BRI Region 13 Malang Perkuat Pertanian Modern Desa Genengan, KUR Pertanian Tembus Rp1,6 Triliun

- Redaksi

Sabtu, 30 Mei 2026 - 13:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KABUPATEN MALANG, NGALAMUTAS.COM –  Komitmen PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk dalam mendukung pengembangan sektor pertanian dan pemberdayaan UMKM terus diwujudkan melalui penyaluran pembiayaan serta pendampingan usaha yang berkelanjutan. Salah satu wujud nyata dukungan tersebut terlihat di Desa Genengan, Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang, yang kini berkembang sebagai sentra pertanian modern berbasis hortikultura sekaligus destinasi agrowisata.

Desa Genengan memiliki berbagai potensi pertanian unggulan yang dikelola masyarakat bersama Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Salah satunya adalah budidaya melon premium varietas Golden Inthanon dan Golden Alisha yang dikembangkan menggunakan teknologi pertanian modern melalui sistem greenhouse maupun open field.

Selain menghasilkan buah berkualitas tinggi, kawasan budidaya melon tersebut juga menjadi daya tarik agrowisata yang memungkinkan pengunjung menikmati pengalaman memetik buah langsung dari kebun. Inovasi ini tidak hanya meningkatkan nilai ekonomi hasil pertanian, tetapi juga membuka peluang usaha baru bagi masyarakat desa.

Di sektor hortikultura lainnya, warga Desa Genengan juga mengembangkan budidaya berbagai jenis selada seperti selada hijau, selada merah keriting, hingga selada romaine. Sebagian besar budidaya dilakukan melalui sistem hidroponik berbasis pekarangan yang dinilai mampu meningkatkan produktivitas serta memanfaatkan lahan secara lebih optimal.

Melihat besarnya potensi tersebut, BRI Region 13 Malang melalui Unit Pakisaji Branch Office Malang Martadinata hadir memberikan dukungan melalui layanan perbankan dan akses pembiayaan Kredit Usaha Rakyat (KUR) bagi para petani dan pelaku UMKM pertanian.

Regional Micro Business Head BRI Region 13 Malang, Tito Witarnawan, mengatakan bahwa sektor pertanian menjadi salah satu fokus utama penyaluran pembiayaan BRI karena memiliki peran strategis dalam mendukung ketahanan pangan nasional sekaligus menggerakkan perekonomian daerah.

“BRI berkomitmen untuk terus mendampingi para pelaku usaha di sektor pertanian agar dapat berkembang secara berkelanjutan. Kami tidak hanya menyediakan akses pembiayaan, tetapi juga melakukan pendampingan agar usaha yang dijalankan semakin produktif dan memiliki daya saing yang lebih baik. Potensi pertanian modern yang berkembang di Desa Genengan menjadi salah satu contoh bagaimana kolaborasi antara masyarakat, pemerintah desa, dan lembaga keuangan dapat menciptakan nilai ekonomi yang besar bagi masyarakat,” ujar Tito Witarnawan.

Menurut Tito, pendampingan yang dilakukan BRI tidak berhenti pada penyaluran kredit semata. Melalui peran Mantri BRI, para pelaku usaha juga mendapatkan edukasi pengelolaan usaha, pengembangan kapasitas bisnis, serta dukungan untuk memperluas akses pasar sehingga usaha yang dijalankan dapat tumbuh secara berkelanjutan.

Sementara itu, Kepala Desa Genengan, Zaenal Arifin, mengapresiasi dukungan yang diberikan BRI kepada masyarakat desa dalam mengembangkan sektor pertanian modern yang memiliki nilai tambah tinggi.

“Dukungan BRI sangat membantu masyarakat Desa Genengan, khususnya para petani dan pelaku UMKM. Dengan adanya akses permodalan yang mudah dan pendampingan yang berkelanjutan, masyarakat semakin percaya diri untuk mengembangkan usaha pertanian modern yang memiliki nilai tambah tinggi. Kami berharap sinergi ini dapat terus berlanjut untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa,” ungkap Zaenal Arifin.

Manfaat nyata program pembiayaan BRI juga dirasakan langsung oleh para pelaku usaha. Salah satunya adalah Windarining Astutik, pelaku usaha budidaya selada hidroponik yang memperoleh fasilitas KUR BRI sebesar Rp100 juta untuk mengembangkan usahanya.

