Polisi Amankan Pasangan Kekasih 16 Tahun Diduga Pembuang Bayi di Blitar

- Redaksi

Sabtu, 6 Desember 2025 - 08:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BLITAR,NGALAMUTAS.COM – Polisi berhasil menangkap pasangan kekasih berusia 16 tahun yang diduga membuang bayi perempuan dalam paper bag di Dusun Sukorejo, Desa Ringinanom, Kecamatan Udanawu, Kabupaten Blitar, pada Minggu (30/11). Ibu bayi yang masih berstatus pelajar itu diketahui melahirkan sendirian di dalam kamarnya.

Kapolsek Udanawu AKP Achmad Rochan membenarkan keterangan tersebut ketika dikonfirmasi detikJatim pada Jumat (5/12/2025). Menurutnya, pelaku berinisial VM (16) melahirkan bayi perempuan sendiri di kamar sekitar waktu magrib. Untuk menyamarkan suara tangisan bayi, VM sengaja memutar lagu dengan volume yang kencang.

Setelah melahirkan, VM diduga menghubungi kekasihnya MAZ (16). Kemudian MAZ menjemput VM di rumahnya yang berada di Kecamatan Wonodadi, dan keduanya berboncengan motor sambil membawa bayi yang dibungkus daster merah di dalam paper bag. “Setelah berkeliling mencari tempat, mereka menempatkan bayi di depan rumah warga di Ringinanom,” jelas Rochan.

Rochan menyebut VM tinggal berdua dengan ayahnya, sedangkan ibunya bekerja di luar negeri. Pasangan ini telah menjalin hubungan asmara sejak duduk di bangku SMP Kelas VII. “Mengingat terduga pelaku masih berstatus pelajar dan di bawah umur, penyelidikan lebih lanjut akan dilakukan oleh Unit PPA Satreskrim Polres Blitar Kota,” tandasnya.

Sebelumnya, warga Sukorejo digegerkan dengan temuan bayi perempuan dalam kondisi terbungkus di paper bag di depan rumah salah satu warga.

Apakah Anda ingin tahu lebih lanjut tentang program penanggulangan kasus pembuang bayi yang ditargetkan untuk anak di bawah umur?

Loading

Berita Terkait

Lakon Punakawan: “Cahya Hidayah dari Timur” Kisah Mualaf Warga Tionghoa.
Turunnya Wahyu Purbaningrat Kepemimpinan Bagi Pemimpin yang Adil dan Mengutamakan Rakyat.
DPD PITI Malang Raya Fasilitasi WN China Masuk Islam, Li Huilin Resmi Jadi Mualaf di Kota Malang
Bersih Desa Wadung 2026, Lakon “Wahyu Purboningrat” Gaungkan Nilai Kepemimpinan dan Gotong Royong.
Gudang SMPN 3 Tunjungan Blora Terbakar, Tidak Ada Korban Jiwa
Kecelakaan Lalu Lintas, Satu Pengendara Motor Tewas
Sindikat Curanmor Lintas Wilayah di Acara Dangdut Todanan Digulung, 3 Tersangka Berbagi Peran
Lahirkan Pemimpin Polri Masa Depan, STIK Wisuda 289 Lulusan S1, S2, dan Doktor Ilmu Kepolisian

Berita Terkait

Jumat, 19 Juni 2026 - 16:24 WIB

Lakon Punakawan: “Cahya Hidayah dari Timur” Kisah Mualaf Warga Tionghoa.

Jumat, 19 Juni 2026 - 16:22 WIB

Turunnya Wahyu Purbaningrat Kepemimpinan Bagi Pemimpin yang Adil dan Mengutamakan Rakyat.

Jumat, 19 Juni 2026 - 16:20 WIB

DPD PITI Malang Raya Fasilitasi WN China Masuk Islam, Li Huilin Resmi Jadi Mualaf di Kota Malang

Jumat, 19 Juni 2026 - 12:56 WIB

Bersih Desa Wadung 2026, Lakon “Wahyu Purboningrat” Gaungkan Nilai Kepemimpinan dan Gotong Royong.

Jumat, 19 Juni 2026 - 02:05 WIB

Gudang SMPN 3 Tunjungan Blora Terbakar, Tidak Ada Korban Jiwa

Kamis, 18 Juni 2026 - 10:54 WIB

Sindikat Curanmor Lintas Wilayah di Acara Dangdut Todanan Digulung, 3 Tersangka Berbagi Peran

Kamis, 18 Juni 2026 - 10:05 WIB

Lahirkan Pemimpin Polri Masa Depan, STIK Wisuda 289 Lulusan S1, S2, dan Doktor Ilmu Kepolisian

Kamis, 18 Juni 2026 - 06:52 WIB

Uang PIP Cair 450 Ribu Dipotong Kep – Sek 100 Ribu Sebagai Komo – Komo, Paska Viral, Kini Dikembalikan Ke Wali Murid SDN 1 Sumber Kradenan Blora.

Berita Terbaru