Sosok Suyit: Terseret Kasus Pembunuhan Mahasiswi UMM, Mantan Karyawan Bripka AS

- Redaksi

Minggu, 21 Desember 2025 - 12:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PROBOLINGGO, NGALAMUTAS.COM – Tim Unit Jatanras Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jawa Timur berhasil mengamankan Suyit, tersangka kedua dalam kasus pembunuhan mahasiswi Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), Faradila Amalia Najwa (23). Suyit ternyata merupakan mantan karyawan toko sembako dan usaha pracangan milik tersangka pertama, Bripka AS, anggota Provost Polsek Krucil, Polres Probolinggo.

Agus Subianto, kerabat korban, mengatakan bahwa Suyit sudah tidak lagi bekerja di tempat tersebut sebelum peristiwa pembunuhan terjadi, namun masih berkomunikasi dengan Bripka AS. “Pelaku kedua bernama Suyit itu dulu bekas anak buah Bripka AS. Dia bekerja di toko sembako yang dikelola Bripka AS dan istrinya. Dia berhenti bekerja karena memiliki utang sekitar Rp 2,5 juta dan tidak sanggup membayar,” ujar Agus kepada awak media pada Sabtu (20/12/2025).

Penangkapan setelah pengejaran lintas wilayah

Penangkapan Suyit dilakukan setelah tim Jatanras Polda Jatim melakukan pengejaran intensif ke sejumlah wilayah. Terduga pelaku sempat berpindah-pindah lokasi pelarian, mulai dari Desa Tiris, Probolinggo, kemudian ke Lumajang, hingga ke Pamekasan, Madura. Polisi menduga pelarian Suyit difasilitasi oleh pihak keluarganya, namun akhirnya tertangkap di Blok Buluen, Desa Kertosuko, Kecamatan Krucil, Probolinggo.

Dikenal ramah, diduga terseret karena ajakan Bripka AS

Muhammad Nasrul, seorang warga yang mengenal Suyit, mengaku tak menyangka dia terlibat kasus pembunuhan. Menurutnya, Suyit dikenal ramah dan tidak pernah bermasalah dengan hukum. “Tidak ada yang menyangka sama sekali. Kemungkinan besar dia terlibat karena rayuan dan bujuk pelaku utama,” ujar Nasrul.

Nasrul menambahkan bahwa keseharian Suyit dihabiskan dengan bekerja serabutan: bertani, berdagang durian, menjadi anggota hansip, hingga bekerja sebagai sopir. “Dia punya dua anak, salah satunya masih kecil. Makanya warga benar-benar kaget,” imbuhnya.

Sebelumnya, jasad Faradila Amalia Najwa ditemukan di sungai kawasan Jalan Raya Purwosari-Pasuruan, Kabupaten Pasuruan. Kasus tersebut kemudian menyeret Bripka AS sebagai tersangka pertama yang merupakan kakak ipar korban.

Sumber: Humas Polda Jatim.

Ngalamutas.com

Loading

Berita Terkait

Lakon Punakawan: “Cahya Hidayah dari Timur” Kisah Mualaf Warga Tionghoa.
Turunnya Wahyu Purbaningrat Kepemimpinan Bagi Pemimpin yang Adil dan Mengutamakan Rakyat.
DPD PITI Malang Raya Fasilitasi WN China Masuk Islam, Li Huilin Resmi Jadi Mualaf di Kota Malang
Bersih Desa Wadung 2026, Lakon “Wahyu Purboningrat” Gaungkan Nilai Kepemimpinan dan Gotong Royong.
Gudang SMPN 3 Tunjungan Blora Terbakar, Tidak Ada Korban Jiwa
Kecelakaan Lalu Lintas, Satu Pengendara Motor Tewas
Sindikat Curanmor Lintas Wilayah di Acara Dangdut Todanan Digulung, 3 Tersangka Berbagi Peran
Lahirkan Pemimpin Polri Masa Depan, STIK Wisuda 289 Lulusan S1, S2, dan Doktor Ilmu Kepolisian

Berita Terkait

Jumat, 19 Juni 2026 - 16:24 WIB

Lakon Punakawan: “Cahya Hidayah dari Timur” Kisah Mualaf Warga Tionghoa.

Jumat, 19 Juni 2026 - 16:22 WIB

Turunnya Wahyu Purbaningrat Kepemimpinan Bagi Pemimpin yang Adil dan Mengutamakan Rakyat.

Jumat, 19 Juni 2026 - 16:20 WIB

DPD PITI Malang Raya Fasilitasi WN China Masuk Islam, Li Huilin Resmi Jadi Mualaf di Kota Malang

Jumat, 19 Juni 2026 - 12:56 WIB

Bersih Desa Wadung 2026, Lakon “Wahyu Purboningrat” Gaungkan Nilai Kepemimpinan dan Gotong Royong.

Jumat, 19 Juni 2026 - 02:05 WIB

Gudang SMPN 3 Tunjungan Blora Terbakar, Tidak Ada Korban Jiwa

Kamis, 18 Juni 2026 - 10:54 WIB

Sindikat Curanmor Lintas Wilayah di Acara Dangdut Todanan Digulung, 3 Tersangka Berbagi Peran

Kamis, 18 Juni 2026 - 10:05 WIB

Lahirkan Pemimpin Polri Masa Depan, STIK Wisuda 289 Lulusan S1, S2, dan Doktor Ilmu Kepolisian

Kamis, 18 Juni 2026 - 06:52 WIB

Uang PIP Cair 450 Ribu Dipotong Kep – Sek 100 Ribu Sebagai Komo – Komo, Paska Viral, Kini Dikembalikan Ke Wali Murid SDN 1 Sumber Kradenan Blora.

Berita Terbaru