Warga Tambakromo Cepu Ditemukan Meninggal di Sumur, Diduga Karena Depresi

- Redaksi

Senin, 27 April 2026 - 11:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BLORA, NGALAMUTAS.COM – Seorang laki-laki berinisial PL, 30 tahun, warga Dukuh Jambe, Kelurahan Tambakromo, Kecamatan Cepu, ditemukan meninggal dunia di dalam sumur area persawahan, Senin, 27 April 2026, sekitar pukul 09.00 WIB.

Kapolsek Cepu AKP Edi Santosa, S.H., M.H. melalui Kasihumas Polres Blora AKP Midiyono, S.H. membenarkan kejadian tersebut. “Benar, Polsek Cepu telah menerima laporan adanya warga yang meninggal dunia karena tenggelam di sumur. Petugas bersama tim medis Puskesmas Cepu sudah mendatangi TKP,” terang Kasihumas Polres Blora AKP Midiyono, S.H.

Berdasarkan keterangan saksi, sekitar pukul 06.00 WIB korban sempat mengeluh tidak enak badan dan diantar berobat. Setelah kembali ke rumah, keluarga korban pergi ke ladang. Sekira pukul 09.00 WIB, saksi mendengar suara dari arah sumur dan mendapati korban sudah dalam kondisi tenggelam. Saksi kemudian meminta pertolongan dan memberitahu keluarga korban.

Petugas Polsek Cepu bersama dr. Nana Farida dari Puskesmas Cepu melakukan pemeriksaan terhadap korban. “Dari hasil pemeriksaan medis, korban diduga meninggal karena kehabisan oksigen. Tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan pada tubuh korban,” jelas AKP Midiyono.

Dari keterangan pihak keluarga, korban memiliki riwayat perawatan karena depresi dan rutin kontrol di Puskesmas Cepu. Korban juga pernah beberapa kali melakukan percobaan serupa sebelumnya.

Polsek Cepu telah melakukan olah TKP, mencatat keterangan saksi, mengamankan barang bukti berupa pakaian korban, dan menyerahkan jenazah kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.

“Atas nama Polres Blora kami turut berduka cita. Kami mengimbau masyarakat agar lebih peduli terhadap kesehatan mental keluarga. Jika ada anggota keluarga yang mengalami tekanan atau gejala depresi, segera ajak bicara dan dampingi untuk mendapat bantuan profesional,” tutup AKP Midiyono.

Jika Anda atau orang terdekat mengalami krisis atau membutuhkan bantuan terkait kesehatan mental, hubungi hotline Kemenkes 119 ext. 8, atau datang ke Puskesmas dan layanan psikologi terdekat. Anda tidak sendiri.

(Sudadi)

Loading

Berita Terkait

Hari Air Sedunia 2026: Perumda Tirta Kanjuruhan Gaungkan Kesetaraan Gender dari Sumber Pitu.
Jogo Jatim : Polres Madiun Kota Perkuat Sinergi dengan Serikat Buruh
Polres Gresik Amankan Tersangka Penipuan Rekrutmen ASN Modus Jual Beli SK Palsu
Ditres PPA – PPO Polda Jatim Terima Penghargaan dari Menteri PPPA
Bukan Kelalaian, tapi Kejahatan Sistematis! Polisi: Pengikatan Anak di Little Aresha Adalah “SOP” demi Keuntungan
Mahasiswa Rasa Bandar! Nekat Bawa Sabu dan Ganja Sekaligus, Pemuda di Baturaja Diciduk Polisi
Polisi Bantah Isu ‘Uang Damai’ Kasus Judi Online di Batu, Proses Hukum Dipastikan Berlanjut
Kapolda Jatim Tegaskan Zero Tolerance Kekerasan Seksual di Seminar Nasional Surabaya

Berita Terkait

Selasa, 28 April 2026 - 03:46 WIB

Hari Air Sedunia 2026: Perumda Tirta Kanjuruhan Gaungkan Kesetaraan Gender dari Sumber Pitu.

Selasa, 28 April 2026 - 03:05 WIB

Jogo Jatim : Polres Madiun Kota Perkuat Sinergi dengan Serikat Buruh

Selasa, 28 April 2026 - 03:04 WIB

Polres Gresik Amankan Tersangka Penipuan Rekrutmen ASN Modus Jual Beli SK Palsu

Selasa, 28 April 2026 - 03:02 WIB

Ditres PPA – PPO Polda Jatim Terima Penghargaan dari Menteri PPPA

Senin, 27 April 2026 - 23:43 WIB

Bukan Kelalaian, tapi Kejahatan Sistematis! Polisi: Pengikatan Anak di Little Aresha Adalah “SOP” demi Keuntungan

Senin, 27 April 2026 - 12:58 WIB

Polisi Bantah Isu ‘Uang Damai’ Kasus Judi Online di Batu, Proses Hukum Dipastikan Berlanjut

Senin, 27 April 2026 - 11:43 WIB

Warga Tambakromo Cepu Ditemukan Meninggal di Sumur, Diduga Karena Depresi

Senin, 27 April 2026 - 11:15 WIB

Kapolda Jatim Tegaskan Zero Tolerance Kekerasan Seksual di Seminar Nasional Surabaya

Berita Terbaru