Halal Bihalal 1447 H, Warga Mutiara Jingga Residence dan Inizio Malang Pererat Silaturahmi.

- Redaksi

Sabtu, 11 April 2026 - 16:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Prosesi puncak halal bihalal warga Perumahan Mutiara Jingga Residence dan Inizio, Sabtu, (11/04/2026). Foto (Kim)

i

Prosesi puncak halal bihalal warga Perumahan Mutiara Jingga Residence dan Inizio, Sabtu, (11/04/2026). Foto (Kim)

KOTA MALANG (JATIM), NGALAMUTAS.COM – Ratusan warga Perumahan Mutiara Jingga Residence dan Inizio yang tergabung dalam lingkungan RT 07, RW 04, Kelurahan Tasikmadu, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, menggelar tradisi Halal Bihalal Idul Fitri 1 Syawal 1447 H pada Sabtu (11/04/2026).

​Acara rutin tahunan ini menjadi momentum krusial bagi warga untuk memperkuat ikatan silaturahmi sekaligus menegaskan kembali pentingnya nilai gotong royong di tengah kehidupan urban. Suasana berlangsung hangat, diawali dengan penampilan seni Banjari dari ibu-ibu PKK, sambutan, tauziah dari Habib Moch Muchsin Al Hadad, prosesi bersalaman, hingga makan bersama.

Ketua RT 07, RW 04, Perum Mutiara Jingga Residence & Inizio, Ripkianto, ST, MT, menyampaikan sambutan di momen halal bihalal. Foto (Kim)


​Kegiatan kali ini terasa istimewa dengan kehadiran sejumlah tokoh masyarakat. Tampak hadir Dito Arief Nurakhmadi, S.AP, M.AP, yang menjabat sebagai Wakil Ketua Komisi C DPRD Kota Malang sekaligus Ketua Fraksi Nasdem-PSI. Sebagai warga setempat, Dito memberikan apresiasi atas kerukunan yang terjaga di lingkungannya. Turut hadir pula Ketua RW 04, Eko, yang memberikan dukungan penuh terhadap kekompakan warga RT 07.

​Ketua RT 07, Ripkianto, ST, MT, dalam sambutannya memberikan refleksi mendalam mengenai pengelolaan lingkungan yang kini menaungi 242 Kartu Keluarga (KK). Ia menekankan bahwa kenyamanan sebuah perumahan tidak bisa hanya dibeli dengan uang.

​”Seringkali kita terjebak dalam pemikiran bahwa dengan membayar iuran bulanan, tanggung jawab kita sudah selesai. Namun, uang tidak bisa menggantikan kehadiran, tenaga, dan kepedulian nyata,” tegas Ripkianto.

Tauziah Habib Moch Muchsin Al Hadad di momentum halal bihalal warga Perum Mutiara Jingga Residence. Foto (Kim)

​Ia memaparkan empat poin utama sebagai pilar kerukunan warga:

​1. Kekompakan sebagai fondasi: Warga adalah “jantung” dari sebuah lingkungan. Kehadiran dalam setiap agenda bersama merupakan bentuk penghargaan atas kerja keras sesama tetangga.

​2. Estafet kepada Generasi Muda: Menanamkan sense of belonging (rasa memiliki) kepada anak-anak dan remaja agar tidak tumbuh menjadi pribadi yang individualis.

​3. Empati kepada Pengurus: Menghargai pengabdian pengurus RT/RW yang bekerja sukarela di sela-sela kesibukan pribadi demi memastikan keamanan dan kelancaran logistik lingkungan.

​4. Efisiensi Sosial: Gotong royong dinilai sebagai cara berhemat secara finansial, di mana partisipasi aktif warga dapat menekan biaya operasional lingkungan.

​Menutup acara, Ripkianto mengajak seluruh warga untuk terus bergerak bersama demi menjaga kenyamanan tempat tinggal mereka.

​”Mari kita tunjukkan bahwa kepedulian kita jauh lebih besar daripada sekadar nilai rupiah. Mari kita rawat kerukunan ini sebelum kita kehilangan kenyamanan yang selama ini kita nikmati bersama,” pungkasnya.

(Kim)

Loading

Berita Terkait

Kebakaran Melanda Instalasi Gizi RSSA Malang: Tak Ada Korban Jiwa, Layanan Pasien Tetap Terjamin
Musibah di Tengah Karnaval: Sebuah Penantian yang Tak Berujung Pulang
Aktivis Blora Ultimatum SK Menteri ESDM soal Gunung Ungaran: “Stop Proyek Perusak Alam, Jangan Korbankan Gunung demi Energi!
Polda Jateng; Keselamatan Anak Tanggung Jawab Kita Bersama, Orang Tua Diminta Tingkatkan Pengawasan
Dugaan Penahanan Dana Calon Siswa Senilai Rp22,5 Juta Tanpa Layanan Pendidikan
Pastikan Tidak Membawa Senpi dan Barang Berbahaya, Saat Apel, Bid Propam Polda Jateng Cek Semua Personel Yang Layani Penyampaian Pendapat Di Tugu Muda
Breaking News. Kebakaran Besar Melanda Pabrik Bingkai di Perbatasan Jakarta Timur–Bekasi, Asap Pekat Membubung Tinggi
Gedung Bapenda DKI Jakarta Terbakar di Tengah Malam, 20 Unit Pemadam dan 100 Personel Dikerahkan

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 10:25 WIB

Kebakaran Melanda Instalasi Gizi RSSA Malang: Tak Ada Korban Jiwa, Layanan Pasien Tetap Terjamin

Minggu, 30 Agustus 2026 - 22:38 WIB

Musibah di Tengah Karnaval: Sebuah Penantian yang Tak Berujung Pulang

Minggu, 30 Agustus 2026 - 21:33 WIB

Aktivis Blora Ultimatum SK Menteri ESDM soal Gunung Ungaran: “Stop Proyek Perusak Alam, Jangan Korbankan Gunung demi Energi!

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 14:47 WIB

Polda Jateng; Keselamatan Anak Tanggung Jawab Kita Bersama, Orang Tua Diminta Tingkatkan Pengawasan

Rabu, 26 Agustus 2026 - 22:30 WIB

Dugaan Penahanan Dana Calon Siswa Senilai Rp22,5 Juta Tanpa Layanan Pendidikan

Rabu, 26 Agustus 2026 - 22:06 WIB

Pastikan Tidak Membawa Senpi dan Barang Berbahaya, Saat Apel, Bid Propam Polda Jateng Cek Semua Personel Yang Layani Penyampaian Pendapat Di Tugu Muda

Selasa, 11 Agustus 2026 - 21:10 WIB

Breaking News. Kebakaran Besar Melanda Pabrik Bingkai di Perbatasan Jakarta Timur–Bekasi, Asap Pekat Membubung Tinggi

Jumat, 7 Agustus 2026 - 17:22 WIB

Gedung Bapenda DKI Jakarta Terbakar di Tengah Malam, 20 Unit Pemadam dan 100 Personel Dikerahkan

Berita Terbaru