Menjelang Pensiun Irjen Marzuki Ali Basyah: Bursa Calon Kapolda Aceh Mula Menghangat

- Redaksi

Senin, 8 Juni 2026 - 04:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_16908288

i

Oplus_16908288

ACEH, NGALAMUTAS.COM – Suasana politik dan birokrasi di lingkungan kepolisian Aceh mulai terasa bergejolak seiring mendekatnya akhir masa tugas Irjen Polisi Marzuki Ali Basyah selaku Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Aceh. Jenderal bintang dua kelahiran asli Aceh, tepatnya dari Kecamatan Tangse, Kabupaten Pidie, itu dijadwalkan akan memasuki masa purnabakti pada 20 Juni 2026 mendatang, setelah mencapai batas usia pensiun 58 tahun sesuai dengan ketentuan yang berlaku di lingkungan Kepolisian Republik Indonesia.

Bagi masyarakat Aceh, pergantian pemimpin tertinggi di kepolisian daerah ini bukan sekadar agenda rutin rotasi jabatan seperti di daerah lain. Keberadaan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2006 tentang Pemerintahan Aceh (UUPA) yang mengukuhkan status kekhususan daerah ini, menjadikan sosok Kapolda memiliki peran strategis dan dimensi tanggung jawab yang lebih luas, baik dalam menjaga keamanan maupun mendukung stabilitas pemerintahan daerah.

Hingga memasuki awal Juni 2026, belum ada sinyal resmi atau pengumuman dari Markas Besar Polri mengenai siapa nama yang akan ditetapkan untuk menggantikan Irjen Marzuki. Meski demikian, di kalangan pengamat, praktisi keamanan, maupun lingkungan internal kepolisian, pembicaraan mengenai siapa sosok yang layak dan berpeluang besar menduduki kursi strategis tersebut mulai santer terdengar.

Sempat muncul pula wacana di kalangan internal mengenai kemungkinan adanya perpanjangan masa dinas bagi Irjen Marzuki Ali Basyah. Namun, sejumlah sumber yang memahami dinamika mutasi dan promosi perwira tinggi Polri menilai peluang tersebut sangat kecil dan nyaris tidak mungkin terjadi.

Selain faktor usia yang sudah berada di ambang batas maksimal pensiun, kebutuhan akan regenerasi kepemimpinan di tubuh Polri menjadi pertimbangan utama yang tidak bisa diabaikan. Organisasi kepolisian dinilai memerlukan pergantian untuk memberikan ruang pengembangan karier bagi perwira-perwira tinggi lain yang telah memenuhi syarat jenjang kepangkatan dan kemampuan.

“Biasanya menjelang batas usia pensiun seorang pejabat tinggi, proses regenerasi akan dilakukan. Ada kebutuhan organisasi untuk memberi ruang promosi kepada perwira tinggi yang telah memenuhi syarat dan jenjang karier agar dinamika kepemimpinan tetap terjaga,” ungkap salah satu sumber di lingkungan kepolisian yang enggan disebutkan identitasnya.

Situasi ini pun membuat perhatian publik tertuju pada sejumlah nama perwira tinggi yang dinilai memiliki rekam jejak dan kompetensi untuk memimpin Polda Aceh pada periode selanjutnya.

Salah satu nama yang paling sering disebut-sebut dan dianggap memiliki peluang besar adalah Brigadir Jenderal Polisi Ari Wahyu Widodo. Saat ini, Brigjen Ari menjabat sebagai Wakil Kepala Kepolisian Daerah (Wakapolda) Aceh, posisi yang menempatkannya sebagai orang kedua dalam struktur pimpinan di wilayah ini. Kedekatannya dengan dinamika keamanan Aceh serta pemahamannya terhadap karakter daerah menjadikannya salah satu kandidat terkuat yang kini menjadi sorotan utama di tengah bursa pergantian ini.

LS – Ngalamutas.com

Loading

Berita Terkait

Kebakaran Melanda Instalasi Gizi RSSA Malang: Tak Ada Korban Jiwa, Layanan Pasien Tetap Terjamin
Musibah di Tengah Karnaval: Sebuah Penantian yang Tak Berujung Pulang
Aktivis Blora Ultimatum SK Menteri ESDM soal Gunung Ungaran: “Stop Proyek Perusak Alam, Jangan Korbankan Gunung demi Energi!
Polda Jateng; Keselamatan Anak Tanggung Jawab Kita Bersama, Orang Tua Diminta Tingkatkan Pengawasan
Dugaan Penahanan Dana Calon Siswa Senilai Rp22,5 Juta Tanpa Layanan Pendidikan
Pastikan Tidak Membawa Senpi dan Barang Berbahaya, Saat Apel, Bid Propam Polda Jateng Cek Semua Personel Yang Layani Penyampaian Pendapat Di Tugu Muda
Breaking News. Kebakaran Besar Melanda Pabrik Bingkai di Perbatasan Jakarta Timur–Bekasi, Asap Pekat Membubung Tinggi
Gedung Bapenda DKI Jakarta Terbakar di Tengah Malam, 20 Unit Pemadam dan 100 Personel Dikerahkan

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 10:25 WIB

Kebakaran Melanda Instalasi Gizi RSSA Malang: Tak Ada Korban Jiwa, Layanan Pasien Tetap Terjamin

Minggu, 30 Agustus 2026 - 22:38 WIB

Musibah di Tengah Karnaval: Sebuah Penantian yang Tak Berujung Pulang

Minggu, 30 Agustus 2026 - 21:33 WIB

Aktivis Blora Ultimatum SK Menteri ESDM soal Gunung Ungaran: “Stop Proyek Perusak Alam, Jangan Korbankan Gunung demi Energi!

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 14:47 WIB

Polda Jateng; Keselamatan Anak Tanggung Jawab Kita Bersama, Orang Tua Diminta Tingkatkan Pengawasan

Rabu, 26 Agustus 2026 - 22:30 WIB

Dugaan Penahanan Dana Calon Siswa Senilai Rp22,5 Juta Tanpa Layanan Pendidikan

Rabu, 26 Agustus 2026 - 22:06 WIB

Pastikan Tidak Membawa Senpi dan Barang Berbahaya, Saat Apel, Bid Propam Polda Jateng Cek Semua Personel Yang Layani Penyampaian Pendapat Di Tugu Muda

Selasa, 11 Agustus 2026 - 21:10 WIB

Breaking News. Kebakaran Besar Melanda Pabrik Bingkai di Perbatasan Jakarta Timur–Bekasi, Asap Pekat Membubung Tinggi

Jumat, 7 Agustus 2026 - 17:22 WIB

Gedung Bapenda DKI Jakarta Terbakar di Tengah Malam, 20 Unit Pemadam dan 100 Personel Dikerahkan

Berita Terbaru