Mengaku Habib, Pria Cabuli 8 Santriwati Selama Setahun Lebih di Ponpes Semarang

- Redaksi

Sabtu, 13 Juni 2026 - 00:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEMARANG, NGALAMUTAS.COM – Delapan santriwati di sebuah pondok pesantren wilayah Kecamatan Susukan, Kabupaten Semarang, menjadi korban tindak pidana pencabulan dan persetubuhan. Pelakunya adalah pria berinisial AJS (56), warga Salatiga, Jawa Tengah, yang menyamar sebagai habib sekaligus pengajar di lembaga pendidikan agama tersebut.

Perbuatan tercela itu berlangsung terus-menerus selama lebih dari satu tahun, tercatat mulai Juni 2023 hingga November 2024. Kini kasus tersebut ditangani secara serius oleh Polres Semarang.

Kasat Reskrim Polres Semarang, AKP Bodia Teja Lelana, menjelaskan awal mula kehadiran tersangka. AJS semula hanya dibawa masuk oleh salah satu pengurus ponpes untuk membantu pekerjaan rutin dan kebutuhan operasional sehari-hari. Seiring berjalannya waktu, ia justru menetap tanpa memiliki ikatan resmi maupun kedudukan sebagai tenaga pengajar yang terdaftar di lembaga itu.

“Lama-kelamaan ia mulai membangun citra palsu. Ia mengaku sebagai keturunan nabi atau habib, lalu mengaku pula sebagai pengajar. Padahal, secara struktur ia bukan bagian dari tenaga pendidik resmi di ponpes tersebut,” tegas AKP Bodia dalam konferensi pers di Mapolres Semarang, Kamis (11/6/2026).

Ia mengungkapkan, modus utama AJS adalah menyalahgunakan kepercayaan dan unsur keagamaan. Dengan memakai identitas palsu itu, ia menyesatkan para santriwati yang masih dalam usia belia.

Berdasarkan keterangan polisi, tersangka juga menggunakan dalih-dalih sesat, mulai dari mengaku dapat memberikan ampunan dosa, hingga menjanjikan pahala surga jika permintaannya dipenuhi. Para korban baru berani melapor setelah ketahuan bahwa AJS bukanlah tokoh agama yang sebenarnya.

Kasus ini semakin berkembang setelah penyelidikan mendalam. Polisi juga menyebutkan bahwa tersangka sempat tidak kooperatif dan mengajukan gugatan praperadilan, namun gugatan tersebut ditolak hakim. Saat ini, penyidikan terus diperdalam untuk memastikan seluruh kejahatan terungkap dan keadilan bagi para korban dapat ditegakkan.

LS – Ngalamutas.com

Loading

Berita Terkait

Kebakaran Melanda Instalasi Gizi RSSA Malang: Tak Ada Korban Jiwa, Layanan Pasien Tetap Terjamin
Musibah di Tengah Karnaval: Sebuah Penantian yang Tak Berujung Pulang
Aktivis Blora Ultimatum SK Menteri ESDM soal Gunung Ungaran: “Stop Proyek Perusak Alam, Jangan Korbankan Gunung demi Energi!
Polda Jateng; Keselamatan Anak Tanggung Jawab Kita Bersama, Orang Tua Diminta Tingkatkan Pengawasan
Dugaan Penahanan Dana Calon Siswa Senilai Rp22,5 Juta Tanpa Layanan Pendidikan
Pastikan Tidak Membawa Senpi dan Barang Berbahaya, Saat Apel, Bid Propam Polda Jateng Cek Semua Personel Yang Layani Penyampaian Pendapat Di Tugu Muda
Breaking News. Kebakaran Besar Melanda Pabrik Bingkai di Perbatasan Jakarta Timur–Bekasi, Asap Pekat Membubung Tinggi
Gedung Bapenda DKI Jakarta Terbakar di Tengah Malam, 20 Unit Pemadam dan 100 Personel Dikerahkan

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 10:25 WIB

Kebakaran Melanda Instalasi Gizi RSSA Malang: Tak Ada Korban Jiwa, Layanan Pasien Tetap Terjamin

Minggu, 30 Agustus 2026 - 22:38 WIB

Musibah di Tengah Karnaval: Sebuah Penantian yang Tak Berujung Pulang

Minggu, 30 Agustus 2026 - 21:33 WIB

Aktivis Blora Ultimatum SK Menteri ESDM soal Gunung Ungaran: “Stop Proyek Perusak Alam, Jangan Korbankan Gunung demi Energi!

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 14:47 WIB

Polda Jateng; Keselamatan Anak Tanggung Jawab Kita Bersama, Orang Tua Diminta Tingkatkan Pengawasan

Rabu, 26 Agustus 2026 - 22:30 WIB

Dugaan Penahanan Dana Calon Siswa Senilai Rp22,5 Juta Tanpa Layanan Pendidikan

Rabu, 26 Agustus 2026 - 22:06 WIB

Pastikan Tidak Membawa Senpi dan Barang Berbahaya, Saat Apel, Bid Propam Polda Jateng Cek Semua Personel Yang Layani Penyampaian Pendapat Di Tugu Muda

Selasa, 11 Agustus 2026 - 21:10 WIB

Breaking News. Kebakaran Besar Melanda Pabrik Bingkai di Perbatasan Jakarta Timur–Bekasi, Asap Pekat Membubung Tinggi

Jumat, 7 Agustus 2026 - 17:22 WIB

Gedung Bapenda DKI Jakarta Terbakar di Tengah Malam, 20 Unit Pemadam dan 100 Personel Dikerahkan

Berita Terbaru