Bripda MS Tersangka Pembunuhan Mahasiswi ZD: Borgol Tangan Sebelum Mencekik

- Redaksi

Selasa, 30 Desember 2025 - 08:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANJAR BARU (KALIMANTAN SELATAN), NGALAMUTAS.COM – Anggota Kepolisian Resor Banjarbaru, Brigadir Polisi Dua Muhammad Seili (Bripda MS), yang menjadi tersangka kasus dugaan pembunuhan mahasiswi Universitas Lambung Mangkurat berinisial ZD (20), mengaku sempat memborgol kedua tangan korban sebelum melakukan pembunuhan. Hal itu terungkap dalam Sidang Komisi Kode Etik Polri (KKEP) yang digelar Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) Polda Kalsel di Mapolres Banjarbaru, Senin (29 Desember 2025).

Selama sidang, salah seorang saksi dari penyidik Polresta Banjarmasin menyampaikan kepada Ketua Majelis Sidang KKEP Ajun Komisaris Besar Polisi Budi Susanto bahwa dari penyidikan lanjutan, Bripda MS mengaku memborgol korban karena korban melakukan perlawanan ketika mengancam akan melaporkannya kepada calon istrinya. Ancaman itu terkait dengan perbuatan Bripda MS yang melakukan hubungan badan dengan korban di dalam mobil.

Bripda MS mengaku panik karena korban akan melaporkan peristiwa tersebut kepada calon istrinya yang rencananya akan dinikahi pada 26 Januari 2026. Setelah merasa terancam, Bripda MS berniat mengantarkan korban pulang ke arah Kabupaten Banjar, namun terjadi perlawanan dari korban sehingga ia langsung memborgol kedua tangan korban – saat itu korban dalam keadaan tidak berpakaian utuh dan mobil masih berada di TKP (Tempat Kejadian) di Kecamatan Gambut, Kabupaten Banjar.

Meskipun sudah diborgol, korban tetap melakukan perlawanan dan ingin melaporkan hubungan mereka kepada calon istri Bripda MS. Akhirnya, Bripda MS memutuskan mencekik leher korban selama beberapa menit. Setelah korban tidak ada perlawanan lagi, Bripda MS panik dan berniat membawa korban ke Rumah Sakit Bhayangkara Banjarmasin.

“Selama di perjalanan, korban sesak nafas sambil menarik nafas (dalam kondisi detak jantung berdegup kencang, tarikan nafas sangat cepat dan suara terdengar kuat). Namun, korban menghembuskan nafas terakhir sebelum tiba di Rumah Sakit Bhayangkara, Banjarmasin (jarak sekitar enam kilometer lagi),” ujar Bripda MS kepada Ketua Majelis selama sidang.

Terkait alat bukti borgol yang digunakan, penyidik menyatakan bahwa sampai saat ini barang bukti tersebut belum ditemukan. Dalam sidang kode etik tersebut, AKBP Budi Susanto memutuskan menjatuhkan dua jenis sanksi kepada Bripda MS: sanksi etika berupa penilaian bahwa perbuatannya adalah “perbuatan tercela” dan sanksi administratif berupa Pemberhentian Tidak dengan Hormat (PTDH) atau pemecatan dari dinas kepolisian.

Peristiwa pembunuhan ini terjadi pada Rabu (24 Desember 2025) sekitar pukul 01.30 WITA, dan jasad korban ditemukan oleh petugas kebersihan di gorong-gorong kampus ST IHSA Banjarmasin pada hari yang sama sekitar pukul 07.30 WIT. Saat ini, proses hukum pidana terhadap Bripda MS masih berjalan selain sidang kode etik yang telah menghasilkan putusan.

Ngalamutas.com

Loading

Berita Terkait

Kebakaran Melanda Instalasi Gizi RSSA Malang: Tak Ada Korban Jiwa, Layanan Pasien Tetap Terjamin
Musibah di Tengah Karnaval: Sebuah Penantian yang Tak Berujung Pulang
Aktivis Blora Ultimatum SK Menteri ESDM soal Gunung Ungaran: “Stop Proyek Perusak Alam, Jangan Korbankan Gunung demi Energi!
Polda Jateng; Keselamatan Anak Tanggung Jawab Kita Bersama, Orang Tua Diminta Tingkatkan Pengawasan
Dugaan Penahanan Dana Calon Siswa Senilai Rp22,5 Juta Tanpa Layanan Pendidikan
Pastikan Tidak Membawa Senpi dan Barang Berbahaya, Saat Apel, Bid Propam Polda Jateng Cek Semua Personel Yang Layani Penyampaian Pendapat Di Tugu Muda
Breaking News. Kebakaran Besar Melanda Pabrik Bingkai di Perbatasan Jakarta Timur–Bekasi, Asap Pekat Membubung Tinggi
Gedung Bapenda DKI Jakarta Terbakar di Tengah Malam, 20 Unit Pemadam dan 100 Personel Dikerahkan

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 10:25 WIB

Kebakaran Melanda Instalasi Gizi RSSA Malang: Tak Ada Korban Jiwa, Layanan Pasien Tetap Terjamin

Minggu, 30 Agustus 2026 - 22:38 WIB

Musibah di Tengah Karnaval: Sebuah Penantian yang Tak Berujung Pulang

Minggu, 30 Agustus 2026 - 21:33 WIB

Aktivis Blora Ultimatum SK Menteri ESDM soal Gunung Ungaran: “Stop Proyek Perusak Alam, Jangan Korbankan Gunung demi Energi!

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 14:47 WIB

Polda Jateng; Keselamatan Anak Tanggung Jawab Kita Bersama, Orang Tua Diminta Tingkatkan Pengawasan

Rabu, 26 Agustus 2026 - 22:30 WIB

Dugaan Penahanan Dana Calon Siswa Senilai Rp22,5 Juta Tanpa Layanan Pendidikan

Rabu, 26 Agustus 2026 - 22:06 WIB

Pastikan Tidak Membawa Senpi dan Barang Berbahaya, Saat Apel, Bid Propam Polda Jateng Cek Semua Personel Yang Layani Penyampaian Pendapat Di Tugu Muda

Selasa, 11 Agustus 2026 - 21:10 WIB

Breaking News. Kebakaran Besar Melanda Pabrik Bingkai di Perbatasan Jakarta Timur–Bekasi, Asap Pekat Membubung Tinggi

Jumat, 7 Agustus 2026 - 17:22 WIB

Gedung Bapenda DKI Jakarta Terbakar di Tengah Malam, 20 Unit Pemadam dan 100 Personel Dikerahkan

Berita Terbaru