KOTA MALANG, NGALAMUTAS.COM – Momentum Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah/2026 Masehi dimaknai secara mendalam oleh Ketua MPC Pemuda Pancasila (PP) Kota Malang sekaligus Ketua DPC Gabungan Perusahaan Kontraktor Nasional (Gapeknas) Kota Malang, Ripkianto, S.T., M.T., sebagai ruang spiritual untuk memperkuat nilai pengabdian, persaudaraan, dan tanggung jawab sosial dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
Dalam pesan Idul Adha yang disampaikannya kepada masyarakat, Ripkianto menegaskan bahwa esensi kurban tidak hanya dimaknai sebagai ritual keagamaan semata, melainkan juga sebagai refleksi moral tentang keikhlasan, integritas, serta keberanian menempatkan kepentingan umat dan bangsa di atas kepentingan pribadi.
“Idul Adha mengajarkan kepada kita tentang ketulusan Nabi Ibrahim AS dalam menjalankan perintah Allah SWT. Nilai ini menjadi fondasi moral bagi setiap insan dan organisasi untuk menjaga amanah, memperkuat solidaritas sosial, serta menghadirkan kebermanfaatan bagi masyarakat,” ujar Ripkianto, Senin (25/5/2026).
Sebagai pemimpin organisasi kemasyarakatan dan profesi, Ripkianto menilai Pemuda Pancasila maupun Gapeknas memiliki tanggung jawab historis dan moral dalam menjaga stabilitas sosial, memperkuat nilai kebangsaan, serta turut mengambil bagian dalam pembangunan yang berkeadilan dan berorientasi pada kemaslahatan umat.
Menurutnya, Pemuda Pancasila harus tampil sebagai organisasi yang menjunjung tinggi integritas, loyalitas terhadap bangsa, dan semangat pengabdian kepada masyarakat dengan tetap berpijak pada nilai Pancasila, persatuan, dan toleransi.
“Pemuda Pancasila tidak boleh hanya hadir sebagai simbol organisasi, tetapi harus menjadi energi sosial yang mampu merawat persaudaraan, menjaga harmoni kebangsaan, dan menjadi bagian dari solusi atas berbagai persoalan masyarakat,” tegasnya.
Di sisi lain, melalui kepemimpinannya di Gapeknas Kota Malang, Ripkianto juga menekankan pentingnya pembangunan yang tidak hanya berorientasi pada aspek fisik dan ekonomi, tetapi juga mengandung nilai etika, keberlanjutan, dan tanggung jawab sosial.
Ia menyebut, pembangunan yang berintegritas harus mampu menghadirkan keseimbangan antara kemajuan infrastruktur dan kesejahteraan masyarakat, sehingga nilai kemanusiaan tetap menjadi prioritas utama.
“Pembangunan sejatinya bukan hanya membangun gedung dan jalan, tetapi membangun peradaban, keadilan sosial, dan harapan masa depan masyarakat,” imbuhnya.
Dalam suasana Idul Adha yang penuh hikmah tersebut, Ripkianto turut mengajak seluruh elemen bangsa untuk menjadikan momentum kurban sebagai sarana memperkuat ukhuwah Islamiyah, ukhuwah wathaniyah, serta kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan.
“Atas nama keluarga besar MPC Pemuda Pancasila Kota Malang dan DPC Gapeknas Kota Malang, saya mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah. Semoga Allah SWT senantiasa melimpahkan keberkahan, memperkuat persaudaraan, dan membimbing langkah kita dalam mengabdi untuk agama, bangsa, dan kemanusiaan,” pungkasnya.
(Kim)
![]()












