Banjir Terjang Aceh Tamiang: 12 Kecamatan Terdampak, 10 Korban Jiwa, Sebagian Masih Terisolasi

- Redaksi

Rabu, 3 Desember 2025 - 00:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KABUPATEN ACEH TEMIANG, NGALAMUTAS.COM – Banjir dan tanah longsor yang menerjang Kabupaten Aceh Tamiang telah menyebabkan 12 kecamatan terdampak. Hingga Senin (1/12/2025), hanya dua kecamatan yang sudah bisa diakses untuk pengiriman bantuan, sementara sisanya masih terisolasi meskipun cuaca telah cerah dalam dua hari terakhir.

Data sementara menunjukkan ada 10 korban jiwa akibat musibah tersebut. Bupati Aceh Tamiang Armia Fahmi menyatakan bahwa pihaknya belum bisa menjangkau seluruh kecamatan karena masih banyak daerah yang terendam air dan jalan yang tertimbun longsor. “Saat ini kita belum bisa menjangkau seluruh kecamatan, karena masih terendam air dan jalan yang dilalui juga ada yang tertimbun longsor,” ungkapnya.

Bantuan yang telah disalurkan baru mencapai dua kecamatan yakni Kuala Simpang, Karang Baru, dan sebagian Kecamatan Rantau. Sepuluh kecamatan lainnya masih tidak dapat diakses melalui jalur darat akibat banyak hambatan distribusi. Untuk itu, Bupati mengusulkan agar bantuan dikirim via laut atau udara. “Kami sudah menerima juga bantuan dari BNPB yang dikirim dari jalur udara dan kami berharap bantuan tambahan dapat terus dikirim ke Aceh Tamiang, baik jalur udara dan jalur laut,” jelasnya.

Adapun kebutuhan utama para korban adalah beras, air bersih, makanan cepat saji, makan bayi, dan lauk pauk. Seluruh masyarakat di kabupaten tersebut membutuhkan bantuan darurat, dan pihak lokal terus berkomunikasi dengan pemerintah provinsi serta pusat agar bantuan dapat segera tiba.

Selain upaya distribusi bantuan, pihaknya juga melakukan penanganan pasca-bencana seperti membangun posko di tempat masyarakat berkumpul dan mendirikan dapur umum agar dapat dijangkau oleh semua warga terdampak. “Sekali lagi kami berharap agar bantuan dapat sesegera didistribusikan ke Aceh Tamiang,” tegas Armia Fahmi.

Sumber: liputan6.com

(Red)

Loading

Berita Terkait

Kebakaran Melanda Instalasi Gizi RSSA Malang: Tak Ada Korban Jiwa, Layanan Pasien Tetap Terjamin
Musibah di Tengah Karnaval: Sebuah Penantian yang Tak Berujung Pulang
Aktivis Blora Ultimatum SK Menteri ESDM soal Gunung Ungaran: “Stop Proyek Perusak Alam, Jangan Korbankan Gunung demi Energi!
Polda Jateng; Keselamatan Anak Tanggung Jawab Kita Bersama, Orang Tua Diminta Tingkatkan Pengawasan
Dugaan Penahanan Dana Calon Siswa Senilai Rp22,5 Juta Tanpa Layanan Pendidikan
Pastikan Tidak Membawa Senpi dan Barang Berbahaya, Saat Apel, Bid Propam Polda Jateng Cek Semua Personel Yang Layani Penyampaian Pendapat Di Tugu Muda
Breaking News. Kebakaran Besar Melanda Pabrik Bingkai di Perbatasan Jakarta Timur–Bekasi, Asap Pekat Membubung Tinggi
Gedung Bapenda DKI Jakarta Terbakar di Tengah Malam, 20 Unit Pemadam dan 100 Personel Dikerahkan

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 10:25 WIB

Kebakaran Melanda Instalasi Gizi RSSA Malang: Tak Ada Korban Jiwa, Layanan Pasien Tetap Terjamin

Minggu, 30 Agustus 2026 - 22:38 WIB

Musibah di Tengah Karnaval: Sebuah Penantian yang Tak Berujung Pulang

Minggu, 30 Agustus 2026 - 21:33 WIB

Aktivis Blora Ultimatum SK Menteri ESDM soal Gunung Ungaran: “Stop Proyek Perusak Alam, Jangan Korbankan Gunung demi Energi!

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 14:47 WIB

Polda Jateng; Keselamatan Anak Tanggung Jawab Kita Bersama, Orang Tua Diminta Tingkatkan Pengawasan

Rabu, 26 Agustus 2026 - 22:30 WIB

Dugaan Penahanan Dana Calon Siswa Senilai Rp22,5 Juta Tanpa Layanan Pendidikan

Rabu, 26 Agustus 2026 - 22:06 WIB

Pastikan Tidak Membawa Senpi dan Barang Berbahaya, Saat Apel, Bid Propam Polda Jateng Cek Semua Personel Yang Layani Penyampaian Pendapat Di Tugu Muda

Selasa, 11 Agustus 2026 - 21:10 WIB

Breaking News. Kebakaran Besar Melanda Pabrik Bingkai di Perbatasan Jakarta Timur–Bekasi, Asap Pekat Membubung Tinggi

Jumat, 7 Agustus 2026 - 17:22 WIB

Gedung Bapenda DKI Jakarta Terbakar di Tengah Malam, 20 Unit Pemadam dan 100 Personel Dikerahkan

Berita Terbaru