BLORA, NGALAMUTAS.COM – Kengerian kembali menyelimuti jalur lintas Blora–Cepu. Seorang pemuda harus menelan pil pahit menjadi korban pembegalan kejam yang dilakukan sekelompok orang bersenjata tajam di depan kawasan Pengolahan Ikan Asap, Kelurahan Karangboyo, Kecamatan Cepu, Kabupaten Blora. Peristiwa berdarah itu terjadi pada Minggu dini hari (3/5) sekitar pukul 04.30 WIB.
Korban bernama Muhammad Ridwan (21 tahun), warga Desa Gadu, Kecamatan Sambong, sedang melintas sendirian di jalan yang masih sepi itu. Tanpa diduga, ia tiba-tiba dihadang oleh gerombolan yang diduga beranggotakan 10 orang. Serangan mendadak itu membuat Ridwan tak berdaya melawan.
Bukan hanya merampas harta benda, para penjahat bertindak sangat kejam. Dengan membawa senjata tajam, mereka langsung mengeroyok korban secara bersama-sama. Tubuh Ridwan dipukuli dan ditendang di sekujur tubuh hingga babak belur dan terbaring lemah di pinggir jalan.
Setelah korban tidak mampu bergerak lagi, para pelaku dengan leluasa mengambil semua barang berharga yang dibawa. Barang yang hilang di antaranya 1 unit ponsel, helm pengaman, dan kunci sepeda motor. Gerombolan itu kemudian melarikan diri ke arah yang belum diketahui.
Ridwan yang mengalami luka memar di sekujur tubuh akhirnya melaporkan peristiwa mengerikan itu ke Polsek Cepu. Hingga berita ini diturunkan, aparat kepolisian masih melakukan penyelidikan dan belum dapat mengungkap identitas maupun keberadaan para pelaku.
Kekhawatiran Masyarakat Meningkat
Kejadian ini semakin menambah catatan kelam keamanan di jalur Blora–Cepu. Warga dan pengguna jalan mengeluhkan tingginya risiko kejahatan, terutama pada jam rawan dini hari. Masyarakat berharap aparat keamanan segera bertindak tegas, meningkatkan patroli, dan menangkap para penjahat agar kejadian serupa tidak terulang kembali.
(Sudadi)
![]()













