Dekonstruksi Mentalitas Inferior: Cara PT. ACA Menumbuhkan Efikasi Diri Anak Yatim Melalui Dialektika Terbuka.

- Redaksi

Jumat, 6 Maret 2026 - 13:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Berprestasi di bidang MTQ,Arreihan (12) anak yatim asal Kecamatan Pujon menerima hadiah motor listrik dari PT.ACA. (Foto : Kim)

i

Berprestasi di bidang MTQ,Arreihan (12) anak yatim asal Kecamatan Pujon menerima hadiah motor listrik dari PT.ACA. (Foto : Kim)

KABUPATEN MALANG (JATIM), NGALAMUTAS.COM – Memasuki hari kelima yang bertepatan dengan momentum sakral Nuzulul Qur’an, PT. Anugerah Citra Abadi (ACA) kembali meneguhkan komitmen Social Responsibility melalui gelaran Pekan Islami Ke-XIX. Agenda tahunan ini menyasar santunan bagi ratusan anak yatim di tiga kecamatan di wilayah Barat Kabupaten Malang, yakni Kasembon (158 anak), Ngantang (289 anak), dan Pujon (323 anak), pada Jumat (06/03/2026).

​Kegiatan ini tidak sekadar menjadi ajang distribusi bantuan finansial, melainkan bertransformasi menjadi ruang dialektika dan penguatan mental bagi para penerima manfaat.

​Komisaris Utama PT. ACA, Iwan Kurniawan, menunjukkan pendekatan unik dalam berinteraksi dengan anak-anak yatim. Alih-alih hanya memberikan bantuan secara pasif, ia memberikan stimulus berupa tantangan akademis dan seni, mulai dari matematika, Bahasa Inggris, hingga menyanyi.

​”Selama 19 tahun perjalanan ini, tahun ini saya merasakan signifikansi manfaat yang luar biasa. Ada kemajuan linear pada keberanian anak-anak untuk tampil di ruang publik. Ini adalah edukasi musyawarah mufakat dan pengikisan sekat inferioritas mereka,” ujar Iwan Kurniawan.

Komisaris Utama PT.ACA Iwan Kurniawan (Tengah) didampingi Muspika Kasembon dan anak yatim. (Foto : Kim )

​Secara akademis, pola ini disebut sebagai pengembangan self-efficacy (keyakinan diri) pada anak, di mana mereka didorong untuk berani bereksistensi di depan khalayak.

​Puncak emosional terjadi saat Erindra (12), seorang anak yatim berprestasi di bidang Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ), menerima apresiasi berupa satu unit mobil listrik. Arreihan tampak tersedu syukur, sebuah manifestasi dari janji Allah SWT dalam Surah Ar-Rahman: “Hal jaza’ul ihsani illal ihsan” (Tidak ada balasan untuk kebaikan selain kebaikan pula)

​Suasana semakin hangat dan cair berkat inisiasi Kholili, penceramah kondang yang mengusulkan tantangan interaktif berupa joget bersama, yang diikuti dengan antusias oleh para anak yatim, pendamping dan Fatayat NU, menciptakan suasana yang egaliter dan penuh kegembiraan (farah).

KH.Kholili pandu joget bareng ibu-ibu pengurus Fatayat NU dan Pendamping. (Foto : Kim)


​Dukungan penuh datang dari birokrasi akar rumput. Kepala Desa Pandesari, Kecamatan Pujon, Mudawam, mengapresiasi konsistensi PT. ACA yang dianggapnya sebagai pengejawantahan nilai-nilai kepedulian sosial yang patut diemulasi oleh para pemangku kebijakan lainnya.

​”Kami berharap kegiatan ini menjadi prototipe bagi para kepala desa dan pengusaha lain. Di tingkat desa, kami melalui penggerak PKK dan RT terus berupaya mengonsolidasikan dana umat untuk dhuafa dan yatim, sebagaimana perintah agama untuk menyantuni mereka dalam kesunyian (sirri) maupun terang-terangan,” ungkap Mudawam.

Komisaris Utama PT.ACA Iwan Kurniawan mengajak anak yatim di Kecamatan Ngantang, untuk memberanikan diri tampil. (foto : Kim )

​Secara organisatoris, Pekan Islami ke-19 ini dinilai sukses secara manajerial. Koordinasi tim yang solid meminimalisir hambatan teknis yang sering terjadi pada tahun-tahun sebelumnya. Fokus PT. ACA ke depan adalah terus mengintegrasikan aspek santunan ekonomi dengan pengembangan sumber daya manusia bagi anak-anak yatim agar tumbuh menjadi pribadi yang mandiri dan berdaya saing.

(KIM)

Loading

Berita Terkait

Kebakaran Melanda Instalasi Gizi RSSA Malang: Tak Ada Korban Jiwa, Layanan Pasien Tetap Terjamin
Musibah di Tengah Karnaval: Sebuah Penantian yang Tak Berujung Pulang
Aktivis Blora Ultimatum SK Menteri ESDM soal Gunung Ungaran: “Stop Proyek Perusak Alam, Jangan Korbankan Gunung demi Energi!
Polda Jateng; Keselamatan Anak Tanggung Jawab Kita Bersama, Orang Tua Diminta Tingkatkan Pengawasan
Dugaan Penahanan Dana Calon Siswa Senilai Rp22,5 Juta Tanpa Layanan Pendidikan
Pastikan Tidak Membawa Senpi dan Barang Berbahaya, Saat Apel, Bid Propam Polda Jateng Cek Semua Personel Yang Layani Penyampaian Pendapat Di Tugu Muda
Breaking News. Kebakaran Besar Melanda Pabrik Bingkai di Perbatasan Jakarta Timur–Bekasi, Asap Pekat Membubung Tinggi
Gedung Bapenda DKI Jakarta Terbakar di Tengah Malam, 20 Unit Pemadam dan 100 Personel Dikerahkan

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 10:25 WIB

Kebakaran Melanda Instalasi Gizi RSSA Malang: Tak Ada Korban Jiwa, Layanan Pasien Tetap Terjamin

Minggu, 30 Agustus 2026 - 22:38 WIB

Musibah di Tengah Karnaval: Sebuah Penantian yang Tak Berujung Pulang

Minggu, 30 Agustus 2026 - 21:33 WIB

Aktivis Blora Ultimatum SK Menteri ESDM soal Gunung Ungaran: “Stop Proyek Perusak Alam, Jangan Korbankan Gunung demi Energi!

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 14:47 WIB

Polda Jateng; Keselamatan Anak Tanggung Jawab Kita Bersama, Orang Tua Diminta Tingkatkan Pengawasan

Rabu, 26 Agustus 2026 - 22:30 WIB

Dugaan Penahanan Dana Calon Siswa Senilai Rp22,5 Juta Tanpa Layanan Pendidikan

Rabu, 26 Agustus 2026 - 22:06 WIB

Pastikan Tidak Membawa Senpi dan Barang Berbahaya, Saat Apel, Bid Propam Polda Jateng Cek Semua Personel Yang Layani Penyampaian Pendapat Di Tugu Muda

Selasa, 11 Agustus 2026 - 21:10 WIB

Breaking News. Kebakaran Besar Melanda Pabrik Bingkai di Perbatasan Jakarta Timur–Bekasi, Asap Pekat Membubung Tinggi

Jumat, 7 Agustus 2026 - 17:22 WIB

Gedung Bapenda DKI Jakarta Terbakar di Tengah Malam, 20 Unit Pemadam dan 100 Personel Dikerahkan

Berita Terbaru