Barata: Ketika Batu Domino Menjadi Cermin Kebijaksanaan

- Redaksi

Senin, 29 Juni 2026 - 12:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KOTA MALANG (JATIM), NGALAMUTAS.COM – Di sebuah masa ketika tanah Barata mulai pulih dari luka peperangan, para ksatria menyadari bahwa kemenangan di medan perang belum tentu menghadirkan kemenangan di dalam hati. Maka, atas nasihat Prabu Kresna, digelarlah sebuah olahraga baru di balairung Amarta: permainan domino, yang dimainkan bukan untuk mempertaruhkan harta, melainkan untuk melatih akal, kesabaran, dan kejujuran. Kisah ini merupakan adaptasi kreatif yang mengambil inspirasi dari nilai-nilai Mahabharata, di mana Barata melambangkan persatuan keturunan Bharata.

Puntadewa menjadi pemain pertama. Ia tidak tergesa-gesa meletakkan batu. Setiap langkah dipikirkan matang, sebab baginya satu keputusan yang salah dapat merusak keseimbangan seluruh permainan. Di seberangnya duduk Bima yang penuh semangat, Arjuna yang cermat membaca peluang, serta Nakula dan Sadewa yang saling melengkapi.

Melihat pertandingan itu, Semar tersenyum.

“Batu domino memang kecil, tetapi siapa yang mampu mengendalikan dirinya ketika memegangnya, dialah yang pantas memimpin kehidupan.”

Permainan berlangsung sengit. Tidak ada teriakan amarah, tidak ada tipu daya. Setiap pemain menghormati lawan, karena mereka sadar bahwa lawan bukan musuh, melainkan guru yang menguji kemampuan.

Ketika Arjuna hampir memenangkan pertandingan, ia justru mengingatkan lawannya bahwa ada satu batu yang terlewat. Semua terdiam.

“Jika kemenangan lahir dari kelalaian orang lain,” kata Arjuna, “maka kemenangan itu tidak akan membawa kemuliaan.”

Semar mengangguk bangga.

“Ksatria sejati bukan yang paling sering menang, tetapi yang paling jujur saat memiliki kesempatan berbuat curang.”

Menjelang akhir permainan, batu terakhir diletakkan oleh Puntadewa. Bukan sorak kemenangan yang terdengar, melainkan tepuk tangan seluruh peserta. Sebab hari itu yang menang bukan hanya seorang pemain, melainkan nilai-nilai Barata: kejujuran, sportivitas, kecermatan, gotong royong, dan pengendalian diri.

Sejak saat itu, olahraga domino di tanah Barata menjadi simbol bahwa kecerdasan harus berjalan bersama kebijaksanaan. Sebagaimana dalam kehidupan, setiap batu yang diletakkan adalah lambang setiap keputusan manusia. Salah memilih langkah dapat memutus jalan, tetapi keputusan yang lahir dari hati yang bersih akan membuka jalan bagi banyak orang.

“Di tanah Barata, kemenangan bukan diukur dari banyaknya batu yang habis dimainkan, melainkan dari seberapa luhur hati yang mampu menjunjung kejujuran. Sebab ksatria sejati selalu meninggalkan warisan kebajikan, bukan sekadar kemenangan. (Kim).

Loading

Berita Terkait

Rasa Haru, Anak Seorang Buruh Kuli Bangunan Dari Blora Dilantik Prabowo Menjadi Perwira
Rutin Tasmi’ Al-Qur’an Tiap Jum’at Pahing, Pesantren Nurul Falah Cetak Generasi Qur’ani Berjiwa Wirausaha
Siapa pun Terpilih, Ayomi Semua, Harus Bergandengan Tangan Membangun Desa di Jateng
Andika Media Apresiasi Keterbukaan Informasi Polres Kediri di Masa Kepemimpinan AKBP Bramastyo
Menangis di Hadapan Dewan, Pasutri Pedagang Bensin Eceran Way Kanan Memohon Keadilan
Aksi Berulang Kali Cabuli Keponakan Sendiri dengan Ancaman Sajam, Paman di Blitar Kini Tersangka
Permudah Akses Warga, Kapten Inf. Puryanto Resmikan Jembatan Gantung Perintis Garuda Yang Ada di Blora
Polres Blora Bongkar Praktik Pengoplosan Gas LPG Bersubsidi di Kunduran, Ratusan Tabung Disita

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 07:48 WIB

Rasa Haru, Anak Seorang Buruh Kuli Bangunan Dari Blora Dilantik Prabowo Menjadi Perwira

Jumat, 24 Juli 2026 - 03:48 WIB

Rutin Tasmi’ Al-Qur’an Tiap Jum’at Pahing, Pesantren Nurul Falah Cetak Generasi Qur’ani Berjiwa Wirausaha

Jumat, 24 Juli 2026 - 02:43 WIB

Siapa pun Terpilih, Ayomi Semua, Harus Bergandengan Tangan Membangun Desa di Jateng

Jumat, 24 Juli 2026 - 01:15 WIB

Andika Media Apresiasi Keterbukaan Informasi Polres Kediri di Masa Kepemimpinan AKBP Bramastyo

Jumat, 24 Juli 2026 - 01:12 WIB

Menangis di Hadapan Dewan, Pasutri Pedagang Bensin Eceran Way Kanan Memohon Keadilan

Kamis, 23 Juli 2026 - 08:01 WIB

Aksi Berulang Kali Cabuli Keponakan Sendiri dengan Ancaman Sajam, Paman di Blitar Kini Tersangka

Kamis, 23 Juli 2026 - 07:50 WIB

Permudah Akses Warga, Kapten Inf. Puryanto Resmikan Jembatan Gantung Perintis Garuda Yang Ada di Blora

Kamis, 23 Juli 2026 - 02:21 WIB

Polres Blora Bongkar Praktik Pengoplosan Gas LPG Bersubsidi di Kunduran, Ratusan Tabung Disita

Berita Terbaru