Dana tersebut digunakan untuk memperluas kapasitas produksi, meningkatkan sarana budidaya hidroponik, serta memperkuat keberlanjutan usaha yang dijalankannya.

“Proses pengajuan KUR di BRI sangat mudah dan pendampingannya sangat baik. Saya merasa terbantu karena tidak hanya mendapatkan modal usaha, tetapi juga arahan dan pendampingan dari Mantri BRI sehingga usaha yang saya jalankan bisa terus berkembang. Pendampingan Mbak Girly selaku Mantri BRI sangat membantu,” tutur Windarining Astutik.

Komitmen BRI dalam mendukung sektor produktif juga tercermin dari realisasi penyaluran Kredit Usaha Rakyat di wilayah kerja Region 13 Malang. Hingga Maret 2026, sektor pertanian menjadi penerima pembiayaan terbesar dengan total penyaluran mencapai Rp1,6 triliun.

Capaian tersebut menunjukkan besarnya perhatian BRI terhadap pengembangan sektor pertanian yang tidak hanya berperan sebagai penyedia pangan, tetapi juga menjadi motor penggerak ekonomi masyarakat di berbagai daerah.

Melalui dukungan pembiayaan, layanan perbankan yang mudah diakses, serta pendampingan usaha yang berkelanjutan, BRI optimistis dapat terus menjadi mitra strategis bagi para petani dan pelaku UMKM dalam meningkatkan produktivitas, memperluas akses pasar, serta menciptakan pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.(Kim).

Loading

Berita Terkait

Emas Digital Jadi Pilihan Aman, Minat Nasabah BRImo Terus Meningkat.
Jalan Kepoh–Balong Blora Sepanjang 10,5 Km Rusak Parah: Sudah Dilewati Bupati, Namun Belum Ada Perubahan Berarti
Dugaan Perselingkuhan Antar Keluarga Gemparkan Warga Blitar, Berujung Laporan Polisi
Polres Gresik Bongkar Jaringan Narkoba Amankan 2 Tersangka Pengedar dan 209 Gram Sabu
Polres Pasuruan Kota Amankan 4 Tersangka Pengeroyokan Remaja di GOR Untung Suropati
Curhat Wabup Blora Sri Setyorini , Njaluk Dalan Apik Cepu – Randublatung Wae. Jawabe Gubernur Jateng Ahmad Luthfi Kok Mbulet Wae
Roy Pangarso Optimis PKN Kota Malang Mampu Bersaing Ketat Rebut Kursi Legislatif di Pemilu 2029
Tanamkan Jiwa Entrepreneur Sejak Dini, Srikandi Pemuda Pancasila Kota Malang Borong Jajanan ‘Market Day’ KB Al-Kafii

Berita Terkait

Sabtu, 30 Mei 2026 - 13:31 WIB

BRI Region 13 Malang Perkuat Pertanian Modern Desa Genengan, KUR Pertanian Tembus Rp1,6 Triliun

Sabtu, 30 Mei 2026 - 10:57 WIB

Emas Digital Jadi Pilihan Aman, Minat Nasabah BRImo Terus Meningkat.

Sabtu, 30 Mei 2026 - 03:31 WIB

Jalan Kepoh–Balong Blora Sepanjang 10,5 Km Rusak Parah: Sudah Dilewati Bupati, Namun Belum Ada Perubahan Berarti

Sabtu, 30 Mei 2026 - 03:23 WIB

Dugaan Perselingkuhan Antar Keluarga Gemparkan Warga Blitar, Berujung Laporan Polisi

Sabtu, 30 Mei 2026 - 03:08 WIB

Polres Gresik Bongkar Jaringan Narkoba Amankan 2 Tersangka Pengedar dan 209 Gram Sabu

Sabtu, 30 Mei 2026 - 02:12 WIB

Curhat Wabup Blora Sri Setyorini , Njaluk Dalan Apik Cepu – Randublatung Wae. Jawabe Gubernur Jateng Ahmad Luthfi Kok Mbulet Wae

Sabtu, 30 Mei 2026 - 01:55 WIB

Roy Pangarso Optimis PKN Kota Malang Mampu Bersaing Ketat Rebut Kursi Legislatif di Pemilu 2029

Sabtu, 30 Mei 2026 - 01:07 WIB

Tanamkan Jiwa Entrepreneur Sejak Dini, Srikandi Pemuda Pancasila Kota Malang Borong Jajanan ‘Market Day’ KB Al-Kafii

Berita Terbaru