Dugaan Pelecehan Menimpa Sejumlah Model/Muse di Malang, Terduga Pelaku adalah Pemuka Agama yang Terkenal

- Redaksi

Jumat, 6 Februari 2026 - 01:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MALANG, NGALAMUTAS.COM – Dugaan pelecehan seksual menimpa sejumlah perempuan yang bekerja sebagai model atau muse di Kota Malang. Terduga pelaku merupakan seorang pemuka agama atau gus yang namanya cukup terkenal di daerah tersebut.

Pelaku diduga melakukan pelecehan seksual dengan dalih syuting konten YouTube bertema sumpah pocong. Para korban awalnya dijebak melalui tawaran pekerjaan syuting yang kemudian mengarah pada perbuatan asusila.

Peristiwa ini menjadi viral setelah salah seorang talent bernama Sovi yang memiliki akun Instagram @sovinovitav mengaku sebagai korban dan mencurahkan pengalaman pahitnya di media sosial. Dalam unggahannya, ia juga memberikan peringatan kepada sesama talent.

“Hati-hati yah para muse, terutama muse Malang. Hati-hati dengan tawaran shooting atau butuh talent di daerah pondok pesantren atau daerah Pakis dengan tema ‘sumpah pocong’,” tulis Sovi seperti yang dilihat detikJatim pada Kamis (5/2/2026). Sovi telah mengizinkan detikJatim mengutip unggahannya tersebut.

Menurut Sovi, peristiwa dimulai ketika ia menerima tawaran pekerjaan syuting dengan akting ringan melalui akun Instagram. Namun, kejanggalan dirasakan saat ia tiba di lokasi di daerah Pakis, Kabupaten Malang. “Pas sampai lokasi aku ngerasa ganjel banget, soalnya cowok-cowok semua di situ,” ujarnya.

Sesi syuting pertama dilakukan di lokasi penyembelihan hewan yang dinilai tidak lazim. Kemudian, Sovi dipanggil asisten pelaku dan dihadapkan dengan sosok yang disebut Gus. Ia diberi susu panas dan diarahkan mengikuti aktivitas ‘pembuktian spiritual’. Pelaku diduga menggunakan teknik intimidasi berupa ramalan buruk untuk mengguncang mentalnya. “Dua bulan ke depan kamu bakal mendapatkan kesialan entah itu kamu lumpuh atau jatuh. Tiga sampai empat bulan kamu bakal mendapatkan kesuksesan,” kata Sovi menirukan ucapan pelaku.

Di bawah tekanan mental dan rasa takut, Sovi diminta masuk kamar pelaku untuk memijatnya. Saat itu, pelaku sempat mengeluarkan ucapan yang menjurus pada tindakan asusila. Namun, ia berhasil menyelamatkan diri dengan berpura-pura tidur pulas dan dapat meninggalkan lokasi pada dini hari pukul 02.00 WIB.

Sovi mengatakan bahwa ia berani berbicara karena mengetahui ada korban lain yang mengalami modus serupa, mulai dari briefing yang tidak jelas hingga tindakan asusila. Meskipun menyadari sulitnya menempuh jalur hukum karena minimnya alat bukti fisik, ia memilih mengungkapkan hal ini sebagai langkah pencegahan. “Setidaknya kita bisa saling mengingatkan. Nggak perlu hate speech, cukup report dan block akun media sosialnya,” tegasnya.

Kisah serupa juga dialami oleh talent lain @rizkanhy. Menurut Rizka, pelaku yang disebut Gus memiliki akun dengan jumlah followers cukup banyak bahkan jutaan di TikTok. Ia sering mencari talent perempuan untuk syuting konten namun tidak menyertakan konsep yang jelas. “Oknum Gus ini punya followers banyak, bahkan jutaan di TikTok. Dia sering hire muse perempuan untuk dijadikan talent dan briefing-nya gak jelas,” ujar Rizka saat dikonfirmasi terpisah.

