KPK Siap Memimpin Perubahan dengan Teknologi AI dalam Pemberantasan Korupsi.

- Redaksi

Selasa, 21 Oktober 2025 - 13:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, NGALAMUTAS.COM – Korupsi kini tak lagi terjadi di meja transaksi, tapi juga merambah dunia maya, sistem data, dan algoritma. Karena itu, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bertransformasi menghadapi tantangan baru dengan memanfaatkan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) sebagai senjata strategis dalam pencegahan dan penindakan korupsi.

“Korupsi kini masuk ke ruang digital. Jika tidak dikejar dengan pola pikir manual, kita akan tertinggal. AI harus menjadi perisai pencegahan dan pedang penindakan,” tegas Wakil Ketua KPK, Agus Joko Pramono, dalam workshop eksekutif bertajuk “AI x KPK: Saatnya KPK Melangkah Lebih Cerdas” di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Senin (20/10).

Agus menjelaskan empat pilar transformasi digital KPK, yakni perubahan mindset menuju kerja tanpa batas ruang dan waktu, transformasi proses bisnis agar lebih adaptif, penguatan IT driven organization di seluruh unit, serta data driven decision making guna memastikan keputusan diambil berdasarkan data akurat dan real time.

Menurutnya, AI akan menjadi katalis utama pada tiga pilar kerja KPK yaitu pencegahan, penindakan, dan pendidikan. Dari analisis pola korupsi hingga peningkatan transparansi publik, teknologi ini akan memperkuat sistem pemberantasan korupsi di Indonesia.

Meski begitu, ia mengingatkan pentingnya tata kelola dan etika dalam penerapan algoritma. “Kita perlu kontrol ketat agar algoritma yang digunakan menjamin etika dan transparansi,” katanya.

Sementara itu, Deputi Bidang Informasi dan Data KPK, Eko Marjono, menyebut penerapan AI bukan sekadar modernisasi teknologi, melainkan langkah strategis memperkuat sistem kerja dan kapasitas kelembagaan KPK. “Tema hari ini, ‘AI dan KPK: Saatnya Melangkah Lebih Cerdas’, menggambarkan komitmen kita agar tidak sekadar beradaptasi dengan perubahan, tapi memimpin perubahan itu,” ujarnya.

Eko menambahkan, penerapan AI akan digunakan mulai dari deteksi risiko korupsi, analisis transaksi mencurigakan, hingga dukungan penindakan berbasis data. Namun, teknologi secanggih apa pun, katanya, tetap harus berpijak pada nilai integritas dan efisiensi.

“AI tetap memerlukan arahan, nilai, dan kebijakan kuat. Setiap inovasi teknologi harus berlandaskan integritas dan efisiensi,” tegasnya

Workshop ini juga menghadirkan CEO Algoritma, Samuel Mulia, yang menampilkan praktik penggunaan berbagai AI tools seperti Microsoft Copilot, Gamma, dan Sectors.app untuk mendukung efisiensi kerja serta analisis data KPK.

Menutup sesi, Agus menyampaikan harapan agar AI tidak hanya menjadi alat atau tren sesaat, melainkan bagian dari visi besar Indonesia untuk membebaskan negeri dari jeratan korupsi. Ia mengajak seluruh insan KPK berpikiran terbuka, adaptif, dan berani berinovasi dengan tetap menjunjung integritas.

Langkah ini menegaskan posisi KPK sebagai lembaga penegak hukum yang siap menjadi pelopor penggunaan teknologi cerdas dalam menjaga integritas bangsa. Kegiatan ini turut dihadiri Ketua KPK Setyo Budiyanto, Wakil Ketua Ibnu Basuki Widodo, serta jajaran pimpinan dan pegawai KPK. (K&D).

Berita Terkait

Semarak HUT ke-43, Srikandi PP Kota Malang Turun Langsung Bersihkan Lingkungan dan Baksos 
Klenteng Eng An Kiong Malang Gelar Ritual She Jien Kiem Sin, Tebarkan Pesan Welas Asih Dewi Kwan Im
Rayakan HUT ke-67, Pemuda Pancasila Kota Malang Padukan Konvoi Kebangsaan dan Aksi Sosial
Festival Dolanan Anak di GOR Ken Arok, 17 Permainan Tradisional Dikenalkan kepada Anak PAUD
Kapolresta Malang Kota Edukasi Siswa SMAN 4 tentang Bahaya Cyber Crime, NAPZA, dan Bullying
Kapolresta Malang Kota Apresiasi Aksi Damai Aliansi Rakyat Bangkit Bersatu, Sampaikan Permohonan Maaf kepada Pengguna Jalan
Tekan Pengangguran, Ketua DPRD Kota Malang Desak Pendataan Tenaga Kerja Menyeluruh
Semeru Institute Soroti Karhutla dan Korupsi, Komitmen Pemerintahan Prabowo-Gibran Diuji

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 14:14 WIB

Semarak HUT ke-43, Srikandi PP Kota Malang Turun Langsung Bersihkan Lingkungan dan Baksos 

Kamis, 29 Oktober 2026 - 12:20 WIB

Klenteng Eng An Kiong Malang Gelar Ritual She Jien Kiem Sin, Tebarkan Pesan Welas Asih Dewi Kwan Im

Kamis, 29 Oktober 2026 - 06:45 WIB

Rayakan HUT ke-67, Pemuda Pancasila Kota Malang Padukan Konvoi Kebangsaan dan Aksi Sosial

Kamis, 29 Oktober 2026 - 05:58 WIB

Festival Dolanan Anak di GOR Ken Arok, 17 Permainan Tradisional Dikenalkan kepada Anak PAUD

Kamis, 29 Oktober 2026 - 04:55 WIB

Kapolresta Malang Kota Edukasi Siswa SMAN 4 tentang Bahaya Cyber Crime, NAPZA, dan Bullying

Kamis, 29 Oktober 2026 - 04:00 WIB

Tekan Pengangguran, Ketua DPRD Kota Malang Desak Pendataan Tenaga Kerja Menyeluruh

Kamis, 29 Oktober 2026 - 03:28 WIB

Semeru Institute Soroti Karhutla dan Korupsi, Komitmen Pemerintahan Prabowo-Gibran Diuji

Rabu, 28 Oktober 2026 - 14:46 WIB

Momentum Sumpah Pemuda 2026, SMKN 12 Malang Gelar Sosialisasi Hukum Season 2, Cegah Bullying Sejak Dini

Berita Terbaru