Rupiah Melemah, Investasi Emas Digital di BRImo Kian Diminati Masyarakat

- Redaksi

Jumat, 22 Mei 2026 - 03:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KOTA MALANG, NGALAMUTAS.COM – Pelemahan nilai tukar rupiah di tengah ketidakpastian ekonomi global mendorong masyarakat semakin selektif dalam memilih instrumen investasi yang aman dan stabil. Kondisi tersebut turut memicu meningkatnya minat masyarakat terhadap investasi logam mulia, khususnya emas, yang dinilai mampu menjaga nilai aset dalam jangka panjang.

Sejalan dengan tren tersebut, fitur Tabungan Emas pada aplikasi super apps BRImo milik Bank Rakyat Indonesia semakin diminati masyarakat. Layanan ini menawarkan kemudahan investasi emas secara digital yang praktis, aman, dan terjangkau. Dengan nominal mulai Rp10 ribu, nasabah sudah dapat membeli dan menabung emas kapan saja dan di mana saja langsung melalui aplikasi BRImo.
Regional Funding & Retail Transaction Banking Head BRI Region 13 Malang, Triyoga Agung Wibowo mengatakan bahwa tren peningkatan investasi emas digital menunjukkan semakin tingginya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pengelolaan keuangan dan investasi jangka panjang.
“Di tengah kondisi ekonomi global yang dinamis, masyarakat mulai mencari instrumen investasi yang relatif aman dan mudah diakses. Melalui fitur Tabungan Emas di BRImo, BRI ingin memberikan solusi investasi yang praktis, aman, dan dapat dijangkau oleh seluruh lapisan masyarakat,” ujarnya, Jumat (22/05/2026).
Menurutnya, selain mudah digunakan, fitur Tabungan Emas BRImo juga memiliki berbagai keunggulan, mulai dari transaksi real time, kemudahan memantau saldo emas, hingga fleksibilitas pembelian sesuai kemampuan finansial masing-masing nasabah.
“Sekarang investasi emas tidak harus dimulai dengan nominal besar. Lewat BRImo, masyarakat bisa mulai berinvestasi secara bertahap dan membangun kebiasaan finansial yang lebih sehat untuk masa depan,” tambahnya.
Sementara itu, Amalia, salah satu pengguna BRImo, mengaku memilih investasi emas digital karena prosesnya dinilai praktis dan nyaman.
“Saya mulai rutin beli emas lewat BRImo karena sangat praktis. Tidak perlu datang ke mana-mana dan nominalnya bisa disesuaikan dengan kemampuan. Saat kondisi ekonomi tidak menentu seperti sekarang, saya merasa investasi emas lebih aman untuk menjaga nilai tabungan,” katanya.
Ia menambahkan, fitur Tabungan Emas di BRImo juga membantu dirinya lebih disiplin dalam menyisihkan penghasilan untuk investasi jangka panjang karena transaksi dapat dilakukan kapan saja hanya melalui telepon genggam.
Selain menghadirkan kemudahan layanan transaksi digital, BRI juga terus mendorong edukasi literasi keuangan kepada masyarakat agar semakin memahami pentingnya diversifikasi investasi dan pengelolaan keuangan yang bijak sejak dini.
Melalui kemudahan akses digital serta fitur investasi yang semakin mudah dijangkau, BRI optimistis tren investasi emas digital melalui BRImo akan terus tumbuh dan menjadi salah satu pilihan masyarakat dalam menjaga stabilitas keuangan di tengah kondisi ekonomi yang dinamis. (Kim)

Loading

Berita Terkait

Kebakaran Melanda Instalasi Gizi RSSA Malang: Tak Ada Korban Jiwa, Layanan Pasien Tetap Terjamin
Musibah di Tengah Karnaval: Sebuah Penantian yang Tak Berujung Pulang
Aktivis Blora Ultimatum SK Menteri ESDM soal Gunung Ungaran: “Stop Proyek Perusak Alam, Jangan Korbankan Gunung demi Energi!
Polda Jateng; Keselamatan Anak Tanggung Jawab Kita Bersama, Orang Tua Diminta Tingkatkan Pengawasan
Dugaan Penahanan Dana Calon Siswa Senilai Rp22,5 Juta Tanpa Layanan Pendidikan
Pastikan Tidak Membawa Senpi dan Barang Berbahaya, Saat Apel, Bid Propam Polda Jateng Cek Semua Personel Yang Layani Penyampaian Pendapat Di Tugu Muda
Breaking News. Kebakaran Besar Melanda Pabrik Bingkai di Perbatasan Jakarta Timur–Bekasi, Asap Pekat Membubung Tinggi
Gedung Bapenda DKI Jakarta Terbakar di Tengah Malam, 20 Unit Pemadam dan 100 Personel Dikerahkan

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 10:25 WIB

Kebakaran Melanda Instalasi Gizi RSSA Malang: Tak Ada Korban Jiwa, Layanan Pasien Tetap Terjamin

Minggu, 30 Agustus 2026 - 22:38 WIB

Musibah di Tengah Karnaval: Sebuah Penantian yang Tak Berujung Pulang

Minggu, 30 Agustus 2026 - 21:33 WIB

Aktivis Blora Ultimatum SK Menteri ESDM soal Gunung Ungaran: “Stop Proyek Perusak Alam, Jangan Korbankan Gunung demi Energi!

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 14:47 WIB

Polda Jateng; Keselamatan Anak Tanggung Jawab Kita Bersama, Orang Tua Diminta Tingkatkan Pengawasan

Rabu, 26 Agustus 2026 - 22:30 WIB

Dugaan Penahanan Dana Calon Siswa Senilai Rp22,5 Juta Tanpa Layanan Pendidikan

Rabu, 26 Agustus 2026 - 22:06 WIB

Pastikan Tidak Membawa Senpi dan Barang Berbahaya, Saat Apel, Bid Propam Polda Jateng Cek Semua Personel Yang Layani Penyampaian Pendapat Di Tugu Muda

Selasa, 11 Agustus 2026 - 21:10 WIB

Breaking News. Kebakaran Besar Melanda Pabrik Bingkai di Perbatasan Jakarta Timur–Bekasi, Asap Pekat Membubung Tinggi

Jumat, 7 Agustus 2026 - 17:22 WIB

Gedung Bapenda DKI Jakarta Terbakar di Tengah Malam, 20 Unit Pemadam dan 100 Personel Dikerahkan

Berita Terbaru