BOGOR, NGALAMUTAS.COM – Ketua POSBAKUMDES (Posko Bantuan Hukum Masyarakat Desa) Kabupaten Bogor, Edi Prastio, S.H., M.H., menyatakan dukungan penuh terhadap Program Satu Desa Satu Sarjana (SADESA) yang digagas oleh Bupati Bogor, Rudy Susmanto, S.Si. Program tersebut dinilai sebagai langkah konkret Pemerintah Kabupaten Bogor dalam memperluas akses pendidikan dan membangun kualitas sumber daya manusia di pedesaan, Rabu (08/10/2025).
Edi Prastio menilai, kebijakan SADESA merupakan bentuk keberpihakan pemerintah daerah terhadap masyarakat desa agar memiliki kesempatan yang sama dalam menempuh pendidikan tinggi. “Program ini adalah terobosan yang patut diapresiasi. Melalui SADESA, anak-anak desa tidak lagi sekadar menjadi penonton pembangunan, melainkan dapat menjadi pelaku utama yang berpendidikan dan berdaya,” ungkapnya.
Ia menambahkan, kehadiran sarjana di setiap desa akan membawa perubahan positif bagi kemajuan wilayah. Selain meningkatkan kualitas sumber daya manusia, hal ini juga akan memperkuat kesadaran hukum dan kemandirian masyarakat desa. “Satu sarjana di setiap desa akan menjadi inspirasi bagi generasi muda lainnya. Mereka bisa menjadi penggerak dalam pembangunan ekonomi, sosial, hingga kesadaran hukum masyarakat,” tambah Edi.
Sebagai contoh, di Desa Ciburuy, kehadiran seorang sarjana pertanian lulusan SADESA telah berhasil mengembangkan metode pertanian organik yang meningkatkan hasil panen hingga 40%. Ini tidak hanya meningkatkan pendapatan petani, tetapi juga menciptakan lapangan kerja baru di desa.
Sebagai lembaga yang fokus pada pelayanan hukum dan pemberdayaan masyarakat, POSBAKUMDES Kabupaten Bogor siap berperan aktif dalam mendukung pelaksanaan program SADESA. Dukungan tersebut diwujudkan melalui pendampingan hukum, edukasi masyarakat desa, serta kolaborasi lintas sektor dalam memperkuat akses pendidikan yang berkeadilan.
Edi Prastio menegaskan bahwa pendidikan merupakan kunci utama membangun desa yang maju dan mandiri. “Kami percaya langkah Bupati Rudy Susmanto melalui program SADESA adalah pondasi penting untuk menciptakan generasi desa yang cerdas dan berdaya saing. Ketika desa kuat, bangsa pun akan berdiri kokoh,” tutupnya.
(LS)
![]()














