Menembus Sunyi: Kisah Hanz Bethzy, Ibu Rumah Tangga Introvert yang Mendunia Lewat Lukisan.

- Redaksi

Senin, 22 Desember 2025 - 12:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KABUPATEN MALANG (JATIM), NGALAMUTAS.COM – Di sudut Kabupaten Malang yang tenang, seorang perempuan bernama asli Susi Andayani, yang lebih dikenal dengan nama panggung Hanz Bethzy, tengah mengukir jejak inspiratif dalam dunia seni rupa. Bukan sekadar pelukis, Hanz adalah simbol bagaimana keterbatasan kepribadian dan peran domestik bukan penghalang untuk melahirkan karya monumental.

​Perjalanan seni Hanz Bethzy tidak dimulai dari studio mewah, melainkan dari sela-sela kesibukannya sebagai seorang ibu. Memiliki kepribadian introvert, Hanz lebih banyak menghabiskan waktu di dalam rumah. Baginya, menggambar adalah cara untuk “membunuh” rasa jenuh sekaligus mengekspresikan diri.

​”Saya cenderung tertutup dan lebih nyaman di rumah. Seni menjadi cara saya mengembangkan apa yang saya sukai di tengah rutinitas,” tuturnya.

Apa yang dimulai dari coretan karakter komik di belakang buku tulis saat SMA, kini telah bertransformasi menjadi karya realistik potret wajah yang sangat detail.

​Dunia seni rupa Malang sempat dibuat terpukau saat Hanz memulai debut pamerannya di Hotel Grand Orchid, Kota Batu. Bukan menggunakan cat minyak atau akrilik mahal, Hanz justru tampil beda dengan menggunakan kopi Nescafe sebagai media lukisnya.

​Inovasi ini lahir dari keberaniannya mencoba hal baru setelah bertahun-tahun bergelut dengan media charcoal (arang). Seorang akademisi seni bahkan menyebut karya Hanz memiliki karakter keindahan yang unik dan layak sejajar dengan seniman besar lainnya di Kota Malang.

“Awalnya saya kurang percaya diri, merasa karya saya tidak sebagus seniman lain. Namun, dukungan orang terdekat menguatkan saya untuk berani tampil,” kenang Hanz.

​Di balik setiap goresan kuasnya, ada dukungan tanpa henti dari anak dan keluarganya. Baginya, proses kreatif tidak bisa dipaksakan. Hanz lebih memilih mengerjakan karyanya secara bertahap demi menjaga kejujuran emosi dalam setiap detailnya.

​Keunikan Hanz tidak berhenti pada karyanya saja, tetapi juga pada bagaimana ia menularkan minat seni kepada sang buah hati. Dengan membiarkan anaknya mengeksplorasi rasa ingin tahu terhadap seni, Hanz sedang membangun regenerasi seniman dari dalam rumahnya sendiri.

​Melalui kiprahnya yang sudah berjalan kurang lebih 8 tahun, Hanz Bethzy membuktikan bahwa perempuan memiliki ruang luas untuk berproses kreatif. Kini, namanya mulai diperhitungkan di berbagai pameran seni, membuktikan bahwa seorang ibu yang introvert sekalipun mampu berbicara banyak di panggung seni nasional melalui dedikasi dan kejujuran dalam berkarya.

(KIM)

Ngalamutas.com

Loading

Berita Terkait

Kebakaran Melanda Instalasi Gizi RSSA Malang: Tak Ada Korban Jiwa, Layanan Pasien Tetap Terjamin
Musibah di Tengah Karnaval: Sebuah Penantian yang Tak Berujung Pulang
Aktivis Blora Ultimatum SK Menteri ESDM soal Gunung Ungaran: “Stop Proyek Perusak Alam, Jangan Korbankan Gunung demi Energi!
Polda Jateng; Keselamatan Anak Tanggung Jawab Kita Bersama, Orang Tua Diminta Tingkatkan Pengawasan
Dugaan Penahanan Dana Calon Siswa Senilai Rp22,5 Juta Tanpa Layanan Pendidikan
Pastikan Tidak Membawa Senpi dan Barang Berbahaya, Saat Apel, Bid Propam Polda Jateng Cek Semua Personel Yang Layani Penyampaian Pendapat Di Tugu Muda
Breaking News. Kebakaran Besar Melanda Pabrik Bingkai di Perbatasan Jakarta Timur–Bekasi, Asap Pekat Membubung Tinggi
Gedung Bapenda DKI Jakarta Terbakar di Tengah Malam, 20 Unit Pemadam dan 100 Personel Dikerahkan

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 10:25 WIB

Kebakaran Melanda Instalasi Gizi RSSA Malang: Tak Ada Korban Jiwa, Layanan Pasien Tetap Terjamin

Minggu, 30 Agustus 2026 - 22:38 WIB

Musibah di Tengah Karnaval: Sebuah Penantian yang Tak Berujung Pulang

Minggu, 30 Agustus 2026 - 21:33 WIB

Aktivis Blora Ultimatum SK Menteri ESDM soal Gunung Ungaran: “Stop Proyek Perusak Alam, Jangan Korbankan Gunung demi Energi!

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 14:47 WIB

Polda Jateng; Keselamatan Anak Tanggung Jawab Kita Bersama, Orang Tua Diminta Tingkatkan Pengawasan

Rabu, 26 Agustus 2026 - 22:30 WIB

Dugaan Penahanan Dana Calon Siswa Senilai Rp22,5 Juta Tanpa Layanan Pendidikan

Rabu, 26 Agustus 2026 - 22:06 WIB

Pastikan Tidak Membawa Senpi dan Barang Berbahaya, Saat Apel, Bid Propam Polda Jateng Cek Semua Personel Yang Layani Penyampaian Pendapat Di Tugu Muda

Selasa, 11 Agustus 2026 - 21:10 WIB

Breaking News. Kebakaran Besar Melanda Pabrik Bingkai di Perbatasan Jakarta Timur–Bekasi, Asap Pekat Membubung Tinggi

Jumat, 7 Agustus 2026 - 17:22 WIB

Gedung Bapenda DKI Jakarta Terbakar di Tengah Malam, 20 Unit Pemadam dan 100 Personel Dikerahkan

Berita Terbaru