Pria Asal Surabaya Diamankan Usai Tertangkap Mencuri, Dulu Diikat Warga di Pohon

- Redaksi

Senin, 22 Desember 2025 - 11:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANGKALAN, NGALAMUTAS.COM –  Seorang pria asal Surabaya bernama ME (32) diamankan pihak Mapolres Bangkalan setelah tertangkap basah mencuri uang di tas milik seorang warga di Kecamatan Labang, Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur. Sebelum ditangkap petugas, pelaku sempat diikat warga ke pohon karena kesal dengan aksi pencuriannya, Minggu (21/12/2025).

Kasi Humas Polres Bangkalan Ipda Agung Intama menjelaskan bahwa pelaku adalah warga Kecamatan Simokerto, Kota Surabaya, dan beraksi bersama satu temannya. Kejadian bermula saat korban, yang sedang jam istirahat kerja, hendak pulang membawa tas berisi uang Rp 2.500.000. Sebelum pulang, korban mampir ke toko kaca di Kecamatan Labang untuk membantu temannya melepas isolasi, dan menempatkan tasnya di bangku di luar toko.

Ketika situasi sepi, dua pelaku yang melintas melihat tas milik korban. ME lalu turun dari motor dan menggondol tas tersebut. Aksi pencurian itu langsung terlihat oleh teman korban, yang kemudian berteriak “maling”. Korban dan temannya segera mengejar pelaku, dan didukung oleh warga sekitar, mereka berhasil menangkap ME. Sedangkan satu pelaku lain berhasil kabur.

“Warga yang kesal langsung mengikat tubuh pelaku di pohon,” ujar Agung. Namun, meskipun marah, warga setempat tidak menganiaya pelaku dan hanya menunggu kedatangan petugas polisi.

Setelah tiba di lokasi, petugas langsung mengamankan pelaku dan membawa ke polsek terdekat. Saat ini, kasus tersebut masih dalam proses penyelidikan. Selain itu, polisi juga berhasil mengamankan kembali uang tunai milik korban yang sempat digondol pelaku.

Sumber: Humas Polsek Bangkalan

Ngalamutas.com

Loading

Berita Terkait

Lakon Punakawan: “Cahya Hidayah dari Timur” Kisah Mualaf Warga Tionghoa.
Turunnya Wahyu Purbaningrat Kepemimpinan Bagi Pemimpin yang Adil dan Mengutamakan Rakyat.
DPD PITI Malang Raya Fasilitasi WN China Masuk Islam, Li Huilin Resmi Jadi Mualaf di Kota Malang
Bersih Desa Wadung 2026, Lakon “Wahyu Purboningrat” Gaungkan Nilai Kepemimpinan dan Gotong Royong.
Gudang SMPN 3 Tunjungan Blora Terbakar, Tidak Ada Korban Jiwa
Kecelakaan Lalu Lintas, Satu Pengendara Motor Tewas
Sindikat Curanmor Lintas Wilayah di Acara Dangdut Todanan Digulung, 3 Tersangka Berbagi Peran
Lahirkan Pemimpin Polri Masa Depan, STIK Wisuda 289 Lulusan S1, S2, dan Doktor Ilmu Kepolisian

Berita Terkait

Jumat, 19 Juni 2026 - 16:24 WIB

Lakon Punakawan: “Cahya Hidayah dari Timur” Kisah Mualaf Warga Tionghoa.

Jumat, 19 Juni 2026 - 16:22 WIB

Turunnya Wahyu Purbaningrat Kepemimpinan Bagi Pemimpin yang Adil dan Mengutamakan Rakyat.

Jumat, 19 Juni 2026 - 16:20 WIB

DPD PITI Malang Raya Fasilitasi WN China Masuk Islam, Li Huilin Resmi Jadi Mualaf di Kota Malang

Jumat, 19 Juni 2026 - 12:56 WIB

Bersih Desa Wadung 2026, Lakon “Wahyu Purboningrat” Gaungkan Nilai Kepemimpinan dan Gotong Royong.

Jumat, 19 Juni 2026 - 02:05 WIB

Gudang SMPN 3 Tunjungan Blora Terbakar, Tidak Ada Korban Jiwa

Kamis, 18 Juni 2026 - 10:54 WIB

Sindikat Curanmor Lintas Wilayah di Acara Dangdut Todanan Digulung, 3 Tersangka Berbagi Peran

Kamis, 18 Juni 2026 - 10:05 WIB

Lahirkan Pemimpin Polri Masa Depan, STIK Wisuda 289 Lulusan S1, S2, dan Doktor Ilmu Kepolisian

Kamis, 18 Juni 2026 - 06:52 WIB

Uang PIP Cair 450 Ribu Dipotong Kep – Sek 100 Ribu Sebagai Komo – Komo, Paska Viral, Kini Dikembalikan Ke Wali Murid SDN 1 Sumber Kradenan Blora.

Berita Terbaru