MEULABOH, NGALAMUTAS.COM – Dinamika politik di Tanah Rencong kembali mencatat momen berharga. Mantan Panglima Gerakan Aceh Merdeka (GAM) wilayah Aceh Barat, Ofa Muat Nadi—yang selama ini dikenal luas dengan sapaan Panglima Nadi—secara resmi menyatakan dukungan dan bergabung ke dalam barisan Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Aceh. Langkah ini menjadi bukti nyata semakin luasnya dukungan terhadap semangat persatuan yang diusung partai.
Prosesi pengukuhan keanggotaan berlangsung penuh kehangatan di kediaman Panglima Nadi, kawasan Jalan Iskandar Muda, Kecamatan Johan Pahlawan, Meulaboh, pada Selasa (8/7/2026). Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PSI Aceh, T. Rival Amiruddin, secara langsung memasangkan jaket kebesaran partai kepada Panglima Nadi, disaksikan jajaran pengurus inti PSI Aceh serta tokoh masyarakat setempat.
Langkah Persatuan yang Membawa Harapan
Kehadiran Panglima Nadi membawa makna mendalam bagi perjalanan PSI di Aceh. Tokoh yang pernah memimpin perjuangan di wilayah ini kini memilih untuk melanjutkan pengabdiannya melalui jalur pembangunan yang damai dan berkeadilan.
Ketua DPW PSI Aceh, T. Rival Amiruddin, menyambut baik langkah tersebut. “Kehadiran Panglima Nadi adalah anugerah besar bagi kami. Beliau adalah bukti bahwa nilai-nilai solidaritas, persaudaraan, dan kebersamaan yang kami bawa mampu merangkul seluruh elemen, tanpa melihat latar belakang masa lalu. Kami ingin membangun Aceh yang maju, damai, dan sejahtera bagi semua,” ujarnya.
Sementara itu, Panglima Nadi menyampaikan bahwa keputusan ini diambil setelah pertimbangan matang dan diskusi panjang dengan berbagai pihak. Menurutnya, PSI adalah wadah yang tepat untuk memperjuangkan aspirasi masyarakat Aceh Barat yang selama ini mendambakan perubahan nyata.
“Saya melihat PSI memiliki semangat baru, tidak bertentangan dengan sejarah, dan sangat menghargai keberagaman. Saya ingin mengabdikan sisa tenaga dan pikiran saya untuk bersama-sama berjuang membangun Aceh Barat, menjaga kedamaian yang sudah ada, serta memastikan kesejahteraan benar-benar dirasakan oleh masyarakat,” ungkap Panglima Nadi dengan nada tegas namun tenang.
Memperkuat Komitmen Membangun Daerah
Bergabungnya tokoh dengan pengalaman luas seperti Panglima Nadi diharapkan dapat memperkuat posisi PSI Aceh dalam merangkul berbagai lapisan masyarakat—mulai dari kalangan tokoh adat, mantan kombatan, hingga generasi muda.
PSI menilai, persatuan adalah kunci utama kemajuan. Semangat yang ditunjukkan Panglima Nadi menjadi bukti bahwa perbedaan masa lalu tidak boleh menjadi penghalang untuk melangkah bersama menyongsong masa depan yang lebih cerah.
Kini, barisan PSI Aceh semakin kokoh. Langkah selanjutnya, seluruh kekuatan ini akan difokuskan untuk menyuarakan aspirasi masyarakat, memperjuangkan pembangunan infrastruktur yang merata, serta menjaga keutuhan dan kedamaian di seluruh pelosok Aceh.
LS – Ngalamutas.com
![]()