Rizka menambahkan, di tengah proses syuting yang dianggap menyita waktu, tiba-tiba crew dan pelaku mengarahkan talent untuk membuat adegan sumpah pocong. “Tage-nya itu molor banget, dan di tengah tage, baru kita tahu kalau diminta sumpah (pocong),” katanya.

Sayangnya, oknum Gus tersebut juga diduga melakukan tindakan asusila terhadap beberapa talent perempuan. “Alhamdulillah, aku pribadi lolos dari pelecehan tersebut. Cuman saat lagi shoot, aku bilang bahwa aku tidak bisa berbaring untuk melakukan sumpah (pocong) karena alami patah,” ujar Rizka. Ia mengaku memiliki bukti berupa chat dimana pelaku mengajak kerjasama dan menyertakan emoticon cinta. “Aku punya bukti chat, gus itu ngajak kerjasama,yang ujungnya kasih emoticon Love, wajar gak seorang gus melakukan itu,” pungkasnya.

Sampai saat ini, belum ada tanggapan resmi dari pihak kepolisian maupun dari pihak terduga pelaku terkait dugaan pelecehan ini.

LS – Ngalamutas.com

Loading

Berita Terkait

Kebakaran Melanda Instalasi Gizi RSSA Malang: Tak Ada Korban Jiwa, Layanan Pasien Tetap Terjamin
Musibah di Tengah Karnaval: Sebuah Penantian yang Tak Berujung Pulang
Aktivis Blora Ultimatum SK Menteri ESDM soal Gunung Ungaran: “Stop Proyek Perusak Alam, Jangan Korbankan Gunung demi Energi!
Polda Jateng; Keselamatan Anak Tanggung Jawab Kita Bersama, Orang Tua Diminta Tingkatkan Pengawasan
Dugaan Penahanan Dana Calon Siswa Senilai Rp22,5 Juta Tanpa Layanan Pendidikan
Pastikan Tidak Membawa Senpi dan Barang Berbahaya, Saat Apel, Bid Propam Polda Jateng Cek Semua Personel Yang Layani Penyampaian Pendapat Di Tugu Muda
Breaking News. Kebakaran Besar Melanda Pabrik Bingkai di Perbatasan Jakarta Timur–Bekasi, Asap Pekat Membubung Tinggi
Gedung Bapenda DKI Jakarta Terbakar di Tengah Malam, 20 Unit Pemadam dan 100 Personel Dikerahkan

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 10:25 WIB

Kebakaran Melanda Instalasi Gizi RSSA Malang: Tak Ada Korban Jiwa, Layanan Pasien Tetap Terjamin

Minggu, 30 Agustus 2026 - 22:38 WIB

Musibah di Tengah Karnaval: Sebuah Penantian yang Tak Berujung Pulang

Minggu, 30 Agustus 2026 - 21:33 WIB

Aktivis Blora Ultimatum SK Menteri ESDM soal Gunung Ungaran: “Stop Proyek Perusak Alam, Jangan Korbankan Gunung demi Energi!

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 14:47 WIB

Polda Jateng; Keselamatan Anak Tanggung Jawab Kita Bersama, Orang Tua Diminta Tingkatkan Pengawasan

Rabu, 26 Agustus 2026 - 22:30 WIB

Dugaan Penahanan Dana Calon Siswa Senilai Rp22,5 Juta Tanpa Layanan Pendidikan

Rabu, 26 Agustus 2026 - 22:06 WIB

Pastikan Tidak Membawa Senpi dan Barang Berbahaya, Saat Apel, Bid Propam Polda Jateng Cek Semua Personel Yang Layani Penyampaian Pendapat Di Tugu Muda

Selasa, 11 Agustus 2026 - 21:10 WIB

Breaking News. Kebakaran Besar Melanda Pabrik Bingkai di Perbatasan Jakarta Timur–Bekasi, Asap Pekat Membubung Tinggi

Jumat, 7 Agustus 2026 - 17:22 WIB

Gedung Bapenda DKI Jakarta Terbakar di Tengah Malam, 20 Unit Pemadam dan 100 Personel Dikerahkan

Berita Terbaru