Tega! Ayah di Cianjur Cabuli Anak Kandung Usia 10 Tahun, Korban Mengeluh Sakit

- Redaksi

Selasa, 14 April 2026 - 03:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

CIANJUR, NGALAMUTAS.COM – Perbuatan biadab kembali terjadi di Kabupaten Cianjur. Seorang pria berinisial R (33), warga Kecamatan Sukaresmi, harus berurusan dengan hukum lantaran tega melakukan kekerasan seksual terhadap anak kandungnya sendiri yang masih berusia belia.

Ironisnya, korban yang merupakan siswi sekolah dasar ini baru berusia 10 tahun. Kasus memilukan ini akhirnya terungkap dan pelaku berhasil diamankan oleh pihak kepolisian.

Kasus Terbongkar Usai Korban Mengeluh Sakit

Kasat Reskrim Polres Cianjur, AKP Fajri Ameli Putra, membenarkan kasus tersebut. Menurutnya, aksi bejat ini baru terungkap setelah sang ibu menyadari adanya kejanggalan pada kondisi fisik dan perilaku anaknya.

“Awalnya korban mengeluhkan rasa sakit pada bagian tubuhnya. Setelah ditanya dan didalami dengan penuh kasih sayang oleh ibunya, akhirnya korban mengakui bahwa ia telah diperlakukan tidak senonoh oleh ayahnya sendiri,” ungkap Fajri, Jumat (10/4/2026).

Mendengar pengakuan menyakitkan itu, sang ibu yang juga merupakan istri pelaku langsung melaporkan peristiwa tersebut ke kantor polisi untuk meminta keadilan dan perlindungan bagi buah hatinya.

Dugaan Kejadian Bulan Lalu

Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, peristiwa naas tersebut diduga terjadi pada bulan Februari 2026.

Kejadian bermula saat suasana rumah sedang tenang, di mana korban dan ibunya sedang duduk bersama menonton televisi di ruang tengah. Namun, di saat itulah pelaku menyempatkan diri untuk melakukan aksinya yang sangat memalukan tersebut.

Hingga berita ini diturunkan, proses hukum terus berjalan untuk menjerat pelaku dan memberikan perlindungan maksimal bagi korban yang masih sangat membutuhkan pendampingan dan pemulihan.

LS – Ngalamutas.com

Loading

Berita Terkait

Kebakaran Melanda Instalasi Gizi RSSA Malang: Tak Ada Korban Jiwa, Layanan Pasien Tetap Terjamin
Musibah di Tengah Karnaval: Sebuah Penantian yang Tak Berujung Pulang
Aktivis Blora Ultimatum SK Menteri ESDM soal Gunung Ungaran: “Stop Proyek Perusak Alam, Jangan Korbankan Gunung demi Energi!
Polda Jateng; Keselamatan Anak Tanggung Jawab Kita Bersama, Orang Tua Diminta Tingkatkan Pengawasan
Dugaan Penahanan Dana Calon Siswa Senilai Rp22,5 Juta Tanpa Layanan Pendidikan
Pastikan Tidak Membawa Senpi dan Barang Berbahaya, Saat Apel, Bid Propam Polda Jateng Cek Semua Personel Yang Layani Penyampaian Pendapat Di Tugu Muda
Breaking News. Kebakaran Besar Melanda Pabrik Bingkai di Perbatasan Jakarta Timur–Bekasi, Asap Pekat Membubung Tinggi
Gedung Bapenda DKI Jakarta Terbakar di Tengah Malam, 20 Unit Pemadam dan 100 Personel Dikerahkan

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 10:25 WIB

Kebakaran Melanda Instalasi Gizi RSSA Malang: Tak Ada Korban Jiwa, Layanan Pasien Tetap Terjamin

Minggu, 30 Agustus 2026 - 22:38 WIB

Musibah di Tengah Karnaval: Sebuah Penantian yang Tak Berujung Pulang

Minggu, 30 Agustus 2026 - 21:33 WIB

Aktivis Blora Ultimatum SK Menteri ESDM soal Gunung Ungaran: “Stop Proyek Perusak Alam, Jangan Korbankan Gunung demi Energi!

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 14:47 WIB

Polda Jateng; Keselamatan Anak Tanggung Jawab Kita Bersama, Orang Tua Diminta Tingkatkan Pengawasan

Rabu, 26 Agustus 2026 - 22:30 WIB

Dugaan Penahanan Dana Calon Siswa Senilai Rp22,5 Juta Tanpa Layanan Pendidikan

Rabu, 26 Agustus 2026 - 22:06 WIB

Pastikan Tidak Membawa Senpi dan Barang Berbahaya, Saat Apel, Bid Propam Polda Jateng Cek Semua Personel Yang Layani Penyampaian Pendapat Di Tugu Muda

Selasa, 11 Agustus 2026 - 21:10 WIB

Breaking News. Kebakaran Besar Melanda Pabrik Bingkai di Perbatasan Jakarta Timur–Bekasi, Asap Pekat Membubung Tinggi

Jumat, 7 Agustus 2026 - 17:22 WIB

Gedung Bapenda DKI Jakarta Terbakar di Tengah Malam, 20 Unit Pemadam dan 100 Personel Dikerahkan

Berita Terbaru