Klenteng Eng An Kiong Malang Gelar Ritual Sakral, Kiem Sin Dikembalikan ke Klenteng Masing-Masing

- Redaksi

Minggu, 1 November 2026 - 13:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KOTA MALANG-NGALAMUTAS.COM-Hari terakhir ritual keagamaan 108 Guan Shi Yin Pu Sa Chu Jia Da Fa Hui, Klenteng Eng An Kiong gelar prosesi pengembalian Kiem Sin atau pratima (perwujudan suci). Kegiatan tersebut tidak sekadar menjadi bagian dari tradisi keagamaan, tetapi juga mengandung pesan spiritual tentang pentingnya meneladani nilai-nilai welas asih Dewi Kwan Im dalam kehidupan sehari-hari.

Ritual yang berlangsung di Klenteng Eng An Kiong, Kota Malang, ini menjadi momentum untuk memperkuat kehidupan spiritual umat sekaligus mengajak masyarakat luas mengimplementasikan nilai kasih sayang, kepedulian, dan toleransi dalam kehidupan bermasyarakat.

Ketua Yayasan Klenteng Eng An Kiong Malang, Rudi Phan, mengatakan bahwa pelaksanaan ritual tersebut memiliki makna lebih mendalam daripada sekadar menjalankan tradisi keagamaan yang berlangsung secara rutin.

Menurutnya, sosok Dewi Kwan Im dikenal sebagai simbol welas asih yang mengajarkan manusia untuk senantiasa memiliki kepedulian terhadap sesama.“Dewi Kwan Im itu adalah dewi yang welas kasih. Jadi, kita mengadakan ini dengan mengajak masyarakat supaya meniru teladan dari Dewi Kwan Im, mana yang welas kasih,” ujar Rudi Phan saat ditemui di sela-sela kegiatan, Minggu (01/11/2026).

Salah satu bagian penting dalam rangkaian ritual tersebut adalah prosesi She Jien Kiem Sin, yakni pengembalian Kiem Sin atau pratima (perwujudan suci) dewa yang sebelumnya diinapkan di Klenteng Eng An Kiong.

Kiem Sin yang berasal dari sejumlah klenteng lain dikembalikan melalui prosesi ritual di hadapan altar utama. Setelah menjalani prosesi tersebut, masing-masing Kiem Sin diserahkan kepada pengurus atau perwakilan klenteng asal untuk selanjutnya dibawa kembali ke tempat peribadatan masing-masing.Prosesi ini menjadi bagian dari tradisi keagamaan yang sarat makna penghormatan terhadap nilai-nilai spiritual dan kelestarian budaya umat.

Rangkaian pengembalian Kiem Sin telah dimulai sejak Minggu sekitar pukul 13.00 WIB. Proses penyerahan dilakukan secara bertahap hingga seluruh rangkaian kegiatan selesai pada keesokan harinya.

Lebih dari sekadar ritual keagamaan, kegiatan tersebut juga menjadi ruang untuk mempererat kebersamaan antarpengurus klenteng dan umat, sekaligus menjaga kesinambungan tradisi spiritual yang telah diwariskan secara turun-temurun.

Melalui kegiatan ini, Klenteng Eng An Kiong diharapkan terus menjadi ruang spiritual yang mampu merawat kerukunan, memperkuat persaudaraan, serta membangun keharmonisan di tengah keberagaman masyarakat Malang Raya.

Rudi Phan menegaskan, nilai utama yang ingin disampaikan melalui seluruh rangkaian kegiatan tersebut adalah bagaimana setiap orang mampu menerapkan kasih sayang dan kepedulian dalam kehidupan nyata.

“Harapannya ke depan, setelah acara ini kita semua bisa lebih welas kasih, serta kehidupan bermasyarakat dan dunia bisa menjadi lebih damai dan tenteram,” pungkasnya.

Pesan tersebut sekaligus menjadi refleksi bahwa nilai-nilai spiritual tidak hanya diwujudkan melalui pelaksanaan ritual keagamaan, tetapi juga melalui sikap dan tindakan nyata dalam menghormati, membantu, serta mengasihi sesama manusia.

Pewarta : Silla

Editor     : Kim

Loading

Berita Terkait

HUT ke-67 Pemuda Pancasila, Wahyu Hidayat Dorong Ormas Jadi Mitra Strategis Pembangunan Kota Malang
Diawali Sembahyangan Bersama, Panggung Kisah Dewi Kwan Im di Eng An Kiong Sarat Pesan Welas Asih
Rawat Sumber Juwet, Polresta Malang Kota, Pemkot dan Tugu Tirta Perkuat Green Policing
Semarak HUT ke-43, Srikandi PP Kota Malang Turun Langsung Bersihkan Lingkungan dan Baksos 
Klenteng Eng An Kiong Malang Gelar Ritual She Jien Kiem Sin, Tebarkan Pesan Welas Asih Dewi Kwan Im
Rayakan HUT ke-67, Pemuda Pancasila Kota Malang Padukan Konvoi Kebangsaan dan Aksi Sosial
Festival Dolanan Anak di GOR Ken Arok, 17 Permainan Tradisional Dikenalkan kepada Anak PAUD

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 13:53 WIB

Klenteng Eng An Kiong Malang Gelar Ritual Sakral, Kiem Sin Dikembalikan ke Klenteng Masing-Masing

Minggu, 1 November 2026 - 03:48 WIB

HUT ke-67 Pemuda Pancasila, Wahyu Hidayat Dorong Ormas Jadi Mitra Strategis Pembangunan Kota Malang

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 00:22 WIB

Diawali Sembahyangan Bersama, Panggung Kisah Dewi Kwan Im di Eng An Kiong Sarat Pesan Welas Asih

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:56 WIB

Rawat Sumber Juwet, Polresta Malang Kota, Pemkot dan Tugu Tirta Perkuat Green Policing

Kamis, 29 Oktober 2026 - 14:14 WIB

Semarak HUT ke-43, Srikandi PP Kota Malang Turun Langsung Bersihkan Lingkungan dan Baksos 

Kamis, 29 Oktober 2026 - 12:20 WIB

Klenteng Eng An Kiong Malang Gelar Ritual She Jien Kiem Sin, Tebarkan Pesan Welas Asih Dewi Kwan Im

Kamis, 29 Oktober 2026 - 06:45 WIB

Rayakan HUT ke-67, Pemuda Pancasila Kota Malang Padukan Konvoi Kebangsaan dan Aksi Sosial

Kamis, 29 Oktober 2026 - 05:58 WIB

Festival Dolanan Anak di GOR Ken Arok, 17 Permainan Tradisional Dikenalkan kepada Anak PAUD

Berita Terbaru