Di Tugu Muda

Selasa, 11 Agustus 2026 - 21:10 WIB

Breaking News. Kebakaran Besar Melanda Pabrik Bingkai di Perbatasan Jakarta Timur–Bekasi, Asap Pekat Membubung Tinggi

Jumat, 7 Agustus 2026 - 17:22 WIB

Gedung Bapenda DKI Jakarta Terbakar di Tengah Malam, 20 Unit Pemadam dan 100 Personel Dikerahkan

Berita Terbaru