Krisis Oksigen di RS Azalia Bale Atu: Nyawa Bayi dan Ibu Terancam

- Redaksi

Kamis, 4 Desember 2025 - 12:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KABUPATEN BENER MERIAH, NGALAMUTAS.COM – Rumah Sakit (RS) Azalia yang terletak di Bale Atu, Kecamatan Bukit, Kabupaten Bener Meriah, sedang menghadapi krisis stok oksigen yang mengkhawatirkan. Saat ini hanya tersisa dua tabung oksigen yang diperkirakan hanya bertahan selama satu hari, sehingga berpotensi mengancam keselamatan bayi yang baru lahir dan ibu hamil.

Keterangan tersebut disampaikan Direktur RS Azalia, Fitri Amalia Rahma, pada Kamis (4 Desember 2025). Menurutnya, berdasarkan kesepakatan pasca bencana banjir, seluruh tindakan penanganan ibu hamil di Bener Meriah dipusatkan di RS Azalia, sementara RSUD Muyang Kute difokuskan untuk pelayanan bedah.

“Dua tabung oksigen yang tersisa saat ini hanya dimaksimalkan untuk ruang operasi saja. Setiap hari, rumah sakit ini menangani hingga enam pasien,” ujar Fitri. Kekurangan oksigen memiliki dampak besar terhadap keselamatan pasien, terutama ibu dan bayi. Dia menambahkan, “Jadi harus ada oksigen, jika tidak ada maka kami tidak akan berani melakukan tindakan operasi terhadap pasien yang akan ditangani. Karena ini menyangkut nyawa ibu dan bayi.”

Masalah yang semakin parah adalah kesulitan dalam mendapatkan pasokan oksigen tambahan. Fitri mengaku bingung mencari sumber karena akses jalan dari Aceh Utara dan Kabupaten Bireuen menuju Bener Meriah putus total. Selain itu, stok oksigen di RSUD Muyang Kute juga terbatas.

“Kami harap pemerintah pusat dapat segera mengirimkan oksigen dengan melalui udara,” pinta Fitri dengan harapan bantuan cepat dapat tiba sebelum krisis menjadi lebih parah.

Sumber: AJNN.NET

(Red)

Loading

Berita Terkait

Kebakaran Melanda Instalasi Gizi RSSA Malang: Tak Ada Korban Jiwa, Layanan Pasien Tetap Terjamin
Musibah di Tengah Karnaval: Sebuah Penantian yang Tak Berujung Pulang
Aktivis Blora Ultimatum SK Menteri ESDM soal Gunung Ungaran: “Stop Proyek Perusak Alam, Jangan Korbankan Gunung demi Energi!
Polda Jateng; Keselamatan Anak Tanggung Jawab Kita Bersama, Orang Tua Diminta Tingkatkan Pengawasan
Dugaan Penahanan Dana Calon Siswa Senilai Rp22,5 Juta Tanpa Layanan Pendidikan
Pastikan Tidak Membawa Senpi dan Barang Berbahaya, Saat Apel, Bid Propam Polda Jateng Cek Semua Personel Yang Layani Penyampaian Pendapat Di Tugu Muda
Breaking News. Kebakaran Besar Melanda Pabrik Bingkai di Perbatasan Jakarta Timur–Bekasi, Asap Pekat Membubung Tinggi
Gedung Bapenda DKI Jakarta Terbakar di Tengah Malam, 20 Unit Pemadam dan 100 Personel Dikerahkan

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 10:25 WIB

Kebakaran Melanda Instalasi Gizi RSSA Malang: Tak Ada Korban Jiwa, Layanan Pasien Tetap Terjamin

Minggu, 30 Agustus 2026 - 22:38 WIB

Musibah di Tengah Karnaval: Sebuah Penantian yang Tak Berujung Pulang

Minggu, 30 Agustus 2026 - 21:33 WIB

Aktivis Blora Ultimatum SK Menteri ESDM soal Gunung Ungaran: “Stop Proyek Perusak Alam, Jangan Korbankan Gunung demi Energi!

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 14:47 WIB

Polda Jateng; Keselamatan Anak Tanggung Jawab Kita Bersama, Orang Tua Diminta Tingkatkan Pengawasan

Rabu, 26 Agustus 2026 - 22:30 WIB

Dugaan Penahanan Dana Calon Siswa Senilai Rp22,5 Juta Tanpa Layanan Pendidikan

Rabu, 26 Agustus 2026 - 22:06 WIB

Pastikan Tidak Membawa Senpi dan Barang Berbahaya, Saat Apel, Bid Propam Polda Jateng Cek Semua Personel Yang Layani Penyampaian Pendapat Di Tugu Muda

Selasa, 11 Agustus 2026 - 21:10 WIB

Breaking News. Kebakaran Besar Melanda Pabrik Bingkai di Perbatasan Jakarta Timur–Bekasi, Asap Pekat Membubung Tinggi

Jumat, 7 Agustus 2026 - 17:22 WIB

Gedung Bapenda DKI Jakarta Terbakar di Tengah Malam, 20 Unit Pemadam dan 100 Personel Dikerahkan

Berita Terbaru