Kepolisian Berhasil Meringkus Pelaku Pembunuhan Dokter Shanti Astuti Dalam Waktu Kurang Dari 2×24 Jam

- Redaksi

Selasa, 24 Maret 2026 - 22:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GAYO LUES, NGALAMUTAS.COM – Pihak kepolisian berhasil menangkap pelaku pembunuhan terhadap dr. Shanti Astuti dalam waktu kurang dari 2×24 jam setelah kejadian di Kabupaten Gayo Lues. Pelaku yang merupakan tetangga korban berhasil diringkus di wilayah Kota Blangkejeren.

“Pelaku berhasil diringkus di seputaran Kota Blangkejeren. Pelaku merupakan tetangga korban,” ujar Kasubag Humas Polres Gayo Lues, Iptu Rahmansyah Pinim, pada Selasa (24/3/2026).

Ia menyampaikan bahwa pihak kepolisian akan memberikan informasi lebih rinci terkait kasus tersebut melalui konferensi pers yang akan diselenggarakan dalam waktu dekat. “Untuk informasi detail, mohon waktu karena akan digelar konferensi pers,” jelasnya.

Korban, dr. Shanti Astuti, diketahui bertugas di Puskesmas Uring, Kecamatan Pining, serta membuka praktik umum di rumahnya yang berlokasi di Desa Raklunung, Kecamatan Blangkejeren.

Sebelumnya, warga digegerkan dengan penemuan jasad korban di dalam rumahnya pada Sabtu (21/3/2026). Korban ditemukan meninggal dunia di kamar lantai dua dalam kondisi terlentang dengan kepala tertutup kain selimut.

Penemuan pertama kali dilaporkan oleh adik kandung korban, Norman, yang datang untuk bersilaturahmi menjelang Idul Fitri. “Menurut keterangan saksi, ia datang ke rumah korban sekitar pukul 09.30 WIB. Saat tiba, pintu belakang rumah sudah terbuka sedikit,” ungkap Kasat Reskrim Polres Gayo Lues, Iptu Muhammad Abidinsyah, pada Minggu (22/3/2026).

Sebelumnya pihak kepolisian juga menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban dan menduga kuat korban menjadi korban tindak pembunuhan. Kasus ini saat ini masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut oleh tim penyidik.

LS – Ngalamutas.com

Loading

Berita Terkait

Kebakaran Melanda Instalasi Gizi RSSA Malang: Tak Ada Korban Jiwa, Layanan Pasien Tetap Terjamin
Musibah di Tengah Karnaval: Sebuah Penantian yang Tak Berujung Pulang
Aktivis Blora Ultimatum SK Menteri ESDM soal Gunung Ungaran: “Stop Proyek Perusak Alam, Jangan Korbankan Gunung demi Energi!
Polda Jateng; Keselamatan Anak Tanggung Jawab Kita Bersama, Orang Tua Diminta Tingkatkan Pengawasan
Dugaan Penahanan Dana Calon Siswa Senilai Rp22,5 Juta Tanpa Layanan Pendidikan
Pastikan Tidak Membawa Senpi dan Barang Berbahaya, Saat Apel, Bid Propam Polda Jateng Cek Semua Personel Yang Layani Penyampaian Pendapat Di Tugu Muda
Breaking News. Kebakaran Besar Melanda Pabrik Bingkai di Perbatasan Jakarta Timur–Bekasi, Asap Pekat Membubung Tinggi
Gedung Bapenda DKI Jakarta Terbakar di Tengah Malam, 20 Unit Pemadam dan 100 Personel Dikerahkan

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 10:25 WIB

Kebakaran Melanda Instalasi Gizi RSSA Malang: Tak Ada Korban Jiwa, Layanan Pasien Tetap Terjamin

Minggu, 30 Agustus 2026 - 22:38 WIB

Musibah di Tengah Karnaval: Sebuah Penantian yang Tak Berujung Pulang

Minggu, 30 Agustus 2026 - 21:33 WIB

Aktivis Blora Ultimatum SK Menteri ESDM soal Gunung Ungaran: “Stop Proyek Perusak Alam, Jangan Korbankan Gunung demi Energi!

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 14:47 WIB

Polda Jateng; Keselamatan Anak Tanggung Jawab Kita Bersama, Orang Tua Diminta Tingkatkan Pengawasan

Rabu, 26 Agustus 2026 - 22:30 WIB

Dugaan Penahanan Dana Calon Siswa Senilai Rp22,5 Juta Tanpa Layanan Pendidikan

Rabu, 26 Agustus 2026 - 22:06 WIB

Pastikan Tidak Membawa Senpi dan Barang Berbahaya, Saat Apel, Bid Propam Polda Jateng Cek Semua Personel Yang Layani Penyampaian Pendapat Di Tugu Muda

Selasa, 11 Agustus 2026 - 21:10 WIB

Breaking News. Kebakaran Besar Melanda Pabrik Bingkai di Perbatasan Jakarta Timur–Bekasi, Asap Pekat Membubung Tinggi

Jumat, 7 Agustus 2026 - 17:22 WIB

Gedung Bapenda DKI Jakarta Terbakar di Tengah Malam, 20 Unit Pemadam dan 100 Personel Dikerahkan

Berita Terbaru