Diduga Pelaku Pembunuhan Fara Juga Menggoda Ibu Mertuanya, Ada Dugaan Hubungan Asmara dengan Korban

- Redaksi

Jumat, 19 Desember 2025 - 19:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PASURUAN, NGALAMUTAS.COM – Kasus pembunuhan Faradila Amalia Najwa (23), yang ditemukan tewas di sungai di Jalan Raya Purwosari-Pasuruan, Dusun Kauman, Desa Wonorejo, Kecamatan Wonorejo, Kabupaten Pasuruan, Selasa pagi (16/12/2025), terus mengungkap fakta-fakta baru yang mengejutkan.

H. Abdullah, paman korban sekaligus keponakan dari Hj. Siti (52) ibu korban, mengungkapkan bahwa terduga pelaku, AS, dikenal di lingkungannya sebagai sosok yang kerap menggoda perempuan. Ironisnya, perilaku tersebut diduga juga pernah diarahkan kepada ibu mertuanya sendiri.

Menurut Abdullah, AS diduga sudah tiga kali mengajak Hj. Siti untuk melakukan hubungan tidak pantas, terutama saat suaminya H. Ramelan (60) tidak berada di rumah. Peristiwa tersebut terjadi ketika keluarga masih tinggal satu rumah di rumah lama yang kini ditempati AS bersama Husnawiyah, kakak korban.

“Ibu korban selalu menolak hubungan intim, ajakan pelaku itu meski merasa ketakutan, karena AS diketahui sebagai anggota aparat penegak hukum yang terkenal tempramental,” ujar Abdullah saat diwawancarai melalui sambungan telepon, Kamis (18/12/2025).

Abdullah menuturkan, Hj. Siti sempat melaporkan perlakuan tersebut kepada suaminya. Namun, demi menjaga keharmonisan keluarga dan mempertimbangkan status AS, kedua orang tua korban akhirnya memilih untuk diam.

“Bejat sekali pelaku AS. Selain tega membunuh adik iparnya sendiri, ia juga pernah tiga kali mengajak hubungan intim ibu mertuanya saat tinggal serumah, dengan mengucapkan kata saya (AS) kepingin tahu rasanya milik ibu,” tegasnya.

Akibat kejadian tersebut, keluarga korban akhirnya membangun rumah baru yang saat ini ditempati Faradila sebelum meninggal.

Tak hanya itu, Abdullah juga mengungkap kabar yang beredar di tengah masyarakat Desa Ranu Segaran, Kecamatan Tiris, Kabupaten Probolinggo, bahwa AS diduga memiliki hubungan asmara dengan korban.

“Banyak cerita dari warga dan teman-teman korban saat takziah. AS sering datang ke kos korban dan mengajaknya keluar. Ada dugaan korban berada dalam tekanan,” katanya.

Lebih lanjut, keluarga menyebut AS telah beberapa kali menikah dan kehidupannya selama ini ditopang oleh keluarga besar korban. Bahkan, AS disebut difasilitasi kendaraan oleh mertuanya, termasuk mobil Mitsubishi Triton warna merah.

“AS datang ke keluarga ini tanpa membawa apa-apa. Semua kehidupannya dijamin oleh mertuanya. Sangat disayangkan, justru fasilitas itu diduga digunakan untuk melakukan kejahatan terhadap adik iparnya sendiri,” tambah Abdullah.

Atas peristiwa ini, keluarga besar Faradila Amalia Najwa berharap pihak kepolisian menangani perkara tersebut secara transparan dan menjatuhkan hukuman seberat-beratnya kepada terduga pelaku sesuai hukum yang berlaku.

Sumber; Detikjatim

Ngalamutas.com

Loading

Berita Terkait

Kebakaran Melanda Instalasi Gizi RSSA Malang: Tak Ada Korban Jiwa, Layanan Pasien Tetap Terjamin
Musibah di Tengah Karnaval: Sebuah Penantian yang Tak Berujung Pulang
Aktivis Blora Ultimatum SK Menteri ESDM soal Gunung Ungaran: “Stop Proyek Perusak Alam, Jangan Korbankan Gunung demi Energi!
Polda Jateng; Keselamatan Anak Tanggung Jawab Kita Bersama, Orang Tua Diminta Tingkatkan Pengawasan
Dugaan Penahanan Dana Calon Siswa Senilai Rp22,5 Juta Tanpa Layanan Pendidikan
Pastikan Tidak Membawa Senpi dan Barang Berbahaya, Saat Apel, Bid Propam Polda Jateng Cek Semua Personel Yang Layani Penyampaian Pendapat Di Tugu Muda
Breaking News. Kebakaran Besar Melanda Pabrik Bingkai di Perbatasan Jakarta Timur–Bekasi, Asap Pekat Membubung Tinggi
Gedung Bapenda DKI Jakarta Terbakar di Tengah Malam, 20 Unit Pemadam dan 100 Personel Dikerahkan

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 10:25 WIB

Kebakaran Melanda Instalasi Gizi RSSA Malang: Tak Ada Korban Jiwa, Layanan Pasien Tetap Terjamin

Minggu, 30 Agustus 2026 - 22:38 WIB

Musibah di Tengah Karnaval: Sebuah Penantian yang Tak Berujung Pulang

Minggu, 30 Agustus 2026 - 21:33 WIB

Aktivis Blora Ultimatum SK Menteri ESDM soal Gunung Ungaran: “Stop Proyek Perusak Alam, Jangan Korbankan Gunung demi Energi!

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 14:47 WIB

Polda Jateng; Keselamatan Anak Tanggung Jawab Kita Bersama, Orang Tua Diminta Tingkatkan Pengawasan

Rabu, 26 Agustus 2026 - 22:30 WIB

Dugaan Penahanan Dana Calon Siswa Senilai Rp22,5 Juta Tanpa Layanan Pendidikan

Rabu, 26 Agustus 2026 - 22:06 WIB

Pastikan Tidak Membawa Senpi dan Barang Berbahaya, Saat Apel, Bid Propam Polda Jateng Cek Semua Personel Yang Layani Penyampaian Pendapat Di Tugu Muda

Selasa, 11 Agustus 2026 - 21:10 WIB

Breaking News. Kebakaran Besar Melanda Pabrik Bingkai di Perbatasan Jakarta Timur–Bekasi, Asap Pekat Membubung Tinggi

Jumat, 7 Agustus 2026 - 17:22 WIB

Gedung Bapenda DKI Jakarta Terbakar di Tengah Malam, 20 Unit Pemadam dan 100 Personel Dikerahkan

Berita Terbaru