ASN Perawat Puskesmas Randuagung Diduga Selundupkan 240 Butir Narkoba ke Lapas Lumajang.

- Redaksi

Jumat, 30 Januari 2026 - 10:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Poto Istimewa

i

Poto Istimewa

LUMAJANG, NGALAMUTAS.COM – Seorang pegawai Puskesmas Randuagung berinisial EA yang berstatus Aparatur Sipil Negara (ASN) viral setelah kedapatan hendak menyelundupkan pil dengan logo Y yang diduga merupakan narkoba ke Lapas Kelas IIB Lumajang. Kejadian terjadi pada Selasa (27/1/2026) saat ia hendak menjenguk suaminya di dalam lapas.

Petugas menemukan sebanyak 240 butir pil yang disembunyikan di alat kelaminnya. Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas Kelas IIB Lumajang, Pramita Ananta Triana, menyampaikan bahwa terduga pelaku mengaku bekerja sebagai perawat di Puskesmas Randuagung.

“Yang kita amankan ini berstatus sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) sejak 2024 dan berdinas sebagai tenaga kesehatan di Puskesmas Randuagung,” ujar Ananta di Lapas Lumajang.

Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Lumajang, dr Rosyidah, mengkonfirmasi bahwa EA merupakan tenaga kesehatan dengan status ASN PPPK penuh waktu. “Benar, EA adalah pegawai kami yang berstatus PPPK penuh waktu di Puskesmas Randuagung,” katanya.

Namun, Rosyidah mengaku belum mengetahui penyebab mengapa ASN tersebut melakukan tindakan menyelundupkan barang terlarang. “Kita dapat kabar begitu saja, mau kita pastikan bahwa yang bersangkutan sudah dibawa ke polisi, jadi saya belum tanya detail kenapa sampai dia melakukan itu,” tambahnya.

Menurut Rosyidah, jika terbukti melakukan penyelundupan narkoba, EA berisiko mendapatkan sanksi disiplin pegawai hingga bisa diberhentikan dari jabatan ASN PPPK. “Risikonya bisa diberhentikan, tergantung nanti hasil pemeriksaan seperti apa,” pungkasnya.

LS – Ngalamutas.com

Loading

Berita Terkait

Kebakaran Melanda Instalasi Gizi RSSA Malang: Tak Ada Korban Jiwa, Layanan Pasien Tetap Terjamin
Musibah di Tengah Karnaval: Sebuah Penantian yang Tak Berujung Pulang
Aktivis Blora Ultimatum SK Menteri ESDM soal Gunung Ungaran: “Stop Proyek Perusak Alam, Jangan Korbankan Gunung demi Energi!
Polda Jateng; Keselamatan Anak Tanggung Jawab Kita Bersama, Orang Tua Diminta Tingkatkan Pengawasan
Dugaan Penahanan Dana Calon Siswa Senilai Rp22,5 Juta Tanpa Layanan Pendidikan
Pastikan Tidak Membawa Senpi dan Barang Berbahaya, Saat Apel, Bid Propam Polda Jateng Cek Semua Personel Yang Layani Penyampaian Pendapat Di Tugu Muda
Breaking News. Kebakaran Besar Melanda Pabrik Bingkai di Perbatasan Jakarta Timur–Bekasi, Asap Pekat Membubung Tinggi
Gedung Bapenda DKI Jakarta Terbakar di Tengah Malam, 20 Unit Pemadam dan 100 Personel Dikerahkan

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 10:25 WIB

Kebakaran Melanda Instalasi Gizi RSSA Malang: Tak Ada Korban Jiwa, Layanan Pasien Tetap Terjamin

Minggu, 30 Agustus 2026 - 22:38 WIB

Musibah di Tengah Karnaval: Sebuah Penantian yang Tak Berujung Pulang

Minggu, 30 Agustus 2026 - 21:33 WIB

Aktivis Blora Ultimatum SK Menteri ESDM soal Gunung Ungaran: “Stop Proyek Perusak Alam, Jangan Korbankan Gunung demi Energi!

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 14:47 WIB

Polda Jateng; Keselamatan Anak Tanggung Jawab Kita Bersama, Orang Tua Diminta Tingkatkan Pengawasan

Rabu, 26 Agustus 2026 - 22:30 WIB

Dugaan Penahanan Dana Calon Siswa Senilai Rp22,5 Juta Tanpa Layanan Pendidikan

Rabu, 26 Agustus 2026 - 22:06 WIB

Pastikan Tidak Membawa Senpi dan Barang Berbahaya, Saat Apel, Bid Propam Polda Jateng Cek Semua Personel Yang Layani Penyampaian Pendapat Di Tugu Muda

Selasa, 11 Agustus 2026 - 21:10 WIB

Breaking News. Kebakaran Besar Melanda Pabrik Bingkai di Perbatasan Jakarta Timur–Bekasi, Asap Pekat Membubung Tinggi

Jumat, 7 Agustus 2026 - 17:22 WIB

Gedung Bapenda DKI Jakarta Terbakar di Tengah Malam, 20 Unit Pemadam dan 100 Personel Dikerahkan

Berita Terbaru