Curhat Wabup Blora Sri Setyorini , Njaluk Dalan Apik Cepu – Randublatung Wae. Jawabe Gubernur Jateng Ahmad Luthfi Kok Mbulet Wae

- Redaksi

Sabtu, 30 Mei 2026 - 02:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BLORA, NGALAMUTAS.COM – Wakil Bupati Blora, Sri Setyorini, mengadukan kondisi jalan rusak ruas Cepu–Randublatung yang sempat viral kepada Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi.

Keluhan itu disampaikan Sri Setyorini saat menghadiri kegiatan Rembug Pembangunan Jawa Tengah 2026 di Kabupaten Kudus, Selasa (26/5/2026).

Diketahui, ruas jalan Cepu–Randublatung berstatus jalan provinsi sehingga kewenangan perbaikan berada di tangan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.

Menanggapi keluhan tersebut, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi mengatakan persoalan jalan rusak yang viral harus disikapi dengan mitigasi dan penentuan skala prioritas pembangunan.

“Viral itu harus dimitigasi. Satu dilakukan pengecekan, dua disesuaikan dengan kemampuan,” kata Ahmad Luthfi.

Ahmad Luthfi menegaskan, kepala daerah dan dinas terkait harus memiliki skala prioritas dalam menentukan pembangunan infrastruktur, terutama di tengah keterbatasan fiskal daerah.

“Dengan keterbatasan fiskal dan tekanan fiskal di tempat kita, kita harus bisa menyiasati yang semacam itu,” ujarnya.

Ia juga menyinggung bahwa pejabat publik tidak perlu alergi terhadap kritik maupun persoalan yang viral di masyarakat.

“Kalau kita sebagai pejabat publik, viral biasa. Kalau enggak viral, jangan jadi pejabat publik,” tegasnya.

Meski demikian, Ahmad Luthfi meminta pemerintah daerah tetap aktif melakukan mitigasi dan memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait status kewenangan jalan.

Menurutnya, banyak masyarakat yang tidak mengetahui apakah jalan yang rusak merupakan jalan nasional, provinsi, atau kabupaten.

“Masyarakat tidak pernah tahu bahwa itu jalannya siapa. Yang penting jalan harus mulus. Itu harus kita rangkul dan kita kasih pengertian,” katanya.

Di akhir tanggapannya, Ahmad Luthfi menyebut persoalan jalan tersebut sudah masuk dalam perhatian pemerintah daerah.

“sudah masuk IJD (Inpres Jalan Daerah),” jelasnya.

 

Abah Dadi (Sudadi)

Loading

Berita Terkait

Rasa Haru, Anak Seorang Buruh Kuli Bangunan Dari Blora Dilantik Prabowo Menjadi Perwira
Rutin Tasmi’ Al-Qur’an Tiap Jum’at Pahing, Pesantren Nurul Falah Cetak Generasi Qur’ani Berjiwa Wirausaha
Siapa pun Terpilih, Ayomi Semua, Harus Bergandengan Tangan Membangun Desa di Jateng
Andika Media Apresiasi Keterbukaan Informasi Polres Kediri di Masa Kepemimpinan AKBP Bramastyo
Menangis di Hadapan Dewan, Pasutri Pedagang Bensin Eceran Way Kanan Memohon Keadilan
Aksi Berulang Kali Cabuli Keponakan Sendiri dengan Ancaman Sajam, Paman di Blitar Kini Tersangka
Permudah Akses Warga, Kapten Inf. Puryanto Resmikan Jembatan Gantung Perintis Garuda Yang Ada di Blora
Polres Blora Bongkar Praktik Pengoplosan Gas LPG Bersubsidi di Kunduran, Ratusan Tabung Disita

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 07:48 WIB

Rasa Haru, Anak Seorang Buruh Kuli Bangunan Dari Blora Dilantik Prabowo Menjadi Perwira

Jumat, 24 Juli 2026 - 03:48 WIB

Rutin Tasmi’ Al-Qur’an Tiap Jum’at Pahing, Pesantren Nurul Falah Cetak Generasi Qur’ani Berjiwa Wirausaha

Jumat, 24 Juli 2026 - 02:43 WIB

Siapa pun Terpilih, Ayomi Semua, Harus Bergandengan Tangan Membangun Desa di Jateng

Jumat, 24 Juli 2026 - 01:15 WIB

Andika Media Apresiasi Keterbukaan Informasi Polres Kediri di Masa Kepemimpinan AKBP Bramastyo

Jumat, 24 Juli 2026 - 01:12 WIB

Menangis di Hadapan Dewan, Pasutri Pedagang Bensin Eceran Way Kanan Memohon Keadilan

Kamis, 23 Juli 2026 - 08:01 WIB

Aksi Berulang Kali Cabuli Keponakan Sendiri dengan Ancaman Sajam, Paman di Blitar Kini Tersangka

Kamis, 23 Juli 2026 - 07:50 WIB

Permudah Akses Warga, Kapten Inf. Puryanto Resmikan Jembatan Gantung Perintis Garuda Yang Ada di Blora

Kamis, 23 Juli 2026 - 02:21 WIB

Polres Blora Bongkar Praktik Pengoplosan Gas LPG Bersubsidi di Kunduran, Ratusan Tabung Disita

Berita Terbaru