Kejamnya Wilson Penyalur LC di Batam: Dwi Putri Tewas Setelah Disiksa Tanpa Busana, Hidung Dimasukkan Air

- Redaksi

Kamis, 4 Desember 2025 - 02:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BATAM (KEPULAUAN RIAU), NGALAMUTAS.COM – Kekerasan yang tak berperasaan oleh Wilson alias Koko, penyalur Lady Companion (LC) di Batam, terungkap setelah menyebabkan kematian seorang ibu muda bernama Dwi Putri Aprilian Dini (25). Korban yang berasal dari Lampung ditemukan tidak bernyawa di Kompleks Jodoh Permai Blok D28, Kecamatan Batu Ampar, pada Sabtu (29/11/2025), setelah mengalami penyiksaan yang kejam.

Putri awalnya datang ke Batam untuk mencari pekerjaan, tanpa menyadari dirinya akan dijadikan LC oleh Wilson. Menurut Kapolsek Batu Ampar Kompol Amru Abdullah, tempat kerja yang dikelola Wilson memiliki tradisi janggal dan ritual mistis yang dikenakan pada anggota baru, termasuk menenggak minuman beralkohol. Ketika Putri menolak minuman itu, ia berteriak histeris dan dianggap “kerasukan” oleh pelaku.

Situasi memburuk ketika kekasih Wilson, Anik Istikomah alias Mami (36), membuat video rekayasa yang seolah-olah Putri menyerang Wilson. “Videonya direkayasa seolah korban mencekik pelaku. Padahal itu tidak benar. Wilson percaya dan marah besar,” ujar Amru pada Senin (1/12/2025).

Marah akibat video itu, Wilson memerintahkan dua koordinatornya, Putri Enjelina alias Papi Tama (32) dan Salmianti alias Papi Carles (32), untuk mengikat tubuh Putri dan melakban mulutnya. Penyiksaan tidak berhenti di situ: korban disuruh melepas pakaiannya, ditendang, dipukul, hingga bagian tubuhnya dibungkus lakban. Yang paling fatal, hidung Putri dimasukkan air menggunakan selang sementara mulutnya tertutup rapat. “Korban meninggal karena tidak bisa bernapas. Hidungnya dimasukkan air, mulut dilakban. Itu bentuk penyiksaan paling kejam,” jelas Kapolsek.

Sebelum ditemukan, tubuh Putri tidak dibawa ke fasilitas kesehatan terdekat, melainkan diangkut sejauh hampir 25 kilometer ke RS Elisabeth, Sei Lekop. Polisi menduga tindakan itu untuk menghilangkan jejak lokasi kejadian sebenarnya.

Setelah kasus ini mencuat, sejumlah mantan pekerja tempat Putri bekerja angkat suara mengungkap praktik kekerasan yang sudah lama terjadi. Elsa, yang kabur pada Maret 2025, mengatakan kondisi di sana “mencekam” dan anggota baru dari kampung sering digilakkan. Puji, keluarga mantan LC lainnya, menegaskan kekerasan di situ “bukan kasar lagi, tapi biadab”. Answa, mantan admin, juga mengaku kabur karena tidak tahan melihat perlakuan tidak manusiawi.

Saat ini, empat pelaku telah ditangkap dan ditetapkan sebagai tersangka, yaitu Wilson (pelaku utama dan pemilik tempat), Anik (pembuat video rekayasa), Papi Tama (koordinator lapangan), dan Papi Carles (koordinator penyiksaan). Polsek Batu Ampar telah menggelar eksposisi kasus untuk mengungkap seluruh keterangan.

(Humas/Red)

Loading

Berita Terkait

Motor hingga Uang Tunai Raib Dibawa Maling, Warga Sidorejo Malang Terkejut Pagi Hari
Mandiri Ekonomi, Cara DPC Srikandi PP Kota Malang Terjemahkan Perjuangan Kartini.
Target Besar DPD PAN Kabupaten Malang Memecah Kebuntuan Kursi DPRD Melalui Sosok Visioner Abah Makhrus.
Polantas Menyapa : Polres Probolinggo Intensifkan Edukasi Keselamatan Berkendara
Polresta Malang Kota Edukasi Pelajar tentang Bahaya Kejahatan Siber dan Judol
Cetak Auditor Tangguh, Ditpamobvit Korsabhara Baharkam Polri Tuntaskan Pelatihan Sispamobvitnas
Kapolres Kediri Terima Audiensi PJDBI, Bahas Penguatan Diklat dan Edukasi Kebangsaan
Polres Blora Amankan Ratusan Tabung LPG Bersubsidi Ilegal dari Tuban

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 16:52 WIB

Motor hingga Uang Tunai Raib Dibawa Maling, Warga Sidorejo Malang Terkejut Pagi Hari

Selasa, 21 April 2026 - 12:28 WIB

Mandiri Ekonomi, Cara DPC Srikandi PP Kota Malang Terjemahkan Perjuangan Kartini.

Selasa, 21 April 2026 - 12:21 WIB

Target Besar DPD PAN Kabupaten Malang Memecah Kebuntuan Kursi DPRD Melalui Sosok Visioner Abah Makhrus.

Selasa, 21 April 2026 - 05:52 WIB

Polantas Menyapa : Polres Probolinggo Intensifkan Edukasi Keselamatan Berkendara

Selasa, 21 April 2026 - 05:51 WIB

Polresta Malang Kota Edukasi Pelajar tentang Bahaya Kejahatan Siber dan Judol

Selasa, 21 April 2026 - 05:47 WIB

Kapolres Kediri Terima Audiensi PJDBI, Bahas Penguatan Diklat dan Edukasi Kebangsaan

Senin, 20 April 2026 - 13:04 WIB

Polres Blora Amankan Ratusan Tabung LPG Bersubsidi Ilegal dari Tuban

Senin, 20 April 2026 - 09:37 WIB

Polres Pelabuhan Tanjungperak Amankan DPO Curanmor di Kalimas, Sempat Kabur Usai Viral

Berita Terbaru