Keracunan MBG di Bandung Barat: Tak Hanya Siswa SMPN 1 Cisarua yang Jadi Korban

- Redaksi

Rabu, 15 Oktober 2025 - 04:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDUNG BARAT, NGALAMUTAS.COM – Ratusan siswa SMP Negeri 1 Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (KBB), mengalami keracunan setelah mengonsumsi menu Makan Bergizi Gratis (MBG) pada Selasa (14/10/2025). Para siswa mengeluhkan gejala seperti pusing, mual, muntah, dan sesak napas. Sebagian siswa dirawat di posko penanganan keracunan massal yang didirikan di sekolah, sementara yang lainnya dirujuk ke klinik dan rumah sakit terdekat.

Dinas Kesehatan KBB mengungkapkan bahwa SPPG Panyandaan, selaku distributor menu MBG, tidak hanya mendistribusikan ke SMPN 1 Cisarua. Sekolah lain seperti SMKN 1 Cisarua, MA Bina Insani, MA Ponpes Al Furqon, MTs Ponpes Al Furqon, PAUD Al Muslimin, SDN 1 Garuda, dan SDN 1 Barukai juga menerima pasokan MBG. Total porsi MBG yang dibagikan mencapai 3.649 porsi.

“Tidak hanya dari SMPN 1 Cisarua, ada juga siswa SMK yang menjadi korban. Namun, kami belum bisa memastikan dari sekolah mana, karena fokus utama kami adalah menangani para korban,” ujar Plt Kepala Dinas Kesehatan KBB, Lia N Sukandar, saat dikonfirmasi pada Rabu (15/10/2025).

Pihak Dinas Kesehatan langsung merujuk siswa yang menunjukkan gejala lebih parah ke beberapa fasilitas kesehatan, termasuk Klinik Advent, RSUD Lembang, RS Kharisma Cimareme, serta sebuah klinik swasta di Cimahi.

“Gejala yang dialami meliputi mual, pusing, muntah, dan beberapa mengalami sesak napas. Untuk kasus yang lebih parah, sudah kami rujuk ke rumah sakit dan klinik,” jelas Lia.

Menu MBG yang disajikan pada hari itu terdiri dari ayam kecap, capcay, tahu goreng, lalapan, nasi, dan buah melon. Beberapa siswa yang mengalami keracunan melaporkan adanya bau tidak sedap saat kemasan MBG dibuka untuk disantap bersama sekitar pukul 09.30 WIB.

Kepala SMPN 1 Cisarua, Agus Solihin, menyatakan bahwa sekolahnya menerima total 1.300 paket MBG, dengan 1.250 paket di antaranya telah dibagikan dan dikonsumsi oleh siswa. Sisa paket tidak terbagikan karena ada siswa yang tidak masuk sekolah.

“Sekitar 1.250 paket telah dikonsumsi, karena sebagian siswa tidak hadir. Totalnya ada 1.300 paket,” kata Agus.

Sumber: Detik.com
(LS)

Berita Terkait

Ibu dan Anak Hilang Lebih Sepekan di Kebumen, Ditemukan Aman di Lamongan
Polres Pasuruan Amankan Pemuda atas Kasus Persetubuhan Anak di Bawah Umur
Wakasad Tutup TMMD ke-126, Tekankan Kemanunggalan TNI-Rakyat.
Dandim 0833 Dampingi Wakasad Kunjungi Dapur SPPG MBG Preneur di Kota Malang.
Modus Lowongan Satpam Tipu Korban Lewat Akun Instagram, Polres Pasuruan Turun Tangan
Menko Polkam Apresiasi Peran BIN dalam Dukung Kreativitas Anak Muda Papua.
Kombes Nanang Haryono Terima Penghargaan Figur Akselerator Kemajuan kategori Inspirator Perlindungan Anak dan Perempuan.
Wagub Jatim Emil Dardak Tinjau Proyek Drainase di Jalan Soekarno-Hatta, Pastikan Progres dan Minim Gangguan

Berita Terkait

Kamis, 4 Desember 2025 - 12:47 WIB

Ibu dan Anak Hilang Lebih Sepekan di Kebumen, Ditemukan Aman di Lamongan

Jumat, 7 November 2025 - 04:16 WIB

Polres Pasuruan Amankan Pemuda atas Kasus Persetubuhan Anak di Bawah Umur

Jumat, 7 November 2025 - 03:21 WIB

Wakasad Tutup TMMD ke-126, Tekankan Kemanunggalan TNI-Rakyat.

Jumat, 7 November 2025 - 03:08 WIB

Dandim 0833 Dampingi Wakasad Kunjungi Dapur SPPG MBG Preneur di Kota Malang.

Kamis, 6 November 2025 - 12:05 WIB

Modus Lowongan Satpam Tipu Korban Lewat Akun Instagram, Polres Pasuruan Turun Tangan

Kamis, 6 November 2025 - 11:58 WIB

Menko Polkam Apresiasi Peran BIN dalam Dukung Kreativitas Anak Muda Papua.

Kamis, 6 November 2025 - 09:58 WIB

Kombes Nanang Haryono Terima Penghargaan Figur Akselerator Kemajuan kategori Inspirator Perlindungan Anak dan Perempuan.

Kamis, 6 November 2025 - 09:41 WIB

Wagub Jatim Emil Dardak Tinjau Proyek Drainase di Jalan Soekarno-Hatta, Pastikan Progres dan Minim Gangguan

Berita Terbaru