MALANG(JATIM), NGALAMUTAS.COM – Saat langit mendadak mendung dan bencana melanda, hati kita pasti ikut teriris. Banjir dan longsor yang melanda Sumatera telah menimbulkan kesedihan yang mendalam bagi kita semua. Di tengah situasi sulit ini, Bung Denny Wahyudi, Ketua Organisasi Kaderisasi Keanggotaan Dewan Pimpinan Pusat Forum Membangun Desa (OKK-DPP FORMADES), mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk memberikan bantuan dan perhatian kepada para korban.
Sebagai seorang yang lahir dan besar di Sumatera, Bung Denny sangat merasakan kepedihan yang dialami saudara-saudaranya di sana. Ia berdoa agar mereka diberikan ketabahan, kesabaran, dan kekuatan untuk menghadapi cobaan ini. Bung Denny juga menekankan pentingnya peran pemerintah pusat dan daerah dalam memberikan bantuan secepat mungkin dan sebaik mungkin.
Selain itu, Bung Denny mengingatkan bahwa kita semua harus lebih peduli terhadap lingkungan. Kerusakan lingkungan yang semakin parah menjadi salah satu penyebab utama terjadinya bencana alam. Oleh karena itu, menjaga kelestarian alam adalah tanggung jawab kita bersama demi masa depan anak cucu.
Saat ini, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), bersama pemerintah daerah, TNI, Polri, dan relawan, terus berupaya memberikan pertolongan kepada para korban. Mereka fokus pada pencarian dan penyelamatan korban, penyediaan tempat tinggal sementara, pembukaan akses jalan yang tertutup, serta pembagian bantuan makanan dan kebutuhan pokok lainnya.
Menurut data terbaru dari BNPB, hingga saat ini, jumlah korban meninggal dunia mencapai 441 jiwa. Sumatera Utara menjadi wilayah dengan korban terbanyak, yaitu 216 jiwa, disusul Aceh (96 jiwa) dan Sumatera Barat (129 jiwa). Selain itu, ada 406 orang yang masih hilang, 646 orang luka-luka, 1,1 juta orang terdampak, dan 209,7 ribu orang mengungsi. Bencana ini telah melanda 46 kabupaten di tiga provinsi tersebut.
Kerusakan infrastruktur juga sangat parah. Tercatat 827 rumah rusak berat, 694 rusak sedang, 1.300 rusak ringan, 43 fasilitas pendidikan rusak, dan 133 jembatan rusak.
Sebagai informasi tambahan, Presiden Prabowo Subianto telah meninjau langsung lokasi bencana dari udara pada hari Senin (1 Desember 2025). Sebelumnya, Presiden juga mengunjungi tempat pengungsian di Tapanuli Tengah untuk melihat langsung kondisi para pengungsi.
Semoga dengan bantuan dan perhatian dari kita semua, saudara-saudara kita di Sumatera dapat segera bangkit kembali dan membangun kembali kehidupan mereka.
(LS/Red)
![]()














