Petani Sindangkerta Sambut Era Baru Pertanian Berkelanjutan dengan Sistem Legowo dan Pupuk Organik

- Redaksi

Senin, 6 Oktober 2025 - 07:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SINDANGKERTA (BANDUNG BARAT), NGALAMUTAS.COM – Di bawah hangatnya mentari pagi, para petani di Kampung Balandongan, Desa Rancasenggang, Kecamatan Sindangkerta, menunjukkan semangat baru dalam mengelola sawah mereka. Mereka tidak hanya sekadar menanam padi, tetapi juga mengadopsi sistem tanam Legowo 2 yang inovatif, berkat bimbingan dari BP3K Sindangkerta dan PPL.

Kegiatan “BP3K Turun ke Sawah” yang dilaksanakan pada 6 Oktober 2025, menjadi tonggak penting dalam upaya meningkatkan produktivitas pertanian secara berkelanjutan. Sistem Legowo 2 dirancang untuk memberikan ruang yang cukup bagi tanaman padi, mempermudah perawatan, serta memastikan paparan sinar matahari dan udara yang optimal.

Kurnia, ketua tim BP3K Sindangkerta, menjelaskan bahwa Legowo 2 bukan hanya tentang teknik bertanam, tetapi juga tentang perubahan paradigma dalam mengelola lahan pertanian. “Dengan Legowo 2, tanaman akan lebih sehat dan perawatannya lebih efisien, sehingga petani tidak perlu bekerja terlalu keras,” ujarnya.

Sindangkerta, yang dikenal sebagai salah satu lumbung padi di Bandung Barat, menghadapi tantangan serius terkait penurunan kesuburan tanah akibat penggunaan pupuk kimia yang berlebihan. Oleh karena itu, kegiatan ini juga memberikan edukasi tentang pentingnya pertanian berkelanjutan dan penggunaan pupuk organik.

Agus Dadang Hermawan (Kang Harry), Sekretaris Jenderal Formades, dengan penuh semangat mengajak para petani untuk beralih ke pupuk organik sebagai solusi jangka panjang. “Tanah adalah aset berharga yang harus kita jaga. Penggunaan pupuk kimia yang berlebihan hanya akan merusak kesuburannya,” tegasnya.

Kang Harry menambahkan bahwa perubahan menuju pertanian berkelanjutan membutuhkan komitmen dan kesadaran dari setiap petani. “Dengan beralih ke pupuk organik, kita tidak hanya menghasilkan panen yang berkualitas, tetapi juga menjaga kelestarian lingkungan untuk generasi mendatang,” ujarnya.

Kolaborasi antara BP3K dan Formades ini merupakan langkah awal yang menjanjikan menuju pertanian yang lebih berkelanjutan di Sindangkerta. Dengan sistem tanam yang inovatif dan penggunaan pupuk organik, diharapkan para petani dapat meraih hasil panen yang optimal sekaligus menjaga keseimbangan alam.

“Perubahan ini mungkin terlihat kecil, tetapi dampaknya akan sangat besar bagi masa depan pertanian di Sindangkerta,” pungkas Kang Harry.

(LS)

Loading

Berita Terkait

Wali Kota Malang Buka Munas IKA Unmer, Tekankan Peran Strategis Alumni
Pidato AHY di HUT ke-25 Partai Demokrat Disorot, Sam Tito: Kekuasaan Harus Tunduk pada Hukum
Ada Apa dengan “Malang Satu Meja”? Para Ketua Parpol Kota Malang Mulai Buka Komunikasi
Munas IKA Unmer Malang, 304 Suara dan Tujuh Kandidat Siap Tentukan Arah Organisasi
Djoko Prihatin Raih 9.9 Awarding Ketik.com, Dinobatkan sebagai Tokoh Muda Penggerak Demokrasi Inklusif
Bintaljarahdam V/Brawijaya Gelar Karya Bhakti Satnonkowil TA 2026 di Wonokoyo
DNewsaintcrew SMA Kolese Santo Yusup Malang Cetak Hat-Trick, Tiga Kali Beruntun Juara AQUA DBL Dance
Bedhaya Ketawang Kembali Tampil di Jumenengan PB XIV, PAKASA Malang Raya Sampaikan Nderek Mangayubagya

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 06:44 WIB

Wali Kota Malang Buka Munas IKA Unmer, Tekankan Peran Strategis Alumni

Sabtu, 12 September 2026 - 05:07 WIB

Pidato AHY di HUT ke-25 Partai Demokrat Disorot, Sam Tito: Kekuasaan Harus Tunduk pada Hukum

Jumat, 11 September 2026 - 09:44 WIB

Ada Apa dengan “Malang Satu Meja”? Para Ketua Parpol Kota Malang Mulai Buka Komunikasi

Kamis, 10 September 2026 - 18:13 WIB

Munas IKA Unmer Malang, 304 Suara dan Tujuh Kandidat Siap Tentukan Arah Organisasi

Kamis, 10 September 2026 - 03:23 WIB

Djoko Prihatin Raih 9.9 Awarding Ketik.com, Dinobatkan sebagai Tokoh Muda Penggerak Demokrasi Inklusif

Sabtu, 5 September 2026 - 11:34 WIB

DNewsaintcrew SMA Kolese Santo Yusup Malang Cetak Hat-Trick, Tiga Kali Beruntun Juara AQUA DBL Dance

Sabtu, 5 September 2026 - 09:25 WIB

Bedhaya Ketawang Kembali Tampil di Jumenengan PB XIV, PAKASA Malang Raya Sampaikan Nderek Mangayubagya

Kamis, 3 September 2026 - 02:14 WIB

Tembus Penyisihan, Sri Mulyana Buktikan Perempuan Bisa Bermain Orado

Berita Terbaru